Kisah Wanita yang Ujian Kedokteran Sambil Menahan Sakit Kontraksi Melahirkan

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 26 Mar 2019 05:40 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Saat tekad sudah bulat tak ada yang bisa menghalangi wanita untuk mencapai impiannya, tak terkecuali dalam kondisi mengandung anak. Seorang wanita sukses mengikuti ujian kedokteran dalam keadaan hamil besar. Wanita tersebut bahkan menjalani ujian sambil menahan rasa sakit kontraksi karena akan melahirkan.

Cerita inspirastif tersebut diungkap Eunice Sibuyan dalam akun Facebook-nya. Dalam sebuah postingan, wanita asal Filipina itu mengisahkan perjuangannya mengikuti 'Physician's Licensure Examination' serupa ujian untuk menjadi tenaga medis berlisensi. Eunice mengaku jika ia melahirkan sehari setelah menjalani ujian tersebut yang penuh dengan drama.

Dalam unggahanya, Eunice yang seolah bercerita sebagai anaknya yang berusia seminggu tersebut mengaku mengetahui dirinya hamil ketika masih magang. Karena kondisinya itu, ia pernah disarankan untuk istirahat saja bahkan diminta diaborsi. Eunice sendiri juga sempat khawatir tidak bisa ikut ujian yang dekat dengan hari prediksi melahirkan. Meski begitu, wanita tersebut tetap berniat untuk ikut dan lulus ujian.

"Ibu sedikit khawatir dan cemas apakah dia masih bisa menahanku hingga dua minggu kemudian. Tapi ibu sangat berani, dia terus saja menghadiri review dan membaca materialnya di rumah sambil berbaring," tulisnya.

Sehari sebelum Eunice harus menjalani ujian, ia mulai mendapati flek dan merasa kram. Dokter itu pun tahu bahwa tampaknya si bayi ingin segera melihat dunia. Keesokan harinya ketika dini pagi, ketubannya sudah pecah namun wanita itu memutuskan untuk tidak memberi tahu siapapun kecuali sang suami yang diminta menunggunya di luar selagi mengerjakan ujian.

Di pagi harinya, Eunice sudah mengalami rasa sakit namun harus menahannya untuk bisa ikut ujian. Akhirnya ujian tersebut berhasil dikerjakan dalam waktu satu jam. Tentu saja hal itu bukan hal yang mudah. "Ibu kesulitan menjawab tentu dengan 'fight or flight response' dia menyelesaikan ujian terakhir dalam 20 menit dengan kontraksi reguler setiap tiga menit dan kapan pun pengawas ibu melihatnya, ibu akan tetap tersenyum dan mengatakan pada dirinya untuk tetap normal" kata Eunice.

Kisah Wanita yang Ujian Kedokteran Sambil Menahan Sakit Kontraksi MelahirkanFoto: Facebook Eunice Sibuyan
Setelahnya, Eunice bersama sang suami langsung menuju rumah sakit untuk melahirkan. Dan tiga hari kemudian, hasil ujian pun keluar yang menyatakan Eunice adalah seorang dokter berlisensi.

Dalam postingan, Eunice juga menulis jika kesuksesan dalam mengikuti ujian seleksi sekaligus melahirkan adalah berkat sang suami. "Walaupun jadwal ibu sibuk, ayah selalu ada di sana untuk mendukung kami semua, memasak, dan mecucikan baju, menemani kami ketika PNCU dan membawakan kami makanan di tengah malam saat kami bertugas dengan sedikit tidur. Aku tahu dari awal, ayah akan menjadi ayah untukku dan akan melakukan semuanya untuk kami," tulisnya. (ami/ami)