Pesan Model 26 Tahun Berwajah Keriput Tentang Mencintai Diri Sendiri
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 11 Jul 2017 18:43 WIB
Jakarta
-
Sara Geurts mencuri perhatian netizen ketika mengunggah foto-foto dirinya menggunakan pakaian seksi. Bukan karena terlalu vulgar namun karena kepercayaandiri model 26 tahun tersebut dengan kondisi kulitnya. Sara diketahui mengidap Ehlers-Danlos Syndrome (EDS) yang menyebabkan seluruh kulit kering dan keriput. Meski pernah minder, Sara mengaku menerima dan mencintai dirinya sendiri.
Wanita asal Amerika Serikat tersebut dikatakan didiagnosa EDS ketika berusia 10 tahun. Kondisi itu menyebabkan tubuhnya terganggu dalam memproduksi kolagen sehingga kulit tidak kenyal dan elastis. Penyakit ini pun membuatnya cukup tersiksa karena bukan hanya mempengaruhi kulit namun juga tulang hingga pembuluh darah.
Tumbuh dengan penyakit yang membuatnya berbeda dari yang lain, Sara tentu pernah merasa minder dan insecure dengan penampilan. Namun seiring bertambahnya usia, ia semakin menerima bahkan mencintai perbedaannya. Hal tersebut memang tidak terjadi dalam semalam namun setelah evaluasi diri yang panjang.
"Setelah melakukan evaluasi diri dengan serius, aku sadar insecurities-ku dikarenakan aku kurang percaya diri, yang mana berimbas pada semua hubungan sosial dan personalku. Aku mengamati bahwa membenci sebagain dari dirimu dan tubuhmu memicu pola pikir yang tidak sehat, yang mana orang juga akan menyadarinya," ungkap Sara dalam sebuah essay untuk The Mighty.
Berniat mengubah cara pandanga orang mengenai ketidaksempurnaan, ia pun berani melakukan pemotretan yang menunjukkan kondisi kulitnya yang keriput. Sara juga mendedikasikan akun Instagram-nya untuk menyebar pesan kebaikan. Menurut Sara, ia ingin mendobrak batasan kasat mata di lingkungan yang menyuruh orang untuk sempurna.
"'Jadilah kurus seperti ini dan kamu akan bahagia. Belilah ini dan kamu akan bahagia. Tampillah seperti ini dan kamu akan bahagia.' Benarkah? (Justru) ketidaksempurnaanlah yang membuat kita sempurna dan merupakan kecantikan sebenarnya. Peringatan bahwa kita semua butuh: mencinta tubuhmu, cintai dirimu, lembutlah dengan tubuhmu, lembutlah dengan dirimu," tutur Sara.
Pasca mengunggah foto yang menampilkan kondisi kulitnya yang keriput, Sara banyak mendapat respon dan dukungan positif. Kini, ia pun bercita-cita untuk bisa menjadi model pertama yang mengidap Ehlers-Danlos Syndrome. Diharapkan jika nantinya ia bisa membantu orang lain menerima penampilan diri.
"Setiap ketidaksempurnaan yang kamu punya adalah individual bagimu dan itu menyampaikan sebuah cerita tentang kamu dan siapa kamu, dan kesulitan serta perjalanan yang kamu alami," tulis Sara. (ami/ami)
Wanita asal Amerika Serikat tersebut dikatakan didiagnosa EDS ketika berusia 10 tahun. Kondisi itu menyebabkan tubuhnya terganggu dalam memproduksi kolagen sehingga kulit tidak kenyal dan elastis. Penyakit ini pun membuatnya cukup tersiksa karena bukan hanya mempengaruhi kulit namun juga tulang hingga pembuluh darah.
Foto: Instagram Sara Geurts |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berniat mengubah cara pandanga orang mengenai ketidaksempurnaan, ia pun berani melakukan pemotretan yang menunjukkan kondisi kulitnya yang keriput. Sara juga mendedikasikan akun Instagram-nya untuk menyebar pesan kebaikan. Menurut Sara, ia ingin mendobrak batasan kasat mata di lingkungan yang menyuruh orang untuk sempurna.
Foto:Instagram Sara Geurts |
Pasca mengunggah foto yang menampilkan kondisi kulitnya yang keriput, Sara banyak mendapat respon dan dukungan positif. Kini, ia pun bercita-cita untuk bisa menjadi model pertama yang mengidap Ehlers-Danlos Syndrome. Diharapkan jika nantinya ia bisa membantu orang lain menerima penampilan diri.
Foto: Instagram Sara Geurts |












































Foto: Instagram Sara Geurts
Foto:Instagram Sara Geurts
Foto: Instagram Sara Geurts