60% Manajer Pria Takut Meeting Berdua dengan Pekerja Wanita, Kenapa?

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 25 Mei 2019 12:12 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Hubungan antara pria dan wanita dalam dunia kerja tak jarang menimbulkan konflik tersendiri. Riset terbaru pun menunjukkan fakta mengejutkan mengenai manajer pria dan bawahan wanitanya. Dikatakan jika sebagian besar manajer takut ketika harus berhadapan dengan pekerja perempuan. Hal tersebut pun terkait dengan #metoo di mana wanita mengungkap peristiwa pelecehan seksual yang dialami mereka.

Hal ini terungkap dari riset yang dilakukan oleh organisasi Sheryl Sandberg, LeanIn. Organisasi yang dibentuk oleh COO Facebook tersebut memang sering menyuarakan hak-hak wanita, seperti kesetaraan penghasilan dan kesempatan untuk mengembangkan karier. Beberapa waktu lalu mereka pun menemukan fakta menarik jika 60% manajer pria di Amerika Serikat segan menghadapi pekerja wanita, apalagi dalam meeting one on one.



Sheryl Sandberg pun mengatakan jika manajer pria juga ragu untuk berpergian bisnis atau makan malam berdua dengan rekan wanita. Dikatakan jika persentasenya semakin meningkat sejak tahun lalu. Yang lebih mengganggu adalah keseganan tersebut juga membuat para pria tidak ingin mementori pekerja wanitanya.

"Dan masalah dengan itu adalah wanita sudah tidak mendapat mentoring yang sama dengan pria sejak sebelumnya, apalagi wanita kulit berwarna. Dan tidak ada yang pernah dapat promosi tanpa pernah meeting one-on-one," kata Sheryl.

Alasan di baliknya adalah karena pria takut dengan kesan yang terlihat saat ia dan seorang wanita meeting berdua. Sejak gerakan #metoo, tampaknya sebagian pria menghindari kemungkinan untuk dituduh melakukan pelecehan. Dikatakan juga mereka ingin menjadi contoh bagi yang lain yang justru semakin menimbulkan suasana seksisme.

"Pria dan wanita perlu bisa bepergian bersama, mereka perlu bisa meeting bersama, makan bersama," kata Sheryl. "Penting untuk tidak melecehkan siapapun. Tapi itu cukup dasar. Kamu juga butuh tidak diabaikan," tuturnya.

"Jika ada pria di luar sana yang tidak ingin makan malam untuk urusan kerja dengan seorang wanita, maka dia tidak seharusnya makan malam dengan pria. Kamu tahu, makan siang bergrup untuk semuanya jika itu yang mereka rasakan," tambah Sheryl.
(ami/kik)