Ini Trik Bisnis yang Sukses Bikin Brand Kecantikan Maia Estianty Laris

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 03 Des 2018 12:30 WIB
Foto: Instagram Foto: Instagram

Jakarta - Maia Estianty kini lebih aktif sebagai pebisnis dibandingkan musisi. Istri Irwan Mussry tersebut diketahui punya usaha produk perawatan wajah yang bisa dibilang sukses. Tentu kesuksesan tersebut tak lepas dari strategi branding dan marketing. Sebagai lulusan sarjana Ilmu Komunikasi, ia pun punya cara sendiri. Seperti apa?

Membawa brand kecantikan EMK, Maia mengaku produk jualannya cukup laris sejak awal. Maia mengaku memulai bisnisnya dengan modal $10 ribu (Rp 100 jutaan) di tahun 2015. Dan dalam enam bulan pertama, ia sudah bisa memesan kembali produk seharga Rp 3 miliaran. Hingga kini, merek itu pun masih diminati. Hal ini tak lepas dari strategi branding yang diusungnya sendiri.

Saya menjadi brand ambassador sendiri dan menjalankan marketing sendiri. Karena saya berjualan di Instagram, saya membangun imej bagaimana caranya supaya nggak jelek. Misalnya ketika ada berita buruk, kita keluarkan lagi dengan berita yang lebih kontroversi tapi dalam artian baik," ungkap Maia di Gedung Komunikasi, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat ketika menjadi dosen tamu.

Hal lain yang membuat bisnisnya semakin sukses adalah pemilihan media sosial sebagai wadah promosi dan berjualan. Maia memilih Instagram karena dianggap efektif dan tepat sasaran untuk pelanggan yang kebanyakan wanita. Wanita 42 tahun ini juga memanfaatkan teman-teman artis untuk 'di-endorse'. Begitu juga dengan dirinya sendiri yang dijadikan sebagai testimoni.

"Contohnya saya sendiri, saya pakai sendiri otomatis mereka percaya. Kebetulan saya diuntungkan dai banyak sisi," tuturnya.

Maia sendiri adalah lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia. Ketika menjadi dosen tamu dalam mata kuliah Kepemimpinan dan Pengembangan Kelompok yang dipimipin dosen Shahandra Hanityo, S.IP, M.Si, ibu tiga anak itu banyak membeberkan pengalamannya seputar branding. Ia pun tak segan-segan membagi nasehat karier pada mahasiswa angkatan 2016 tersebut.

"Pastikan pekerjaan sesuai passion biar jadi kreatif. Kalau nggak happy juga ngapain. Jangan pernah nggak mencoba sesuatu asalkan bertemu orang-orang yang tepat. Dulu waktu bermusik, ada mantan suami. Untuk EMK, saya punya partner yang terpercaya. Sekarang suami juga pengusaha. Jadi dapat ilmunya, makanya harus dengan orang yang tepat," tuturnya.
(ami/ami)