8 Cara Berjabat Tangan yang Bisa Menunjukkan Karakter Asli Kamu

Rista Adityaputry - wolipop Senin, 24 Jul 2017 19:04 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Kesan pertama ketika bisa menentukan hubungan kamu dengan orang tersebut di masa yang akan datang. Salah satu yang bisa memperlihatkan kesan pertama adalah jabatan tangan. Dengan berjabat tangan, orang bisa menilai karakter kamu yang sebenarnya.

Dilansir Reader's Digest, ini delapan cara orang berjabat tangan dan makna di baliknya. Salah satu tipe jabat tangan, bisa membawa kamu pada kesuksesan. Yang mana?

1. Jabat Tangan Kuat
Jabatan tangan yang kuat tidak hanya memperlihatkan posisi kamu yang lebih menonjol dari lainnya, tipe jabatan tangan ini juga menunjukkan keinginan untuk berkompetisi. Lillian Glass, PhD, seorang ahli bahasa tubuh ternama, mengatakan bahwa jabatan ini bisa digambarkan sebagai sebuah perebutan kekuasaan.

2. Jabat Tangan Lemah
Jabatan tangan yang lemah menggambarkan rasa tidak tertarik. Lillian mengatakan bahwa jabatan tangan yang lemah adalah sebuah ketidakpeduliaan dan menunjukkan kamu kurang perhatian dengan orang yang dihadapi. Meskipun mungkin kamu merasa sebaliknya, banyak orang yang cukup sensitif dengan sebuah jabat tangan dan bisa langsung menilai sikapmu.

3. Jabat Tangan ala Politikus
Jika kamu atau orang lain yang kamu perhatikan memiliki kebiasaan menggunakan dua tangan saat berjabat tangan, itu adalah tanda kejujuran dan kepercayaan. Menurut Lillian, ini bukanlah sebuah tindakan yang menunjukkan kekuasaan, melainkan sebuah rasa tertarik. Tidak hanya itu, rasa tertarik juga digambarkan saat pelaku menggunakan tangan yang lain untuk memegang siku.

4. Jabat Tangan Terburu-buru
Ketidaknyamanan dan rasa gugup tergambarkan pada sebuah jabat tangan yang tergesa-gesa. Artinya, jabatan tangan langsung dilepaskan begitu terjadi kontak. Orang yang tidak bisa menahan diri sebentar untuk membangun sebuah perkenalan lewat jabat tangan cenderung tidak peduli dengan situasi. Ini bisa menyinggung perasaan orang yang sedang dijabat tangannya. Lagipula, ketergesa-gesaan jarang menghasilkan hal yang baik sehingga kamu lebih baik meluangkan waktu saat berjabat tangan.

5. Jabat Tangan Tanpa Menatap
Sama seperti poin dua dan empat, kamu memperlihatkan rasa tidak tertarik bila berjabat tangan dengan seseorang tanpa menatap matanya. Ini adalah sikap yang kasar sehingga sebaiknya dihindari. Tipe jabatan tangan ini sering dihubungankan dengan orang yang terburu-buru. Jabat tangan adalah hal untuk menghilangkan kecanggungan, sedangkan jabat tangan tanpa menatap bisa menambah jarak antara kamu dan rekan.

6. Jabat Tangan Berlama-lama
Memberikan jabatan tangan yang pas dan tidak terlalu kencang memang sudah baik. Namun, akan menjadi buruk ketika kamu terlalu lama menjabat tangan orang tersebut. Ketika tidak segera melepas tangan orang yang dijabat, kamu memperlihatkan aura keputusasaan. Meski ingin berlama-lama berjabatan dengan rekan Anda, sebaiknya tidak lebih dari dua detik.

7. Jabat Tangan dengan Kontak Mata
Meskipun jabatan sambil menatap itu diharuskan, kamu tidak perlu juga terlalu lama menatap orang yang dijabat. Ketika menjabat tangan seseorang sembari menatapnya terlalu lama, Anda memperlihatkan sebuah konfrontasi atau terkesan menantang. Anda juga tidak boleh menyipitkan mata dan mengerutkan bibir saat menjabat tangan orang lain.

8. Jabat Tangan yang Sempurna
Kesan pertama yang baik diperlihatkan dengan jabat tangan yang tidak terlalu kuat, juga tidak terlalu lemah tapi terkesan mantap. Menurut Lillian, jabat tangan yang baik melibatkan telapak tangan pelaku yang menyentuh telapak tangan penerima dengan kedua ibu jari mereka saling melingkar satu sama lain. Melakukan koneksi berupa sentuhan tangan bisa mengirimkan pesan pertemanan. Kontak mata juga diperlukan, namun tidak perlu terlalu intens. Cukup berikan tatapan hangat yang lembut pada penerima. Tahan jabatan tangan selama dua detik. Tidak kurang, tidak lebih. (hst/ays)