Pekerja Startup di Amerika Buktikan Puasa Bikin Kerja Jadi Lebih Fokus

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 06 Mei 2019 13:30 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Puasa selama bulan Ramadhan ternyata tak hanya bisa dilakukan sebagai bentuk ibadah. Puasa pun dapat bermanfaat untuk meningkatkan performa kerja. Hal tersebut dibuktikan oleh sekelompok pekerja startup di Amerika Serikat yang kompak menahan lapar dan haus setiap minggunya. Dikatakan jika menahan lapar dan haus justru bisa meningkatkan fokus serta produktivitas.

Hari pertama puasa mungkin membuat Anda khawatir kerja jadi kurang semangat dan efektif. Meski menahan makan dan minum seharian bisa bikin kerja kurang konsentrasi, tapi ternyata tak selalu berakibat buruk. Pekerja di startup Nootrobox yang melakukan program puasa WeFast pun membuktikannya. Selain bisa membuat kerja lebih fokus dan produktif, puasa dikatakan dapat membantu tubuh lebih sehat hingga berumur panjang.

Para pegiat WeFast pun akan bertemu di setiap Rabu pagi untuk buka puasa bersama. Umumnya para pekerja tersebut belum makan selama 36 jam. Dilansir Bussiness Insider, kebiasaan unik ini diawali oleh sejumlah pekerja di Silicon Valley yang puasa mulai dari 14 jam hingga beberapa hari. Puasa kemudian semakin populer di kalangan pekerja startup.

Menahan makan dan minum selagi bekerja mungkin terdengar seperti sebuah siksaan. Namun para wirausahawan muda justru merasakan manfaatkan puasa yang dilakukan berselang tersebut.

Salah satu pegiat kebiasaan puasa ini adalah Michael Brandt, cofounder dan COO of Nootrobox. Ia mengaku lebih konsentrasi bekerja karena tidak harus memikirkan makanan atau merasa 'food coma'. Cofounder Geoffrey Woo merasa jika hari Selasa adalah hari paling produktif karena berpuasa. Sedangkan manajer media sosial Nootrobox, Zhill, mengaku jadi lebih punya banyak waktu dan lebih fokus di hari puasa.

Sebelumnya penelitian menyebutkan jika puasa memang punya manfaat pada tubuh. Studi pada tikus yang tidak diberi makan selama beberapa waktu menunjukkan jika puasa bisa meningkatkan rentang hidup. Dikatakan jika puasa akan menghentikan sejumlah hormon dan protein terkait pertumbuhan, termasuk yang berisiko kanker dan diabetes. Puasa pun membuat tubuh beristirahat memperbaiki sel yang ternyata penting untuk memperpanjang usia. (ami/ami)