Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Lakukan 5 Hal Ini untuk Cegah Kelelahan Mental Setelah Pulang Kerja

Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 04 Apr 2017 07:26 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: thinkstock
Jakarta - Setiap pekerja pasti pernah merasa kelelahan setelah pulang kantor. Apalagi jika seharian diisi dengan tumpukan tugas, deadline, atau meeting tiada henti. Meski fisik tidak terlalu capek kadang-kadang otak merasa kewalahan secara mental sehingga menyebabkan burnout. Sering merasakannya? Lakukan lima hal ini untuk mencegah burnout setelah pulang kerja:

Minum Teh Chamomile

Stres dan kelelahan yang diakibatkan karena pekerjaan sering membuat orang melakukan pelampiasan dengan makan bahkan mungkin minum alkohol. Sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan agar tak menggangu waktu tidur dan kesehatan. Lebih baik minum saja teh chamomile yang dikenal bisa menenangkan secara instan. Apalagi chamomile juga tinggi kalsium, magnesium, dan mineral lain yang bisa menenangkan otot dan saraf.

Buat Rencana

Daripada membicarakan keburukan bos atau beratnya pekerjaan semalaman, lebih baik manfaat waktu pulang kerja untuk buat rencana-rencana. Misalnya menyiapkan daftar strategi untuk proyek selanjutnya, merencanakan liburan, atau mengatur finansial. Jika bisa, habiskan waktu sepulang kerja dengan orang-orang tercinta yang membawa suka cita.

"Sebelum aku mengakhiri hari, aku suka menulis pikiran-pikiran atau ide-ide jadi ketika aku bangun di keesokan hari aku tidak stres karena takut melupakannya atau mengeksekusinya," kata Leura Fine selaku CEO Laurel & Wolf kepada My Domaine.

Baca Buku

Browsing internet atau stalking Instagram memang menyenangkan dilakukan setelah sampai rumah. Namun untuk menghindari burnout dan membuat waktu lebih berharga, cobalah cari hiburan yang lebih bermanfaat. Misalnya membaca buka. Tak perlu buku yang kontennya berat, Anda bisa memilih cerita fiksi agar tetap terhibur.

Tidak Pikirkan Kerjaan

Saat pekerjaan sedang menumpuk atau membuat stres memang mustahil untuk tidak memikirkannya sepanjang malam. Namun usahakan untuk tidak terlalu fokus pada kekhawatiran dan cari hal lain yang bisa membuat Anda lebih bahagia dan tenang. Misalnya dengan makan malam dengan teman atau pasangan, menelepon orang tersayang, merencanakan hangout akhir pekan, atau menonton televisi.

"Aku mencoba untuk menghindari berbicara tentang pekerjaan dengan suamiku di jam tertentu. Kami bekerja bersama jadi kami harus berusaha untuk tidak membuat waktu kerja berlanjut hingga malam hari. Itu memang sulit tapi sangat efektif," kata Joey Wolffer.

Siapkan untuk Besok

Agar tidak terbebani dengan meeting atau tugas di esok hari, Anda bisa mempersiapkannya setelah pulang kerja. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah dan tenang untuk beristirahat. Namun jangan terlalu memfokuskan kegiatan di malam hari untuk bekerja karena akan membuat Anda lebih burnout. (ami/asf)

Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads