Liputan Khusus Endorsement
Beda Endorsement Seleb Dulu dan Sekarang, Dulu 'Gratis' Sekarang Bertarif
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 08 Apr 2016 07:29 WIB
Jakarta
-
Online shop yang semakin menjamur membuat para pemiliknya harus berusaha keras agar toko virtual mereka tidak sepi pembeli. Salah satunya adalah rela membayar selebriti yang populer di Instagram untuk mempromosikan barang yang dijual mereka.
Padahal dulu, sejak awal endorsement selebriti berawal dari Twitter, para selebriti tersebut tidak pernah meminta atau mematok bayaran kepada para online shop. Mereka melakukannya dengan suka rela dengan simbiosis mutualisme bagi kedua belah pihak. Sang selebriti mendapatkan barang secara cuma-cuma, dan online shop pun banyak diserbu para pembeli yang merupakan followers dari selebriti tersebut.
Dituturkan oleh Sarah, wanita yang menjadi admin sebuah online shop yang menjual celana bahan katun mengatakan, saat ia mengendorse beberapa selebriti dan selebgram, ia tidak harus mengeluarkan biaya. "Dulu kita endorse seorang aktris tidak mengeluarkan biaya. Dia jadi aktris pertama yang kita endorse. Ada juga selebgram yang tidak mengenakan fee endorse," tuturnya ketika dihubungi Wolipop, Selasa, (5/4/2016).
Tetapi kini, para selebriti dan selebgram tersebut memiliki tarif tersendiri jika ada online shop yang ingin mengendorsenya. Biaya yang ditawarkan pun beragam, ada yang masih puluhan ribu rupiah, bahkan hingga puluhan juta rupiah untuk satu barang yang di-endorse. Lantas apa alasannya endorse selebriti kini berbayar?
Dituturkan oleh salah satu pemilik online shop, Rino, kebutuhan yang tinggi dan momen yang tepat menjadi alasan utama mengapa kini online shop rela membayar para endorser populer tersebut untuk mempromosikan produk yang dijualnya. Harapannya, mereka bisa balik modal atau mendapatkan keuntungan yang lebih besar setelah mengendorse selebriti atau selebgram tersebut.
"Selama bisa ambil peluang untuk mendapatkan uang, ya kenapa tidak? Ada selebriti Indonesia yang satu kali posting foto ke Instagram biayanya Rp 7 juta per online shop. Dia buka slot endorse 25 foto. Dalam sebulan posting foto saja sudah dapat Rp 175 juta," beber Rino yang memiliki toko virtual @sepatu_originalgrade di Instagram itu saat dihubungi Wolipop, Rabu, (6/4/2016).
Pendapat lain datang dari jasa pengelola endorsement selebgram dan selebriti, Iconic Sister, tidak dapat dipungkiri untuk saat ini endorsement secara garis besar tidak berbeda jauh dengan iklan. Yang membedakannya hanya selebriti tersebut dapat memilih produk yang ingin dipakai dan tidak dipakai sesuai dengan style artis tersebut.
"Endorse lebih menekankan bahwa produk yang dipakai memang disukai selebriti tersebut, bukan hanya seperti iklan. Selain itu endorsement juga hanya di-posting di akun Instagram saja, tidak dipergunakan untuk akun sosial media lainnya," ungkap salah satu perwakilan Iconic Sister, Ega, saat dihubungi Wolipop via e-mail, Rabu (6/4/2016).
Alasan lainnya dari endorsement berbayar adalah, selebriti atau selebgram jadi lebih memiliki rasa tanggung jawab akan produk dan biaya yang diterimanya. Karena ada pengalaman, jika endorsement dilakukan secara gratis, barang yang diterima tidak di unggah ke Instagram.
"Barang jadi tidak di posting karena mungkin terlalu banyak yang diterima sehingga tidak ingat produk tersebut diberikan oleh online shop yang mana saja," tutup Ega yang pernah menangani endorse selebriti seperti Tyas Mirasih, Ayu Ting-ting, Nabila Syakieb, Shandy Aulia, dan Glenn Alinskie itu.
(int/eny)
Padahal dulu, sejak awal endorsement selebriti berawal dari Twitter, para selebriti tersebut tidak pernah meminta atau mematok bayaran kepada para online shop. Mereka melakukannya dengan suka rela dengan simbiosis mutualisme bagi kedua belah pihak. Sang selebriti mendapatkan barang secara cuma-cuma, dan online shop pun banyak diserbu para pembeli yang merupakan followers dari selebriti tersebut.
Dituturkan oleh Sarah, wanita yang menjadi admin sebuah online shop yang menjual celana bahan katun mengatakan, saat ia mengendorse beberapa selebriti dan selebgram, ia tidak harus mengeluarkan biaya. "Dulu kita endorse seorang aktris tidak mengeluarkan biaya. Dia jadi aktris pertama yang kita endorse. Ada juga selebgram yang tidak mengenakan fee endorse," tuturnya ketika dihubungi Wolipop, Selasa, (5/4/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan oleh salah satu pemilik online shop, Rino, kebutuhan yang tinggi dan momen yang tepat menjadi alasan utama mengapa kini online shop rela membayar para endorser populer tersebut untuk mempromosikan produk yang dijualnya. Harapannya, mereka bisa balik modal atau mendapatkan keuntungan yang lebih besar setelah mengendorse selebriti atau selebgram tersebut.
"Selama bisa ambil peluang untuk mendapatkan uang, ya kenapa tidak? Ada selebriti Indonesia yang satu kali posting foto ke Instagram biayanya Rp 7 juta per online shop. Dia buka slot endorse 25 foto. Dalam sebulan posting foto saja sudah dapat Rp 175 juta," beber Rino yang memiliki toko virtual @sepatu_originalgrade di Instagram itu saat dihubungi Wolipop, Rabu, (6/4/2016).
Pendapat lain datang dari jasa pengelola endorsement selebgram dan selebriti, Iconic Sister, tidak dapat dipungkiri untuk saat ini endorsement secara garis besar tidak berbeda jauh dengan iklan. Yang membedakannya hanya selebriti tersebut dapat memilih produk yang ingin dipakai dan tidak dipakai sesuai dengan style artis tersebut.
"Endorse lebih menekankan bahwa produk yang dipakai memang disukai selebriti tersebut, bukan hanya seperti iklan. Selain itu endorsement juga hanya di-posting di akun Instagram saja, tidak dipergunakan untuk akun sosial media lainnya," ungkap salah satu perwakilan Iconic Sister, Ega, saat dihubungi Wolipop via e-mail, Rabu (6/4/2016).
Alasan lainnya dari endorsement berbayar adalah, selebriti atau selebgram jadi lebih memiliki rasa tanggung jawab akan produk dan biaya yang diterimanya. Karena ada pengalaman, jika endorsement dilakukan secara gratis, barang yang diterima tidak di unggah ke Instagram.
"Barang jadi tidak di posting karena mungkin terlalu banyak yang diterima sehingga tidak ingat produk tersebut diberikan oleh online shop yang mana saja," tutup Ega yang pernah menangani endorse selebriti seperti Tyas Mirasih, Ayu Ting-ting, Nabila Syakieb, Shandy Aulia, dan Glenn Alinskie itu.
(int/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Jangan Biarkan Wajah Kusam, Ini Perawatan Simpelnya
Makanan & Minuman
Mie Sedaap Hadirkan Paket Lebaran 23 Pcs Edisi 2026, Cocok untuk Hampers
Fashion
Cari Tas Buat Sehari-hari? PUMA Phase 3 Cocok untuk Aktivitas Padat
Pakaian Wanita
3Second Kaos Wanita Berbahan Katun yang Lembut, Anti Gerah Dipakai Sepanjang Hari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Penampilan Terlalu Kurus Kelly Osbourne di BRIT Awards, Disebut Mayat Hidup
2
Viral Teori 'Kloning' Jim Carey Setelah Tampil Tak Dikenali
3
Gaya Agnez Mo di Dubai, Foto Bareng Unta-Pamer Body Goals Pakai Dress Cut Out
4
Gaya 'Lady Boss' Melania Trump di Meeting PBB Usai AS Serang Iran
5
Momen Gwyneth Paltrow Hilang Anting Sebelah di Actor Awards 2026
MOST COMMENTED











































