5 Profesi Baru Paling 'Hot' dan Sedang Banyak Dicari Perusahaan

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 17 Sep 2018 11:50 WIB
Ilustrasi pekerjaan paling dicari. Foto: Thinkstock Ilustrasi pekerjaan paling dicari. Foto: Thinkstock

Jakarta - Tenaga kerja memang selalu dibutuhkan. Tapi seiring perkembangan zaman, kriteria, kemampuan, hingga nama jabatan yang dicari perusahaan juga bisa berubah. Menurut analisa yang dilakukan situs jejaring profesional LinkedIn, ada sejumlah pekerjaan atau profesi baru yang sedang 'hot' di industri kerja. Dalam lima tahun belakangan, kehadiran dan kebutuhan lima pekerjaan ini pun meningkat terutama di industri teknologi dan digital.

1. Content Specialist
Sebuah analisa data dilakukan LinkedIn pada lebih dari 2 ribu penggunanya yang berbasis di Singapura. Riset itu pun mengungkap terjadinya pergeseran jabatan kerja di 2013 hingga 2017. Dari penelitian terungkap ada lima pekerjaan baru yang dulu dianggap asing kini lebih eksis. Salah satunya adalah spesialis konten.

Dilansir Business Insider, profesi ini menuntut pekerjanya untuk punya kemampuan komunikasi tinggi dan bisa bercerita. Content specialist banyak dibutuhkan di Singapura di mana banyak perusahaan global membutuhkan konten yang lebih lokal untuk pasar Asia. Pekerjaan ini dulu banyak dilakukan editor, spesialis marketing, dan spesialis digital.

Pekerjaan paling banyak dicari salah satunya content specialist.Pekerjaan paling banyak dicari salah satunya content specialist. Foto: Dok. iStock

Baca Juga: 10 Profesi Impian Millenial dengan Gaji Bagus & Tingkat Stres Rendah

2. Head of Digital
Zaman sekarang semua hal harus serba digital agar tak ditinggalkan pelanggan. Karenanya posisi Head of Digital banyak dibutuhkan, termasuk dalam industri bank yang belakangan banyak berinvestasi dalam kemampuan digital. Sebelumnya pekerjaan serupa biasa dilakukan spesialis digital, marketing spesialis, atau Kepala IT. Profesi ini pun membutuhkan kemampuan teknologi, komunikasi, dan manajemen.

3. UX Designer
Masih dalam industri teknologi dan digital, peran UX Designer semakin dibutuhkan. Profesi ini bertugas untuk membuat situs dan memastikannya bisa digunakan dengan mudah. Riset LinkedIn mengungkap pekerjaan itu butuh kemampuan yang lebih rumit, yakni coding dan prototyping. Selain itu, pekerja dituntut bisa menganalisa, berkolaborasi, hingga memprioritas dengan baik. Dulu profesi UX Designer disebut graphic designer, web designer, atau art director.

Ilustrasi pekerjaan yang paling banyak dicari.Ilustrasi pekerjaan yang paling banyak dicari. Foto: Dok. iStock


4. Cyber Security Specialist
Banyaknya peretasan dan pembocoran data membuat pekerjaan ini dicari perusahaan. Dikatakan jika tidak banyak orang yang punya kemampuan tersebut dan Singapura tengah melatih sejumlah orang untuk mahir dalam melakukannya. Karena itu, selain kemampuan IT cyber security spesialist juga harus bisa mengedukasi orang agar terhindar dari serangan cyber.

5. Data Scientist
Menurut analisa, data scientist adalah profesi paling hot sekarang ini. Selain kehadirannya meningkat, pekerjaan tersebut juga banyak dibutuhkan. Orang yang berkarier sebagai data scientist biasanya merupakan lulusan PhD dan menyukai proyek yang 'menstimulasi' dan 'berpengaruh'. Peneliti, asisten peneliti, dan insinyur software melakukan pekerjaan serupa.




Tonton juga 'Efek Era Digital: 65 Ribu Pekerjaan Baru Muncul, 57% Hilang':



(ami/eny)