Narsis Hingga Apatis, 4 Sifat yang Bisa Menjatuhkan Karier Anda
Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 31 Jul 2015 07:50 WIB
Jakarta
-
Salah satu hal yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan kerja adalah karakteristik. Kerja keras atau kepintaran mungkin bisa membuka pintu karier namun karakteristik yang positif akan membawa Anda lebih jauh lagi. Untuk menjadi profesional berprestasi, sebaiknya Anda menghindarikan diri dari beberapa sifat-sifat tak terpuji. Berikut adalah empat karakteristik yang sebaiknya dijauhi karena dapat menjatuhkan Anda dalam karier.
1. Narsis
Narsis atau terlalu menjunjung tinggi diri sendiri mungkin bisa membantu kehidupan karier Anda. Orang narsis biasanya ingin tampil dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi sehingga baik untuk mempromosikan potensi diri. Untuk itu, pastikan jika sifat narsis Anda tidak mengarah ke hal-hal negatif. Misalnya dengan berpikir bahwa Anda lah satu-satunya orang paling penting di perusahaan. Karena hal tersebut akan menyusahkan rekan-rekan atau para anak buah. Dengan begitu Anda juga tidak akan menjadi pemimpin yang hebat.
2. Tidak Jujur
Bersikap tidak jujur sering menjatuhkan seorang pemimpin. Untuk itu, hindari melakukan kebohongan meskipun skalanya kecil. Kesalahan kecil yang ditutupi dengan kebohongan yang lebih besar akan menyebabkan malapetaka. Bukan itu saja, sikap tidak jujur bisa datang dari kegiatan bergosip. Misalnya ketika Anda membesar-besarkan keburukan atau memfitnah seseorang. Dikutip dari situss Time, ketidak jujuran pun bisa berasal dari terlalu banyak kompromi dan tidak menyampaikan pesan.
Baca Juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram
3. Pesimis
Untuk mencapai kesuksesan tentu Anda tidak boleh melihat segala sesuatunya dengan cara pandang negatif. Berpikir lah positif agar cita-cita bisa terwujud nyata. Bila menemukan kesulitan atau kegagalan dalam karier, usahakan untuk melihat sisi baik dan belajar untuk tidak mengulang kesalahan. Orang-orang yang pesimis biasanya tidak menyenangkan untuk diajak kerja sama. Anda bisa dijauhi klien atau rekan.
4. Apatis
Sikap apatis atau tidak peduli juga akan menghalangi seseorang untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Apalagi jika ketidak pedulian tersebut dicurahkan pada pekerjaan sendiri. Orang apatis biasanya tidak mau berpartisipasi dalam kerja voluntir. Untuk itu, mereka kurang potensial dalam mendapatkan lompatan atau tawaran karier yang lebih baik. Sikap buruk ini kadang mudah terlihat oleh orang lain. Untuk itu, pastikan jika atasan atau perekrut kerja tidak melihat sisi apatis dari diri Anda.
(ami/hst)
1. Narsis
Narsis atau terlalu menjunjung tinggi diri sendiri mungkin bisa membantu kehidupan karier Anda. Orang narsis biasanya ingin tampil dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi sehingga baik untuk mempromosikan potensi diri. Untuk itu, pastikan jika sifat narsis Anda tidak mengarah ke hal-hal negatif. Misalnya dengan berpikir bahwa Anda lah satu-satunya orang paling penting di perusahaan. Karena hal tersebut akan menyusahkan rekan-rekan atau para anak buah. Dengan begitu Anda juga tidak akan menjadi pemimpin yang hebat.
2. Tidak Jujur
Bersikap tidak jujur sering menjatuhkan seorang pemimpin. Untuk itu, hindari melakukan kebohongan meskipun skalanya kecil. Kesalahan kecil yang ditutupi dengan kebohongan yang lebih besar akan menyebabkan malapetaka. Bukan itu saja, sikap tidak jujur bisa datang dari kegiatan bergosip. Misalnya ketika Anda membesar-besarkan keburukan atau memfitnah seseorang. Dikutip dari situss Time, ketidak jujuran pun bisa berasal dari terlalu banyak kompromi dan tidak menyampaikan pesan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Pesimis
Untuk mencapai kesuksesan tentu Anda tidak boleh melihat segala sesuatunya dengan cara pandang negatif. Berpikir lah positif agar cita-cita bisa terwujud nyata. Bila menemukan kesulitan atau kegagalan dalam karier, usahakan untuk melihat sisi baik dan belajar untuk tidak mengulang kesalahan. Orang-orang yang pesimis biasanya tidak menyenangkan untuk diajak kerja sama. Anda bisa dijauhi klien atau rekan.
4. Apatis
Sikap apatis atau tidak peduli juga akan menghalangi seseorang untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Apalagi jika ketidak pedulian tersebut dicurahkan pada pekerjaan sendiri. Orang apatis biasanya tidak mau berpartisipasi dalam kerja voluntir. Untuk itu, mereka kurang potensial dalam mendapatkan lompatan atau tawaran karier yang lebih baik. Sikap buruk ini kadang mudah terlihat oleh orang lain. Untuk itu, pastikan jika atasan atau perekrut kerja tidak melihat sisi apatis dari diri Anda.
(ami/hst)
Elektronik & Gadget
Cari TWS Baru? AirPods Pro 3 Tawarkan Audio Adaptif dan ANC Lebih Canggih
Makanan & Minuman
Lactose Intolerant? Coba Susu Kedelai Bubuk Ini sebagai Pengganti Susu Sapi
Makanan & Minuman
Cuma Tambah Lauk Ini, Nasi Hangat Jadi 10x Lebih Enak!
Kesehatan
Mudik Anti Drama! Ini Obat Ampuh Cegah Mabuk Perjalanan untuk Dewasa dan Anak
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Istri Tyson Fury Tak Siap Jadi Nenek di Usia 37, Putrinya Dinikahkan Usia 17
2
5 Gaya Emma Stone Pamer Punggung di Red Carpet Oscars, Seksi-Elegan
3
TikTok Viral
Viral Pria Mudik Denpasar-Ciamis Naik Motor, Bawa Kucing dan Anak-anaknya
4
Ramalan Zodiak 17 Maret: Aquarius Kinerja Menurun, Pisces Hadapi Gunjingan
5
Foto Selebgram Agnes Jennifer, Pilih Cerai Usai Bongkar Perselingkuhan Suami
MOST COMMENTED











































