Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tips Bangun Startup dari Pendiri Brand Lipstik Rollover Reaction

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 03 Feb 2017 16:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Rollover Reaction
Jakarta - Cukup banyak anak muda Indonesia yang sukses membangun bisnis model startup. Rollover Reaction bisa dibilang adalah salah satunya. Lipstik keluaran brand lokal tersebut mendapat sambutan hangat dari para pecinta dunia kecantikan. Belum genap satu tahun merilis produk, Rollover Reaction sudah menjadi satu merek yang diperhitungkan.

Rollover didirikan 2014 silam oleh empat orang sahabat SMA. Mereka adalah Dinar, Naya, Sarah, dan Novi yang sama-sama punya ketertarikan dengan bisnis dan kosmetik. Pasca keempatnya lulus kuliah, terpikirlah untuk membuat produk kecantikan yang berkualitas. Mereka pun segera melakukan riset untuk menemukan formula terbaiknya.

Jika banyak anak muda bingung mencari modal untuk bisnis pertama, sepertinya bisa mencontek cara Rollover. Para founder ternyata mengumpulkan modal dari investor. Sebelumnya mereka melakukan pitching untuk menampilkan ide bisnis dengan cara yang meyakinkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami pitching mulai dari kalangan terdekat. As long as idea-nya menarik, bisa kasih proyeksi rinci, profesional, ada business model, sepertinya nggak ada masalah. Kami develop dulu sample, tekstur, warna, packaging, reference, jadi bukan raw idea. Mungkin itu yang bikin meyakinkan," kata Naya selaku Chief Executive Officer Rollover Reaction di kantor Detikcom, Warung Buncit, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Tips Bangun Startup dari Pendiri Brand Lipstik Rollover ReactionFoto: Intan Kemala Sari/Wolipop
Diakui Naya, membangun startup menjadi pengalaman yang menyenangkan. Terlebih ia bisa melihat perkembangannya dan dapat mengarahkan ke mana bisnis akan berjalan secara langsung. Hal tersebut tentu tidak bisa dirasakan ketika Naya bekerja di sebuah perusahaan yang sudah 'jadi'.

Lalu bagaimana cara agar bisnis bisa berkembang seperti Rollover Reaction? Menurut pemilik nama lengkap Tinanda Nabila tersebut, penting untuk memilih bisnis sesuai minat. Kemudian jangan buat bisnis hanya karena sedang tren saja.

"Jangan terlalu ngikutin apa yang sedang hype terus buru-buru nyemplung without research dan deep knowledge dulu terhadap industri tersebut. Kadang orang suka latah ikutan bikin padahal mereka nggak tahu konsep dari bisnis itu kan menjawab masalah, kalau masalahnya nggak ada tapi mereka cuma nyemplung doang, itu nggak akan sustain," saran Naya.

Untuk Anda yang ingin membangun startup, disarankan pula untuk memanfaatkan media sosial, seperti Instagram hingga Youtube. Hal itu pula yang dilakukan oleh Rollover Reaction. Brand tersebut gencar promosi di media sosial walau mereka tidak melakukan endorse produk pada selebriti atau influencer.

"Pertama kami kirimkan (ke influencer) tanpa paid promo sama sekali. Karena kami develop ini selama dua tahun jadi kami mau tahu hasilnya dan alhamdulillah feedback-nya bagus. Itu advantage Rollover karena mereka tidak harus dibayar tapi (posting) karena suka. Sekarang, kami building loyalty customer dengan warna baru yang dikomunikasikan oleh influencer itu," ungkap wanita 23 tahun itu yang akan menjadi pembicara di acara Creativepreneur Corner 2017 di The Hall, Senayan City, Sabtu, (4/2/2017).

Tips Bangun Startup dari Pendiri Brand Lipstik Rollover ReactionFoto: Intan Kemala
Meski sudah punya nama di industri kecantikan Indonesia, Rollover Reaction tentu masih ingin berkembang. Mereka pun berharap bisa mengekspor hingga ke luar negeri. Saat ini lipstik cair dengan hasil akhir matte dari brand ini sudah mulai merambah ke Singapura. (ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads