Cara Tampil Percaya Diri Saat Presentasi di Depan Banyak Orang
Intan Kemala Sari - wolipop
Sabtu, 19 Sep 2015 14:09 WIB
Jakarta
-
Bagi sebagian orang, berbicara di depan publik cukup sulit dilakukan. Bisa saja karena malu, gugup, atau tidak siap diperhatikan oleh orang banyak. Namun sebenarnya, hal tersebut bisa diatasi dengan cara yang tidak terlalu sulit.
Menurut standup comedian Ernest Prakasa yang menjadi pembicara di acara Marina FUNtastic Camp, Sandat Glamping Ubud, Bali, Jumat (18/9/2015), saat berbicara di depan orang banyak, tak sedikit dari mereka yang hanya melakukan hafalan materi.
"Kebanyakan hanya menghafal saja tetapi tidak dipraktikkan," ujar pria berusia 33 tahun ini.
Praktik yang dimaksud diibaratkan seperti gladi resik yang dilakukan secara langsung seolah-seolah ada banyak orang di hadapan kita. Jangan ragu untuk mengeluarkan suara dan berlatih hingga rasa gugup itu perlahan hilang.
"Kalau kita ngomong dengan nyaring, itu membantu kita untuk menghapal apa yang ingin dibicarakan dan jadi lebih percaya diri saat bicara di depan banyak orang," kata pria dua anak ini.
Selanjutnya, menguasai materi juga menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Jika kita sudah mengerti dan paham apa yang ingin dibicarakan, perlahan rasa gugup dan malu akan menghilang.
Selain itu, ada juga cara lain yang bisa dilakukan setiap kali ingin berbicara di depan orang banyak. Yakni dengan melakukan senam wajah dan mendengungkan pita suara (humming). Senam wajah bisa dilakukan dengan cara mengucapkan huruf vokal dengan mulut yang dibuka lebar-lebar, sedangkan mendengung untuk pemanasan pita suara agar tidak cepat lelah saat berbicara terus-menerus.
"Senam wajah untuk mengendurkan otot-otot dan memperlancar artikulasi suara agar lebih enak berbicaranya. Kalau kita bicaranya lancar, otomatis rasa percaya diri pasti muncul," katanya.
Ditambahkan oleh Putu Dessy Fridayanthi yang juga menjadi pembicara pada acara yang sama, untuk berbicara di depan publik diperlukan intonasi suara yang tepat. Selain itu, teknik stressing atau penekanan pada setiap kata juga perlu diperhatikan agar orang-orang bisa mengerti apa yang sedang dibicarakan.
"Intonasi, artikulasi, dan penekanan kata penting dilakukan saat ingin berbicara di depan publik. Kalau ketiganya dilewatkan, orang-orang jadi tidak tertarik mendengarkan Anda berbicara, dan Anda pun jadi kurang percaya diri," tutur penyiar radio dan MC ini.
(itn/hst)
Menurut standup comedian Ernest Prakasa yang menjadi pembicara di acara Marina FUNtastic Camp, Sandat Glamping Ubud, Bali, Jumat (18/9/2015), saat berbicara di depan orang banyak, tak sedikit dari mereka yang hanya melakukan hafalan materi.
"Kebanyakan hanya menghafal saja tetapi tidak dipraktikkan," ujar pria berusia 33 tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita ngomong dengan nyaring, itu membantu kita untuk menghapal apa yang ingin dibicarakan dan jadi lebih percaya diri saat bicara di depan banyak orang," kata pria dua anak ini.
Selanjutnya, menguasai materi juga menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Jika kita sudah mengerti dan paham apa yang ingin dibicarakan, perlahan rasa gugup dan malu akan menghilang.
Selain itu, ada juga cara lain yang bisa dilakukan setiap kali ingin berbicara di depan orang banyak. Yakni dengan melakukan senam wajah dan mendengungkan pita suara (humming). Senam wajah bisa dilakukan dengan cara mengucapkan huruf vokal dengan mulut yang dibuka lebar-lebar, sedangkan mendengung untuk pemanasan pita suara agar tidak cepat lelah saat berbicara terus-menerus.
"Senam wajah untuk mengendurkan otot-otot dan memperlancar artikulasi suara agar lebih enak berbicaranya. Kalau kita bicaranya lancar, otomatis rasa percaya diri pasti muncul," katanya.
Ditambahkan oleh Putu Dessy Fridayanthi yang juga menjadi pembicara pada acara yang sama, untuk berbicara di depan publik diperlukan intonasi suara yang tepat. Selain itu, teknik stressing atau penekanan pada setiap kata juga perlu diperhatikan agar orang-orang bisa mengerti apa yang sedang dibicarakan.
"Intonasi, artikulasi, dan penekanan kata penting dilakukan saat ingin berbicara di depan publik. Kalau ketiganya dilewatkan, orang-orang jadi tidak tertarik mendengarkan Anda berbicara, dan Anda pun jadi kurang percaya diri," tutur penyiar radio dan MC ini.
(itn/hst)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
2
Viral Verificator
Viral! Pria Australia Nikahi Wanita Sumsel, Mahar Fantastis Rp 10 Miliar
3
5 Gaya Melania Trump di Pesta Tahun Baru, Gaun Bling-bling Jadi Sorotan
4
Ramalan Zodiak 4 Januari: Aries Banyak Peluang, Taurus Jangan Putus Asa
5
Viral Verificator
Bukan Mobil Mewah, Viral Pengantin Ini Sunmori Naik Vespa Usai Akad Nikah
MOST COMMENTED











































