Pramugari Yacht Ungkap Sisi Kelam di Balik Mewahnya Liburan Kapal Pesiar

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 10 Sep 2018 13:15 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

Jakarta -

Beberapa waktu lalu, selebgram Sinead McNamara dikabarkan meninggal dunia di sebuah kapal yacht. Penyebab kematiannya pun diduga karena gantung diri. Sinead sendiri diketahui liburan sekaligus bekerja paruh waktu dalam kapal tersebut.
Bekerja di kapal pesiar mungkin terdengar menyenangkan karena bisa sekaligus keliling negara. Namun ada sisi gelap di balik mewahnya liburan kapal pesiar yang mungkin tak diketahui banyak orang.

Beberapa mantan pramugari yacht pun mengungkapkan sejumlah sisi kelam dari kehidupan kapal pesiar mewah. Menurut mereka, para pekerja sering kurang tidur dan kelelahan karena sibuk bekerja hingga kerap terjadi prostitusi terselubung. Seorang wanita bernama Sarah Begbie mengaku tidur maksimal empat jam dan sering beristirahat hanya sekitar dua menit ketika bekerja. Sarah pun harus tidur di dalam 'sel penjara' dan melayani para penumpang hingga malam hari.

"Aku sebelumnya tidak akan pernah memprediksi seberapa keras aku harus bekerja. Aku biasanya mulai pukul 06:00 dan kami mulai bekerja 16 sampai 18 jam dan tidak duduk untuk lebih dari dua menit di satu waktu, benar-benar bekerja setiap waktu," ungkap wanita yang pernah bekerja di sebuah kapal pesiar mewah di Australia kepada Dailymail.

Mantan pekerja kapal pesiar lain bernama Madeleine Meister juga punya pengalaman serupa. Ketika bekerja di superyacht keliling Eropa, Madeleine juga mengaku bekerja selama 12 hingga 16 jam dan tidak punya ruang pribadi. Belum lagi, ia juga harus tetap melayani penumpang ketika akhir pekan.

Seperti pramugari, mereka pun dinilai berdasarkan penampilan. Dikatakan jika pernah ada seorang pekerja kapal pesiar yang dipecat karena dianggap kelebihan berat badan meski kenyataan ia hanya sedikit lebih berisi.

Meski begitu, banyak pula pramugari kapal pesiar yang menikmati pekerjaannya meski memang kadang terasa berat. Salah satunya Dana Brown. Namun menurutnya tantangan yang perlu diwaspadai adalah untuk tidak terjebak gaya hidup mewah ala kapal pesiar. "Mudah untuk mengglamorkan tapi ini bukan hanya tentang kamu bepergian mengambil foto," kata Dana Brown.

Belakangan lowongan untuk bekerja di kapal pesiar dikatakan semakin dicari banyak orang. Salah satunya adalah karena pengaruh Instagram. Disarankan agar Anda yang ingin mencoba pekerjaan ini mengetahui tanggung jawab dan risiko profesi ini terlebih dahulu jika tak mau terjebak.




Tonton juga 'Bikin Ribut di Kapal Pesiar, 23 Orang Diusir':



(ami/ami)