Bukti Uang Memang Bisa Beli Kebahagiaan Menurut Profesor Harvard

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 14 Nov 2019 09:34 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Setiap orang ingin mencoba lebih bahagia dalam hidup dengan berbagai cara. Kebanyakan di antaranya mereka mencari kebahagiaan dengan membeli kenyamanan. Karena itu, banyak orang berusaha menghasilkan lebih banyak uang untuk bisa memakai rumah, mobil, hingga gadget yang mempermudah kehidupan. Pendapat dari profesor Harvard pun membuktikan bahwa uang memang bisa membeli kebahagiaan.

Dalam sebuah podcast Harvard Business Review, profesor Harvard Business School Ashley Whillans mengungkap sesuatu yang tidak disadari banyak orang. Berbicara mengenai kebahagiaan, Ashley mengungkap bahwa menggunakan uang untuk membeli lebih banyak waktu luang terbukti membuat orang lebih bahagia. Salah satu contohnya adalah dengan menyuruh orang lain atau mesin untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga dari pada melakukannya sendirian.

Uang ternyata memang bisa membeli kebahagiaan. Hal tersebut kadang berlaku untuk sesuatu yang tidak disadari banyak orang, seperti punya banyak waktu lengang karena tidak mencuci baju atau menyapu rumah. Untuk skala yang lebih besar, uang bisa membuat hati lebih bahagia dengan cara membeli atau menyewa rumah dekat dengan kantor sehingga tak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan.

Tapi banyak orang memilih untuk melewatkannya karena tentu tak mau mengeluarkan uang lebih banyak. Berdasarkan penelitian, Ashley melihat sebagian orang merasa bersalah misalnya ketika harus menyuruh orang lain mencuci atau membersihkan rumah meski tahu bisa memberi kenyamanan dan kebahagiaan ekstra. Ia berpendapat jika hal tersebut membuat mereka merasa tidak mampu.

Ashley tampaknya tidak menentang jika orang menggunakan uangnya untuk membeli lebih banyak waktu luang. Namun tentu sesuaikan dengan kemampuan. Agar Anda juga tidak merasa bersalah, disarankan untuk fokus pada nilai yang didapatkan dari pada uang yang dikeluarkan.
Kuncinya adalah memastikan jika waktu luang itu memang membuat bahagia dan bermakna. Misalnya menggunakan waktu akhir pekan bersama keluarga dari pada mengerjakan pekerjaan rumah dengan menyewa asisten rumah tangga jika memang keuangan memungkinkan.

"Hanya dengan hal simpel seperti berpikir menggunakan uang untuk punya lebih banyak waktu bebas terlihat bisa membuat orang merencanakan waktu mereka sedikit lebih baik. Jika aku ingin mengeluarkan biaya ini untuk waktu bebas lebih banyak, maka aku akan memastikan aku benar-benar menikmati waktu bebas yang aku punya," kata Ashley.

Ashley menyarankan sebelum memutuskan untuk menyewa rumah dekat kantor atau membeli makanan dari pada memasak tanyakan pada diri sendiri, 'Apakah uang ini mengubah caraku menghabiskan (memakai) waktu (luang)?'


Simak Video "Dear Orang Tua, Begini Cara Bangun Kebahagiaan pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)