6 Cara Agar Si 'Pendiam' Lebih Menonjol di Tempat Kerja
wolipop
Jumat, 02 Jan 2015 19:14 WIB
Jakarta
-
Sudah bekerja cukup lama namun bos besar masih juga belum tahu nama Anda? Mungkin tahun 2015 bisa dijadikan momen untuk lebih dikenal banyak rekan dan atasan. Dengan dikenal para kolega, Anda bisa lebih mudah diberi tugas atau kepercayaan yang memungkinkan kenaikan jabatan atau penghasilan jadi lebih cepat. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa menjadi orang 'tertinggal' di sebuah komunitas membuat individu yang bersangkutan bisa lebih rentan menderita gangguan kesehatan fisik juga mental.
Bagi pekerja yang cenderung introvert atau pendiam, mungkin hal ini adalah sebuah tantangan. Namun sebenarnya untuk tampil lebih menonjol di tempat kerja, para karyawan pendiam tak perlu menarik perhatian dengan bertingkah berlebihan. Ada beberapa cara yang bisa membuat Anda lebih dikenal tanpa berlagak di luar jati diri yang sebenarnya. Berikut adalah sejumlah tips yang bisa dilakukan:
1. Hadapi Satu Persatu
Dikutip dari situs Dailyworth, karyawan yang kurang terbiasa bersikap terbuka kepada banyak orang tak perlu berubah menjadi orang yang 'ramai' ketika ingin menonjolkan diri pada atasan. Menurut Patty Buccellato, seorang konsultan imej, Anda bisa menarik perhatian atasan dengan banyak melakukan diskusi one on one. Misalnya dengan berdiskusi sambil minum kopi di kantin ketika ingin mengutarakan sebuah masalah. Atau jika kurang nyaman mengemukakan sebuah ide di pertemuan terbuka, Anda bisa menyampaikannya di tempat yang lebih pribadi.
"Ini bukan tentang kepandaian atau keterampilan. Kemampuan individual berperan sangat sedikit pada sebuah keberhasilan. Anda harus berhubungan dengan orang lain juga," jelasnya.
2. Lebih Banyak Menerima Tanggung Jawab
Upaya untuk lebih dikenal bisa dilakukan dengan menerima lebih banyak tanggung jawab, terutama yang memungkinkan Anda bekerja sama dengan kolega di luar divisi. Meskipun nantinya peran Anda belum terlalu menonjol, paling tidak nama Anda akan lebih sering disebut di pertemuan. Namun hindari bersikap terlalu ambisius dengan menyanggupi tugas yang tidak dikuasai.
3. Tampil Lebih Menarik
Mungkin ada sebagian dari Anda yang tidak setuju jika terlihat menarik dari sisi penampilan bisa menjadi jalan pintas demi lebih dikenal. Namun tidak dengan para konsultan imej yang menyatakan jika berdandan lebih baik bisa memberi perubahan pada perkembangan karir.
Konsultan Sola A. Adelowo pun memberi sebuah contoh di mana ada seorang pekerja yang berdandan terlalu kasual menyebabkannya jadi kurang dipercaya. Meski secara kemampuan dia sangat kompeten, para atasan melihat karyawan tersebut belum mampu menempati posisi tinggi. Hal tersebut dikarenakan penampilannya yang kurang menjanjikan dibanding rekan-rekan lain yang berdandan lebih pantas.
4. Tonjolkan Bahasa Tubuh
Tak suka banyak bicara menggunakan kata-kata? Bukan masalah. Gunakan saja bahasa tubuh untuk lebih menarik perhatian. Menurut pelatih karir Lissa Male, orang akan memperlakukan Anda sebagaimana Anda bersikap. Jadi berlagaklah seperti seorang karyawan yang berwibawa.
Ia pun menyarankan agar mereka yang ingin menonjolkan diri untuk berdiri dengan postur lebih tegap. Kemudian jangan ragu untuk mendongakkan kepala (tanpa terlihat sombong). Lalu gunakan kontak mata untuk menunjukkan ketertarikan. Selanjutnya, bergeraklah dengan perlahan namun penuh daya. Terakhir, banyak tersenyum untuk menunjukkan bahwa Anda percaya diri dan mudah didekati.
5. Jangan Hindari Konflik
Sebagian orang lebih memilih untuk mengalah daripada menimbulkan konflik. Hal ini lebih tepat jika dilakukan dalam keluarga, tidak di tempat kerja. Bukan bermaksud untuk mendorong Anda jadi orang yang suka bermasalah, namun terkadang karyawan yang vokal dalam menyelesaikan persoalan lebih membuat banyak orang penasaran dan ingin mengenal secara lebih dekat. Mereka juga kerap dinilai lebih efektif dan efisien ketika dihadapkan dalam sebuah situasi yang kurang menyenangkan sehingga bos bisa lebih percaya untuk memberi tanggung jawab besar.
6. Semangati Tim
Ketika Anda tidak nyaman menonjolkan diri sendiri demi menarik perhatian, alihkan fokusnya pada orang lain. Misalnya jika ada seorang rekan yang mengenakan baju yang menarik, jangan ragu untuk memberi pujian. Atau dengan bersikap perhatian bila ada seorang rekan tengah sakit. Hal tersebut akan membuat para rekan lebih menaruh perhatian dan simpati pada Anda.
"Menjadi orang yang memiliki banyak pengetahuan memang diharapkan dari rekan-rekan. Namun itu saja tidak cukup. Karena orang ingin diperhatikan, didengar, dan merasa penting," ujar ahli karir Diane Craig.
(ami/eny)
Bagi pekerja yang cenderung introvert atau pendiam, mungkin hal ini adalah sebuah tantangan. Namun sebenarnya untuk tampil lebih menonjol di tempat kerja, para karyawan pendiam tak perlu menarik perhatian dengan bertingkah berlebihan. Ada beberapa cara yang bisa membuat Anda lebih dikenal tanpa berlagak di luar jati diri yang sebenarnya. Berikut adalah sejumlah tips yang bisa dilakukan:
1. Hadapi Satu Persatu
Dikutip dari situs Dailyworth, karyawan yang kurang terbiasa bersikap terbuka kepada banyak orang tak perlu berubah menjadi orang yang 'ramai' ketika ingin menonjolkan diri pada atasan. Menurut Patty Buccellato, seorang konsultan imej, Anda bisa menarik perhatian atasan dengan banyak melakukan diskusi one on one. Misalnya dengan berdiskusi sambil minum kopi di kantin ketika ingin mengutarakan sebuah masalah. Atau jika kurang nyaman mengemukakan sebuah ide di pertemuan terbuka, Anda bisa menyampaikannya di tempat yang lebih pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Lebih Banyak Menerima Tanggung Jawab
Upaya untuk lebih dikenal bisa dilakukan dengan menerima lebih banyak tanggung jawab, terutama yang memungkinkan Anda bekerja sama dengan kolega di luar divisi. Meskipun nantinya peran Anda belum terlalu menonjol, paling tidak nama Anda akan lebih sering disebut di pertemuan. Namun hindari bersikap terlalu ambisius dengan menyanggupi tugas yang tidak dikuasai.
3. Tampil Lebih Menarik
Mungkin ada sebagian dari Anda yang tidak setuju jika terlihat menarik dari sisi penampilan bisa menjadi jalan pintas demi lebih dikenal. Namun tidak dengan para konsultan imej yang menyatakan jika berdandan lebih baik bisa memberi perubahan pada perkembangan karir.
Konsultan Sola A. Adelowo pun memberi sebuah contoh di mana ada seorang pekerja yang berdandan terlalu kasual menyebabkannya jadi kurang dipercaya. Meski secara kemampuan dia sangat kompeten, para atasan melihat karyawan tersebut belum mampu menempati posisi tinggi. Hal tersebut dikarenakan penampilannya yang kurang menjanjikan dibanding rekan-rekan lain yang berdandan lebih pantas.
4. Tonjolkan Bahasa Tubuh
Tak suka banyak bicara menggunakan kata-kata? Bukan masalah. Gunakan saja bahasa tubuh untuk lebih menarik perhatian. Menurut pelatih karir Lissa Male, orang akan memperlakukan Anda sebagaimana Anda bersikap. Jadi berlagaklah seperti seorang karyawan yang berwibawa.
Ia pun menyarankan agar mereka yang ingin menonjolkan diri untuk berdiri dengan postur lebih tegap. Kemudian jangan ragu untuk mendongakkan kepala (tanpa terlihat sombong). Lalu gunakan kontak mata untuk menunjukkan ketertarikan. Selanjutnya, bergeraklah dengan perlahan namun penuh daya. Terakhir, banyak tersenyum untuk menunjukkan bahwa Anda percaya diri dan mudah didekati.
5. Jangan Hindari Konflik
Sebagian orang lebih memilih untuk mengalah daripada menimbulkan konflik. Hal ini lebih tepat jika dilakukan dalam keluarga, tidak di tempat kerja. Bukan bermaksud untuk mendorong Anda jadi orang yang suka bermasalah, namun terkadang karyawan yang vokal dalam menyelesaikan persoalan lebih membuat banyak orang penasaran dan ingin mengenal secara lebih dekat. Mereka juga kerap dinilai lebih efektif dan efisien ketika dihadapkan dalam sebuah situasi yang kurang menyenangkan sehingga bos bisa lebih percaya untuk memberi tanggung jawab besar.
6. Semangati Tim
Ketika Anda tidak nyaman menonjolkan diri sendiri demi menarik perhatian, alihkan fokusnya pada orang lain. Misalnya jika ada seorang rekan yang mengenakan baju yang menarik, jangan ragu untuk memberi pujian. Atau dengan bersikap perhatian bila ada seorang rekan tengah sakit. Hal tersebut akan membuat para rekan lebih menaruh perhatian dan simpati pada Anda.
"Menjadi orang yang memiliki banyak pengetahuan memang diharapkan dari rekan-rekan. Namun itu saja tidak cukup. Karena orang ingin diperhatikan, didengar, dan merasa penting," ujar ahli karir Diane Craig.
(ami/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Elektronik & Gadget
SONY WF-1000XM5 Noise Cancelling True Wireless Earbuds, True Wireless Premium dengan Noise Cancelling Paling Serius di Kelasnya!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sunscreen Lokal Favorit yang Wajib Dicoba di Bulan Ramadan Supaya Kulit Tetap Terjaga dari Sinar Matahari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun
2
Foto: Kate Moss Kembali ke Catwalk Gucci, Seksi Pakai Gaun G-String
3
Pesona Natural Steffi Zamora Usai Lewati Flamingo Era, Makin Glowing & Fresh
4
10 Artis Korea yang Paling Laku Jadi Bintang Iklan, Byeon Woo Seok No. 1
5
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
MOST COMMENTED











































