5 Hal yang Harus Selalu Tercantum Dalam Surat Lamaran
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 25 Jan 2016 07:54 WIB
Jakarta
-
Menulis surat lamaran yang potensial dilirik perekrut kerja tidak bisa dibilang mudah. Anda perlu memberikan impresi pertama yang menarik bahkan memikat sehingga bisa dipanggil untuk wawancara. Namun jangan pula menulis surat lamaran secara berlebihan yang membuang waktu dan tenaga Anda namun tidak menghasilkan apa-apa. Untuk Anda yang sedang kebingungan bagaimana menulis surat lamaran yang baik, simak lima hal yang perlu dicantumkan berikut ini:
1. Ringkas
Anda mungkin ingin menuliskan semua pengalaman atau keterampilan dalam CV atau surat lamaran. Namun hindari mencantumkan terlalu banyak hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Buatlah tulisan Anda singkat namun memikat. Tonjolkan mengenai hal-hal apa saja yang bisa Anda berikan pada perusahaan. Gunakan bahasa yang jelas dan ringkas namun tidak klise sehingga mudah dimengerti namun menarik.
2. Spesifik
Pelamar kerja biasanya mengirim CV dan surat lamaran ke banyak perusahaan. Meski begitu, hindari bersikap ceroboh dengan melakukan copy paste tulisan pada semua surat lamaran. Anda mungkin bisa menerapkan formula tulisan yang serupa namun isinya disesuaikan dengan perusahaan dan jenis profesi yang dilamarkan. Sebelumnya cari tahu terlebih dahulu mengenai perusahaan tersebut kemudian sesuaikan 'promosi diri' Anda dengan pekerjaan yang tengah diwarkan.
3. Statistik
Agar lebih menyakinkan tambahkan argumen atau pendapat Anda mengenai sesuatu dengan angka. Misalnya ketika Anda menyebutkan jika saat ini kemampuan berbahasa China (yang menjadi salah satu kemampuan Anda) sangat dibutuhkan. Anda bisa menuliskan berapa banyak perusahaan yang bekerja sama dengan pihak dari Tiongkok dan memerlukan staff dengan kemampuan tersebut.
4. Koneksi
Surat lamaran Anda akan lebih lengkap dengan adanya contact person yang bisa mengonfirmasi kemampuan Anda. Bahkan Forbes menyarankan jika daftar kontak tersebut diletakkan di bagian atas. Namun sebaiknya hubungi serta meminta izin dulu pada orang yang dicantumkan itu agar dia tidak kaget atau merasa Anda kurang profesional.
5. Personaliti
Jangan hanya fokus pada menonjolkan kemampuan, tunjukkan juga jika Anda mempunyai personaliti yang menarik. Misalnya dengan menunjukkan bila Anda antusias dalam bidang kerja yang dilamar. Gunakan pula bahasa yang tidak terlalu kaku namun tetap sopan sehingga bisa disukai perekrut kerja. Meski mengikuti sebuah format surat lamaran, jangan terlalu mengikutinya. Gunakan bahasa Anda sendiri sehingga tulisan jadi otentik. (ami/ays)
1. Ringkas
Anda mungkin ingin menuliskan semua pengalaman atau keterampilan dalam CV atau surat lamaran. Namun hindari mencantumkan terlalu banyak hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Buatlah tulisan Anda singkat namun memikat. Tonjolkan mengenai hal-hal apa saja yang bisa Anda berikan pada perusahaan. Gunakan bahasa yang jelas dan ringkas namun tidak klise sehingga mudah dimengerti namun menarik.
2. Spesifik
Pelamar kerja biasanya mengirim CV dan surat lamaran ke banyak perusahaan. Meski begitu, hindari bersikap ceroboh dengan melakukan copy paste tulisan pada semua surat lamaran. Anda mungkin bisa menerapkan formula tulisan yang serupa namun isinya disesuaikan dengan perusahaan dan jenis profesi yang dilamarkan. Sebelumnya cari tahu terlebih dahulu mengenai perusahaan tersebut kemudian sesuaikan 'promosi diri' Anda dengan pekerjaan yang tengah diwarkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar lebih menyakinkan tambahkan argumen atau pendapat Anda mengenai sesuatu dengan angka. Misalnya ketika Anda menyebutkan jika saat ini kemampuan berbahasa China (yang menjadi salah satu kemampuan Anda) sangat dibutuhkan. Anda bisa menuliskan berapa banyak perusahaan yang bekerja sama dengan pihak dari Tiongkok dan memerlukan staff dengan kemampuan tersebut.
4. Koneksi
Surat lamaran Anda akan lebih lengkap dengan adanya contact person yang bisa mengonfirmasi kemampuan Anda. Bahkan Forbes menyarankan jika daftar kontak tersebut diletakkan di bagian atas. Namun sebaiknya hubungi serta meminta izin dulu pada orang yang dicantumkan itu agar dia tidak kaget atau merasa Anda kurang profesional.
5. Personaliti
Jangan hanya fokus pada menonjolkan kemampuan, tunjukkan juga jika Anda mempunyai personaliti yang menarik. Misalnya dengan menunjukkan bila Anda antusias dalam bidang kerja yang dilamar. Gunakan pula bahasa yang tidak terlalu kaku namun tetap sopan sehingga bisa disukai perekrut kerja. Meski mengikuti sebuah format surat lamaran, jangan terlalu mengikutinya. Gunakan bahasa Anda sendiri sehingga tulisan jadi otentik. (ami/ays)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Potret Eks Penyanyi Cilik Maissy Kembali Disorot, Suami Digosipkan Selingkuh
2
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
3
Ramalan Zodiak 13 Maret: Cancer Masalah Datang, Leo Penuh Perjuangan
4
Foto: Eileen Gu Hingga Jennie Memukau di Fashion Show Chanel Fall 2026
5
Potret Shaloom Razade Setelah Oplas, Wajah Masih Bengkak & Hidung Diperban
MOST COMMENTED











































