5 Cara Bijak Menghadapi Kritikan di Tempat Kerja

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 22 Jun 2015 18:47 WIB
Dok. Thinkstock Dok. Thinkstock

Jakarta -

Hampir semua karyawan pasti mengetahui jika kritik adalah bagian dari pembelajaran dalam berkarier. Meski begitu kritikan tidak selalu menyenangkan ketika diterima. Walau merasa kesal, malu, bahkan marah, ada baiknya bila Anda tidak terlalu mengambil hati setiap ulasan buruk yang datang terkait performa kerja. Agar Anda bisa terus berprestasi tanpa trauma karena takut dikritik rekan dan atasan, simak lima tipsnya berikut ini:

1. Hindari Bersikap Defensif
Ketika menerima kritik, pasti ada keinginan besar untuk membela diri di hadapan rekan atau atasan. Sebaiknya hindari bersikap defensif seperti itu karena akan membuat Anda terlihat seperti karyawan yang tidak mau menerima saran dari orang lain. Dikutip dari BBC, Ruth Ross, seorang penulis dan pembicara menyarankan jika Anda tidak mengerti sepenuhnya tentang apa yang dikeluhkan, usahakan untuk menanyakannya secara baik-baik. Sebaiknya tarik nafas terlebih dahulu sebelum bertanya agar Anda tenang dan tidak terbawa emosi.

2. Tidak Memperlihatkan Sikap Negatif
Wajar jika kritikan mempengaruhi mood dalam bekerja. Namun usahakan untuk tidak terlalu menunjukkannya di depan para kolega. Terlebih bila Anda masih menyukai tempat bekerja dan ingin tetap bertahan dalam jangka waktu yang lama.

"Cobalah untuk berpikir bahwa ulasan buruk terhadap perfoma yang Anda terima adalah sebuah situasi yang bisa diperbaiki. Ini bukan tentang Anda secara pribadi. Dengan cara pikir itu, Anda tidak akan melihat diri sendiri sebagai korban tapi sebagai partisipan aktif di situasi yang Anda bisa dan akan membantu perbaiki di masa depan," ujar Dr Uta Bindl, seorang associate professor management di London School of Economics.

3. Lakukan Sesuatu yang Menyenangkan
Daripada melampiaskan rasa kesal dengan menggerutu atau menekuk wajah, lebih baik berusaha melupakannya. Ketika kritikan cukup membekas hati dan membuat Anda emosional, hal tersebut memang tidak terlalu mudah dilakukan. Namun Anda bisa mengusahakannya dengan melakukan hal-hal menyenangkan atau membuat tenang. Misalnya dengan minum kopi.

"Ketika Anda tiba di rumah, tidak masalah untuk bersedih. Biarkan teman-teman menghibur Anda dengan minum kopi bersama atau mengajak pasangan makan malam. Untuk membuat Anda merasa lebih baik, terlibatlah dalam aktivitas yang Anda tahu Anda akan nikmati," kata Uta.

4. Bicara Empat Mata
Jika Anda masih merasa sangat setuju dan tidak terima dengan kritik yang dilontarkan atasan atau rekan, bicarakanlah empat mata. Saat melakukan konfrontasi sebaiknya Anda tidak terlalu membela diri. Jangan lupa untuk mengucapkan rasa terima kasih terhadap kritikan tersebut. Bersikaplah terbuka untuk menerima saran dan kemungkinan untuk berubah.

"Akui kritikan-kritikan yang Anda setuju dan katakan jika Anda bisa berubah sehingga kesalahan itu tidak akan terulang. Kritikan-kritikan yang tidak Anda setuju, jelaskanlah mengapa. Jangan lakukan sendirian. Sebelum meeting, ajak beberapa teman untuk mengulas respon Anda dan minta berikan ulasan," saran Mike Stallard selaku pendiri dari manajemen konsultan bisnis.

5. Ambil Pelajaran
Mendapat kritikan tentu bukan akhir dari perjalanan karier Anda. Bisa jadi hal tersebut adalah jalan pembuka untuk kesuksesan kerja. Ingatkan pada diri Anda sendiri bahwa kritikan atau ulasan buruk terhadap performa kerja penting untuk perkembangan karier dan karakter diri. Akui kesalahan tersebut dan ambil kritikan sebagai pelajaran.

(ami/fer)