Jenius, Ini Bocah yang Jadi Peneliti di Usia 13 Tahun
Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 15 Feb 2019 15:10 WIB
Jakarta
-
Walau kepintaran Daniel melebihi anak-anak seusianya, tapi di laboratirium ia masih sering bertingkah seperti anak-anak. "Kehadiran Daniel sangat menarik. Di satu sisi, intelegensinya sangat seperti orang dewasa, tapi secara sosial dia masih anak-anak," kata Michael.
Michael pun mengaku jika Daniel masih harus beri tahu untuk merapikan alat-alat setelah bekerja dan sering mengganggu peneliti lain dengan pertanyaan-pertanyaan. Meski begitu, tak lama bagi Daniel untuk membaur dengan para kolega daninsiatif untuk rapi-rapi.
(ami/ami)
Daniel Liu adalah seorang mahasiswa di Univesity of Toledo, Amerika Serikat. Bukan sembarang mahasiswa, ia adalah murid jenius karena bisa masuk kuliah di usia 11. Daniel pun jadi terkenal beberapa tahun lalu, setelah diberitakan sering membantu teman-teman sekelas yang jauh lebih tua mempelajari mata kuliah. Kini Daniel dikabarkan sudah membantu penelitian di usianya yang ke 13.
Daniel adalah anak jenius yang sudah masuk kuliah di usia 11 tahun selagi duduk di bangku SMA. Selain kepintarannya, Daniel jadi perbincangan karena kebaikannya yang menawarkan bantuan untuk teman-teman sekelas yang kesulitan dengan pelajaran. Saat itu, seorang mahasiswa mengunggah fotonya dengan keterangan 'Anak ini berusia 11 tahun dan masuk ke kelas kimia organikku dia berkata jika kami punya pertanyaan, email saja dia'.
Dua tahun setelahnya, Daniel pun sudah berkembang. Dilansir Nextshark, bocah jenius tersebut sudah menjadi penulis pendamping sebuah tugas penelitian. Penelitian tersebut membahas mengenai cara lebih cepat, murah, dan ramah lingkungan untuk membuat obat-obat farmasi dan pestisida. Tentunya bukan sebuah bahasan yang biasa untuk anak yang seharusnya masih duduk di bangku SMP.
Dr. Mohit Kapoor yang bekerja di laboratorium dengan Daniel pun mengaku senang bisa bekerja dengannya. Tulisan penelitian itu sendiri sudah dipublikasi. Meski awalnya sempat diragukan, ternyata Daniel benar-benar seorang jenius. "Dia jenius. Dia tahu sebagian besar hal-hal yang terjadi di lab," kata Mohit kepada ABC.
"Aku akan berkata jujur, kadang-kadang (dia) agak mengintimidasi bagiku. Aku berpikir kepada diriku sendiri, 'Apa yang aku lakukan hari ini jika aku sudah sebegitu pintar di usia 11 tahun?' Aku menduga tidak akan lama lagi dia memberi tahuku hal-hal yang aku tidak tahu," kata asisten kimia di universitas Dr. Michael Young.
Daniel sudah belajar di laboratorium sejak tahun lalu. Sebenarnya universitas tidak memperbolehkan anak-anak di bahwa 12 tahun untuk masuk lab. Namun ia sudah mendapat izin dari orangtua Daniel.
Daniel adalah anak jenius yang sudah masuk kuliah di usia 11 tahun selagi duduk di bangku SMA. Selain kepintarannya, Daniel jadi perbincangan karena kebaikannya yang menawarkan bantuan untuk teman-teman sekelas yang kesulitan dengan pelajaran. Saat itu, seorang mahasiswa mengunggah fotonya dengan keterangan 'Anak ini berusia 11 tahun dan masuk ke kelas kimia organikku dia berkata jika kami punya pertanyaan, email saja dia'.
Foto: Facebook University of Toledo |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Facebook University of Toledo |
Daniel sudah belajar di laboratorium sejak tahun lalu. Sebenarnya universitas tidak memperbolehkan anak-anak di bahwa 12 tahun untuk masuk lab. Namun ia sudah mendapat izin dari orangtua Daniel.
Foto: Facebook University of Toledo |
Michael pun mengaku jika Daniel masih harus beri tahu untuk merapikan alat-alat setelah bekerja dan sering mengganggu peneliti lain dengan pertanyaan-pertanyaan. Meski begitu, tak lama bagi Daniel untuk membaur dengan para kolega daninsiatif untuk rapi-rapi.
Foto: Facebook University of Toledo |












































Foto: Facebook University of Toledo
Foto: Facebook University of Toledo
Foto: Facebook University of Toledo
Foto: Facebook University of Toledo