100 Tahun Lalu, Para Wanita Dilarang Melakukan 8 Hal Biasa Ini

Hestianingsih - wolipop Jumat, 28 Feb 2020 06:30 WIB
Two male impersonators in Victorian England, circa 1870. (Photo by London Stereoscopic Company/Hulton Archive/Getty Images) Foto: iStock
Jakarta -

Kebebasan dan emansipasi wanita sangat berbeda dibandingkan 100 tahun lalu. Jika kini wanita bisa bebas berbelanja atau kerja sendirian, tidak dengan di era 1900-an.

Seperti dikutip dari Brightside, ini delapan hal terlarang bagi wanita 100 tahun lalu, yang di zaman modern para wanita bisa bebas melakukannya.

1. Belanja Sendirian

Foto: Getty Images/London Stereoscopic Company


Pada era 1900-an, wanita tidak boleh berbelanja sendirian. Mereka harus ditemani oleh pria ketika ke luar rumah, terutama saat belanja. Pria harus melindungi mereka dan bahkan ada beberapa tempat yang tidak boleh dimasuki wanita.

2. Pakai Celana

Foto: Getty Images/London Stereoscopic Company


Zaman dahulu wanita hanya diperbolehkan memakai rok atau gaun. Sebab 100 tahun lalu, wanita kerap mendapatkan stigma ketika memakai celana. Pada sejumlah negara wanita yang memakai celana bahkan dianggap ilegal. Memakai celana, dianggap sebagai simbol maskulinitas dan pemberontakan.

3. Voting

Foto: Getty Images/London Stereoscopic Company


Jika Hillary Clinton sudah eksis 100 tahun lalu, maka dia tidak akan bisa mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat. Pada era 1900-an, pria beranggapan bahwa wanita tidak bisa berpartisipasi dalam politik dan berotak inferior oleh karena itu mereka tidak diizinkan ikut voting.

4. Buka Rekening Tabungan

Foto: iStock


Wanita tidak diperbolehkan memiliki rekening tabungan atas nama mereka sendiri. Mereka pun tak bisa mengajukan pinjaman atau memiliki kartu kredit. Jika masih sendiri atau belum menikah, para wanita harus meminta ayah mereka untuk menandatangani surat pengajuan utang.

5. Bergabung di Militer

Foto: Agung Pambudhy


Sangat jarang ditemukan wanita di kemiliteran 100 tahun lalu. Bahkan di beberapa tempat tidak diperbolehkan merekrut wanita sebagai anggtita militer.

6. Pakai Alat Kontrasepsi

Foto: iStock


Alat kontrasepsi seperti pil KB dulu dilarang peredarannya. Baru pada abad 20, pil kontrasepsi menjadi legal namun peredarannya terbatas hanya untuk wanita yang sudah menikah.

7. Punya Paspor Sendiri

Foto: iStock


Setelah menikah wanita tidak diperkenankan memiliki paspor sendiri. Mereka dilarang bepergian ke luar negeri tanpa suaminya. Oleh karena itu paspornya pun digabugn dengan suami mereka.

8. Jadi Pengacara

Foto: ABC Australia


Wanita diperbolehkan sekolah hukum tapi mereka dilarang mempraktikkan ilmunya sebagai pengacara dan menangani kasus.



Simak Video "Emansipasi, Emma Watson Ingin Lamar Kekasihnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)