Tips Berbisnis Kue Kering yang Banyak Dicari Jelang Lebaran

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 23 Mei 2018 17:42 WIB
Foto: Instagram Moonela Yummy Box Foto: Instagram Moonela Yummy Box

Jakarta - Bulan Ramadan menjadi semakin penuh berkah karena sejumlah peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah berbinis kue kering yang biasanya laris menjelang Lebaran. Anda yang mungkin suka membuat kue dan ingin mencoba menjualnya sebagai cookies Lebaran, simak tips dari Merry Inggriany, pemilik Moonela Yummy Box.

Merry Inggriany adalah ibu dari selebgram cilik Moonela. Sebelum berbisnis Moonela Yummy Box yang menawarkan serangkaian cookies, wanita 27 tahun itu memang sudah suka membuat dan berbisnis kue. Moonela Yummy Box yang dijualnya online tersebut cukup laris dan disukai. Merry pun membagi tipsnya berbisnis kue kering saat Lebaran, salah satunya mengenai packaging.

"Kalau mau jualan cookies, pertama harus enak. Dari packaging juga harus aman. Untuk Moonela Yummy Box sendiri packaging aku beda jadi kalau dikirim ke mana-mana nggak usah takut hancur. Di-vakum dan di-double bubble wrap juga," ungkap Merry saat ditemui Wolipop beberapa waktu lalu.

Tips Berbisnis Kue Kering yang Banyak Dicari Jelang LebaranFoto: Instagram Moonela Yummy Box
Saat Lebaran, pasti banyak brand lainnya yang juga menawarkan kue kering khas Lebaran, seperti nastar, kaasstengels, hingga kue putri salju. Dari pengalaman Merry, memainkan nama kue pun bisa menjadi keunikan tersendiri yang membuat pelanggan penasaran.

"Harus inovatif misalnya akue jual kue sagu tapi aku sebutnya 'unicorn poop cookies'. Karena orang jenuh dengan nama-nama tradisional. Dari main kata, orang jadi penasaran," kata Merry.

Selain berbinis, keseharian Merry tentu disibukkan dengan mengurus dua orang anak. Apalagi keluarga Merry juga kerap menerima sejumlah endorsement di media sosial. Ia pun membagi tips untuk para ibu menyeimbangkan bisnis kue dan mengurus keluarga.

Tips Berbisnis Kue Kering yang Banyak Dicari Jelang LebaranFoto: Instagram Merry Inggriany
"Satu-dua jam mereka lagi tidur biasanya aku buru-buru mengontrol keadaan di tempat produksi," tutur Merry.

"Harus tahu juga kebiasaan-kebiasaan anak seperti apa, misalnya anaknya suka kegiatan apa, seperti Moonel suka mewarnai ya sudah biarkan dia mewarnai dulu sambil kita mengecek online shop kita bagaimana. Jadi nggak harus ninggalin anak karena kan bisnis online bisa diakses di rumah," tambahnya. (ami/ami)