Wanita Ini Resign dari Kantor Demi Membuat Baju untuk Anjing
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 06 Feb 2017 17:30 WIB
Jakarta
-
Cukup banyak kisah sukses datang dari wanita yang memutuskan berhenti bekerja untuk fokus pada bisnis. Mel Westwood adalah salah satunya. Wanita asal Melbourne, Australia tersebut meninggalkan pekerjaan di industri fashion yang idamkan banyak wanita untuk membuat sebuah brand busana. Uniknya, busana tersebut ditujukan untuk anjing dan dibuat ala rock 'n roll.
Bersama dengan pasangannya Matt Johnstone, Mel awalnya membuat busana anjing untuk peliharaannya sendiri. Saat itu, Mel dan Matt menginginkan baju yang unik sesuai dengan kepribadian mereka. Akhirnya, terciptalah ide untuk membuat rompi denim bergaya rock 'n roll untuk Willie anjing mereka.
"Semuanya berawal dari kami yang ingin menemukan sesuatu untuk Willie pakai di musim dingin. Apalagi dia tipe terrier kecil yang mudah gemetar dan tidak punya banyak bulu. Tapi kami sangat kecewa dengan opsi busana di luaran sana untuk anjing," kata Mel dilansir Dailymail.
"Ketika Matt berkata, 'Aku tidak mau mendandani anjingku dengan busana jelek', aku membuat janji kepada Willie bahwa aku tidak mau memakaikannya busana yang aku sendiri tidak mau pakai. Saat itulah kami memutuskan untuk membuat Willie sebuah jaket denim yang sama seperti punya Matt," tambahnya.
Tak disangka, baju anjing buatan mereka yang dipakaikan ke Willie dapat respon mengejutkan. Ketika Willie diajak berjalan-jalan, banyak orang menanyakan Mel di mana membeli jaket denim tersebut. Kemudian Mel dan Matt terpikirkan untuk membuat brand busana anjing bernama PetHaus dengan gaya rock 'n roll yang memang jarang ada di pasaran.
Rompi jeans yang dibuat Mel dan Matt terinspirasi dari jaket-jaket denim yang sering mereka pakai. Apalagi Matt mengoleksi banyak emblem sehingga itu juga ditambahkan pada rompi. Anjing terlihat stylish dan edgy ketika mengenakannya.
Setelah mulai produksi, PetHaus banyak dapat pesanan hingga Mel harus berhenti dari pekerjaan sebelumnya. Mel yang awalnya membuat pesanan jaket di rumah harus melakukannya dengan bantuan pabrik meski harus di-customize lagi sebelum dikirim ke pemesan.
"Sangat menyenangkan menghabiskan waktu untuk desain dan berbicara dengan sesama pecinta anjing. Jaket itu sepertinya membuat orang tersenyum. Brand denim untuk anjing, mengapa tidak?," tutur Mel.
(ami/ami)
Bersama dengan pasangannya Matt Johnstone, Mel awalnya membuat busana anjing untuk peliharaannya sendiri. Saat itu, Mel dan Matt menginginkan baju yang unik sesuai dengan kepribadian mereka. Akhirnya, terciptalah ide untuk membuat rompi denim bergaya rock 'n roll untuk Willie anjing mereka.
"Semuanya berawal dari kami yang ingin menemukan sesuatu untuk Willie pakai di musim dingin. Apalagi dia tipe terrier kecil yang mudah gemetar dan tidak punya banyak bulu. Tapi kami sangat kecewa dengan opsi busana di luaran sana untuk anjing," kata Mel dilansir Dailymail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Instagram Pet Haus |
Tak disangka, baju anjing buatan mereka yang dipakaikan ke Willie dapat respon mengejutkan. Ketika Willie diajak berjalan-jalan, banyak orang menanyakan Mel di mana membeli jaket denim tersebut. Kemudian Mel dan Matt terpikirkan untuk membuat brand busana anjing bernama PetHaus dengan gaya rock 'n roll yang memang jarang ada di pasaran.
Foto: Instagram Pet Haus |
Setelah mulai produksi, PetHaus banyak dapat pesanan hingga Mel harus berhenti dari pekerjaan sebelumnya. Mel yang awalnya membuat pesanan jaket di rumah harus melakukannya dengan bantuan pabrik meski harus di-customize lagi sebelum dikirim ke pemesan.
Foto: Instagram Pet Haus |
Foto: Instagram Pet Haus |












































Foto: Instagram Pet Haus
Foto: Instagram Pet Haus
Foto: Instagram Pet Haus
Foto: Instagram Pet Haus