Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sering Lembur, Karyawati di China Demo karena Tak Punya Kehidupan Cinta

Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 24 Nov 2015 18:45 WIB
...
Dok. Thinkstock
Jakarta - Bekerja tanpa mengenal waktu bisa membuat Anda kehilangan banyak kesempatan melakukan hal lain di luar pekerjaan. Mislanya saja bertemu keluarga dan teman-teman terdekat. Hal menyedihkan ini pun dialami seorang wanita asal China. Mengaku sering harus bekerja lembur hingga tak punya kehidupan lain, dia pun berdemo di jalanan menuntut kompensasi.

Aksi demonstrasi si wanita yang tak diketahui identitasnya ini menjadi ramai diperbincangkan setelah muncul dalam sebuah tayangan berita berbahasa China. Dalam video yang diunggah ke You Tube oleh akun BB Yang terlihat seorang wanita mengenakan tank top putih, celana hitam dan kemeja berwarna biru tampak berdiri di jalanan memegang poster.

Seperti dikutip Rocket News, demonstrasi tersebut dilakukan si wanita pada 18 November. Wanita itu melakukan protes di jalanan Shenzhen City, Guangdong, China. Poster yang ditulisnya berbahasa China. Jika diartikan tulisan dalam poster itu berbunyi: Bekerja lembur hingga larut mata membuatku menjadi wanita tua. Kehidupan cintaku maupun pekerjaanku sungguh menyedihkan. Aku menuntut kompensasi untuk pekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita 25 tahun itu mengklaim bekerja dalam jangka waktu lama hingga larut malam, bahkan terkadang membuatnya kurang tidur, membuat kondisi fisiknya melemah. Bekerja lembur juga mempercepat penuaan pada kulitnya.

Dalam wawancara berbeda, seorang pengacara di China mengatakan, tuntutan pekerja wanita tersebut akan sulit dipenuhi perusahaan. Hal itu karena apa yang dituntutnya memang bukan termasuk yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Meski demikian, aksi yang dilakukan wanita tersebut sukses mencuri perhatian sehingga menjadi isu panas di kalangan asosiasi buruh di China.

Pada media sosial China, aksi wanita muda tersebut juga ramai diperbincangkan. Banyak yang mendukungnya, tak sedikit juga yang menganggap aksinya sensasi belaka. “Kalau memang pekerjaannya sungguh buruk, dia seharusnya berganti pekerjaan,” demikian salah satu komentar netizen.

Bekerja lembur hingga larut malam, seperti yang dialami wanita China tersebut, nyatanya memang dapat berdampak buruk pada kesehatan. Penelitian yang dipublikasikan tahun 2011 dalam 'The Journal dari Sleep Research', menemukan fakta bahwa jumlah jam kerja yang berlebihan akan mengurangi kualitas tidur. Hal tersebut dapat menimbulkan dampak kesehatan seperti menurunnya tingkat memori, peningkatan berat badan, emosi tidak terkontrol dan masalah mood lainnya. Selain itu, Anda juga akan mendapat masalah kesehatan yang serius seperti jantung dan kanker.

(eny/eny)
...
Hide Ads