Perusahaan Ini Berikan Libur Tambahan Bagi Karyawan yang Tak Merokok
Anggi Mayasari - wolipop
Selasa, 28 Nov 2017 08:01 WIB
Jakarta
-
Kesehatan merupakan suatu kekayaan. Dalam dunia bisnis, secara harfiah karyawan yang sehat menghasilkan kinerja yang lebih baik. Hal itulah yang membuat seorang CEO dari perusahaan di Jepang yang memberikan waktu liburan ekstra untuk karyawan yang tak merokok, dan mereka yang berhenti merokok.
Perusahaan pemasaran yang berbasis di Tokyo, Piala inc, ini memutuskan memberikan cuti tambahan setelah karyawannya yang tak merokok mengeluh, karena bekerja lebih keras. Mereka juga mengeluh bahwa karyawan yang merokok menyebabkan budaya kerja tidak efisien di perusahaan.
"Staf non-perokok kami memberi pesan di kotak saran perusahaan dan mengatakan bahwa jeda untuk merokok menyebabkan masalah," jelas Hirotaka Matshushima, juru bicara Piala Inc dilansir Telegraph.
CEO perusahaan pun setuju atas saran tersebut. Pihak Piala Inc. memberikan seluruh karyawannya yang tak merokok tambahan beberapa hari untuk libur atau cuti.
"Saya berharap dapat mendorong karyawan untuk berhenti merokok melalui pemberian insentif daripada hukuman atau pemaksaan." ujar sang CEO, Takap Asuka kepada Kyodo News.
Dalam sebuah kebijakan perusahaan baru-baru ini, pekerja yang tak merokok diberikan enam hari libur ekstra. Sejak hari pertama diperkenalkan, kebijakan tersebut pun sukses besar. Terdapat 30 karyawan perusahaan yang telah berhenti merokok di tempat kerja, dan setidaknya 4 orang benar-benar berhentik merokok sejak saat itu. (agm/kik)
Perusahaan pemasaran yang berbasis di Tokyo, Piala inc, ini memutuskan memberikan cuti tambahan setelah karyawannya yang tak merokok mengeluh, karena bekerja lebih keras. Mereka juga mengeluh bahwa karyawan yang merokok menyebabkan budaya kerja tidak efisien di perusahaan.
"Staf non-perokok kami memberi pesan di kotak saran perusahaan dan mengatakan bahwa jeda untuk merokok menyebabkan masalah," jelas Hirotaka Matshushima, juru bicara Piala Inc dilansir Telegraph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap dapat mendorong karyawan untuk berhenti merokok melalui pemberian insentif daripada hukuman atau pemaksaan." ujar sang CEO, Takap Asuka kepada Kyodo News.
Dalam sebuah kebijakan perusahaan baru-baru ini, pekerja yang tak merokok diberikan enam hari libur ekstra. Sejak hari pertama diperkenalkan, kebijakan tersebut pun sukses besar. Terdapat 30 karyawan perusahaan yang telah berhenti merokok di tempat kerja, dan setidaknya 4 orang benar-benar berhentik merokok sejak saat itu. (agm/kik)
Home & Living
Upgrade Lampu Rumah! Rekomendasi Bohlam Lampu LED untuk Sambut Lebaran 2026
Home & Living
Siap Open House Lebaran? Upgrade Ruang Tamu dengan Sarung Bantal Sofa Estetik Ini!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Tetap Bersih Setelah Seharian Silaturahmi, Andalkan Cleansing Foam dari Korea yang Lembut di Kulit!
Elektronik & Gadget
Mudik Tanpa Drama Baterai Habis, Ini 2 Powerbank Mini Praktis yang Wajib Dibawa!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Gaya Para Bintang One Piece Season 2 di Red Carpet, Pemeran Nami Seksi-Elegan
2
Foto: Gebrakan Jennie BLACKPINK Ekspos Bralette di Fashion Show Chanel
3
Potret Kebersamaan Vidi Aldiano Bareng Adik-adiknya yang Kini Tinggal Kenangan
4
Mantan Staf Jang Nara Ditemukan Meninggal, Sang Aktris Bantah Terlibat
5
18 Cara Bikin Hubungan Langgeng yang Sering Diabaikan Pasangan (Part 2)
MOST COMMENTED











































