Wanita Ini Buka Jasa Tato Garis Tangan, Diklaim Bisa Mengubah Nasib

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 14 Okt 2020 13:15 WIB
Ajarn Ple Foto: Facebook Ple Mahaheng
Jakarta -

Banyak orang penasaran dengan nasib mereka di masa depan lalu pergi ke peramal untuk dibacakan melalui garis telapak tangan. Ketika ramalannya tidak sesuai dengan harapan, apa yang harus dilakukan? Berdasarkan problema itu, seorang wanita membuka usaha dari sesuatu yang mungkin tidak terpikir sebelumnya. Yakni menjual jasa tato garis tangan untuk mengubah nasib percintaan hingga keberuntungan.

Di Thailand, meramal masa depan dari garis tangan sangat populer. Seorang wanita bernama Ajarn Ple pun terpikir untuk membantu kliennya menentukan nasib mereka sendiri dengan cara mengubah garis tangan. Tampak lebih mudah daripada melakukan banyak usaha, tak heran jika gerainya diminati banyak pelanggan.

Ajarn PleAjarn Ple Foto: Facebook Ple Mahaheng

Ajarn Ple atau atau Profesor Ple dikatakan adalah orang pertama yang buka gerai tato garis tangan di daerah Nonthaburi, Thailand. Sebelum membuka jasa tak biasa ini, dikatakan jika ia mengawali karier sebagai pentato alis. Ple kemudian belajar mengenai dunia meramal dan terpikir untuk berpindah haluan dari wajah ke tangan.

Ajarn PleAjarn Ple Foto: Facebook Ple Mahaheng

Menurut Ple, garis tangan punya pengaruh besar dalam kehidupan karena dia sendiri sudah mencobanya dan kini menjadi bos dari sebuah bisnis sukses. Dilansir Oddity Central, wanita tersebut mengatakan cukup banyak kliennya yang berhasil memperbaiki nasib, contohnya seorang pemilik toko sepatu yang menjual semua barang di tokonya sesat setelah mentato garis tangan.

Untuk orang yang tidak tahu masalah mereka atau apa yang harus diubah pada nasib di masa depan, gerai tato itu pun menyedikan pembaca garis tangan untuk menganalisanya terlebih dahulu. Peramal akan memberi tahu aspek apa yang perlu diperbaiki dari pelanggan, entah itu keberuntungan, kesehatan, atau percintaan.

Banyak orang mengantre untuk diubah garis tangannya oleh Profesor Ple. Beberapa mengatakan jika mereka memang mengharapkan perubahan nasib tapi tak sedikit pula yang melakukan dengan pikiran 'siapa tahu berhasil'. Tentu banyak pula orang yang menyangsikan bisnis Ple dan menudingnya hanya melakukan penipuan.

(ami/sra)