Kelanjutan Kasus Perawat Pakai Bikini di Balik APD yang Stres Setelah Viral

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 23 Mei 2020 13:21 WIB
Nadia Foto: Getty Images/South_agency
Jakarta -
Seorang perawat asal Rusia bikin heboh karena pakai APD menerawang. Pasalnya di balik baju medis tersebut, ia terlihat seperti hanya pakai pakaian dalam. Sebelumnya sejumlah pemberitaan mengatakan bahwa perawat bernama Nadia itu menanggalkan busana karena gerah dan hanya pakai saja bikini. Jadi viral, kisahnya pun berlanjut mulai dari terancam kena sanksi hingga ditawari jadi model lingerie.

Setelah foto yang dipublikasi Tulskie Novoski itu viral, Nadia dilaporkan mengalami stres karena banyaknya hujatan. Terlebih ia terancam diberikan sanksi oleh para petinggi rumah sakit Tula dan takut kehilangan pekerjaan. Namun untungnya, tidak semua orang berkomentar negatif. Wanita 23 tahun itu malah mendapat dukungan dari kolega, dokter, gubernur hingga politisi.

Bukannya mengritik keputusan perawat itu untuk pakai bikini di balik APD-nya, mereka malah menyerang balik rumah sakit karena gagal melindungi Nadia dengan baju medis yang tepat. Apalagi Nadia harus bekerja di bangsal pasien virus corona. Mereka mengatakan wanita itu tidak disediakan gaun tipis yang seharusnya digunakan di balik APD transparan.



Seperti rumah sakit di banyak negara, para tenaga medis di sana juga kekurangan APD. Karena itu, para dokter dan suster mendukung Nadia apalagi mengetahui betapa tidak nyamannya busana medis itu. Seorang dokter pun menyalahkan pasien yang justru memotret Nadia ketika ia sedang membantunya.

"Dia tidak berhak mendapat hukuman apapun. Sepertinya dia sadar kostumnya transparan tapi memutuskan untuk berpakaian seperti itu saja karena sangat sulit untuk memakainya dalam waktu lama.

NadiaNadia Foto: Media Sosial VK
"Dan hal paling utama adalah dia membantu pasien virus Corona. Itu sangat tidak benar jika beberapa pasien memotretnya. Dia malah menjebak ketika dibantu," kata dokter yang bekerja dengan Nadia.

Sebagai perawat pasien Corona, Nadia harus terpisah dari keluarga selama dua bulan belakangan. Ia pun mengaku tidak takut tertular virus karena ia ingin membantu orang-orang. "Aku tidak takut, ini adalah tugasku. Aku selalu ingin membantu orang, membawa manfaat, jadi aku belajar obat-obatan," ungkapnya.

Dilansir Dailymail, Naida bahkan dikunjungi dan mendapat dukungan dari gubernur Tula, Alexey Dyumin. Dikatakan jika wanita itu tidak akan menerima hukuman dan bisa meneruskan pekerjaannya. "Ini adalah pegawai yang baik, seorang profesional yang melakukan perawatan medis dalam skala tinggi," ujar Dyumin.

Tak hanya itu, foto Nadia yang viral juga mendapat perhatian dari brand lingerie lokal. Beberapa waktu lalu Nadia ditawari brand Miss X untuk menjadi model. Brand Miss X mengaku siap mengirimkan perawat cantik itu beberapa produk untuk fitting dan berencana mengontraknya.



Simak Video "Desainer Anne Avantie Bikin APD Gratis untuk Tenaga Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)