Manfaat Santap Makan Siang Bersama Rekan Kerja Satu Tim
Rahmi Anjani - wolipop
Sabtu, 02 Jan 2016 11:37 WIB
Jakarta
-
Menikmati waktu istirahat bersama teman kerja menjadi rutinitas sebagian besar karyawan. Namun ada pula karyawan yang lebih senang menyantap makan siang sendirian, terutama di meja kerjanya. Meski hal itu tidak dilarang, sesekali mengajak teman untuk menyantap hidangan bersama tentu tak ada salahnya. Terlebih, aktivitas itu bisa meningkatkan performa kerja.
Hal tersebut terungkap dalam hasil penelitian terbaru yang dilakukan terhadap pemadam kebakaran di kota-kota besar Amerika Serikat. Riset yang diprakarsai para peneliti di Cornell University tersebut mengamati jika semakin sering makan bersama, semakin kompak karyawan dalam bekerja.
Setelah diteliti, pemadam kebakaran memang sering menyiapkan dan makan santapan siang bersama. Tak hanya itu, mereka juga saling membantu dalam hal memasak hingga mencuci piring. Sering melakukan berbagai hal bersama membuat mereka merasa seperti keluarga. Para responden pun mengaku jika hal tersebut tak hanya menguatkan ikatan di antara tim namun juga performa kerja divisi.
Berdasarkan laporan penelitian, mereka yang sering memasak bersama memiliki dua kali lipat sikap yang lebih kooperatif. Mereka juga diketahui lebih banyak membantu sesama rekan bahkan untuk hal-hal di luar pekerjaan.
Tapi di sisi lain, penelitian juga mengungkap bahwa kegiatan makan bersama pun bisa menimbulkan sisi negatif. Yakni munculnya grup-grup pertemanan yang menyebakan beberapa staf terisolasi dari yang lainnya. Maka sebaiknya jam makan siang bersama tidak memakan waktu terlalu lama, cukup maksimal satu jam.
Manfaat lain makan bersama adalah membangun pertemanan dan tim kerja yang solid. Ada baiknya jika saat makan siang, karyawan mau lebih membuka diri atau mendiskusikan hal-hal ringan soal pekerjaan. Misalnya bagi pekerja media, bisa mengangkat topik obrolan tentang berbagai peristiwa yang sedang hangat. Public relations, mungkin bisa membahas permasalahan sosial yang berkaitan dengan bidang pekerjaannya. (ami/hst)
Hal tersebut terungkap dalam hasil penelitian terbaru yang dilakukan terhadap pemadam kebakaran di kota-kota besar Amerika Serikat. Riset yang diprakarsai para peneliti di Cornell University tersebut mengamati jika semakin sering makan bersama, semakin kompak karyawan dalam bekerja.
Setelah diteliti, pemadam kebakaran memang sering menyiapkan dan makan santapan siang bersama. Tak hanya itu, mereka juga saling membantu dalam hal memasak hingga mencuci piring. Sering melakukan berbagai hal bersama membuat mereka merasa seperti keluarga. Para responden pun mengaku jika hal tersebut tak hanya menguatkan ikatan di antara tim namun juga performa kerja divisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi di sisi lain, penelitian juga mengungkap bahwa kegiatan makan bersama pun bisa menimbulkan sisi negatif. Yakni munculnya grup-grup pertemanan yang menyebakan beberapa staf terisolasi dari yang lainnya. Maka sebaiknya jam makan siang bersama tidak memakan waktu terlalu lama, cukup maksimal satu jam.
Manfaat lain makan bersama adalah membangun pertemanan dan tim kerja yang solid. Ada baiknya jika saat makan siang, karyawan mau lebih membuka diri atau mendiskusikan hal-hal ringan soal pekerjaan. Misalnya bagi pekerja media, bisa mengangkat topik obrolan tentang berbagai peristiwa yang sedang hangat. Public relations, mungkin bisa membahas permasalahan sosial yang berkaitan dengan bidang pekerjaannya. (ami/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Cushion Matte Korea Favorit, Rahasia Makeup Halus dan Tahan Lama dengan LANEIGE Neo Cushion Matte!
Elektronik & Gadget
KiiP Wireless DTH5 Tws Bluetooth, Earphone Wireless Stabil untuk Musik, Gaming, dan Aktivitas Aktif!
Olahraga
Rahasia Perut Kencang Tanpa Harus ke Gym! Cukup Pakai 2 Alat Ini di Rumah
Makanan & Minuman
Bikin Salad Saat Lebaran Bikin Semua Orang Nambah! Saus Ini Ternyata Jadi Kuncinya
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Kejam! Mantan Ratu Kecantikan Buang Bayi yang Masih Hidup ke Kantung Sampah
2
Pasangan Artis Ini Mencuri Ratusan Barang di Supermarket, Kini Ditangkap
3
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
4
Ramalan Zodiak Cinta 17 Maret: Pisces Atasi Konflik, Aries Redam Pertengkaran
5
Gaun Unik Lisa Rinna di Oscars Terbuat dari Rambut Manusia Seberat 5 Kg
MOST COMMENTED











































