Laporan dari London
Kisah Sukses Wanita Lulusan Teknik yang Berbisnis Hijab
wolipop
Senin, 10 Nov 2014 18:03 WIB
Jakarta
-
"Aku dan suami biasanya evaluasi bisnis satu tahun setelah buka toko. Tapi ini baru empat bulan sudah keliatan pergerakannya. Setelah itu kita mutusin untuk buka toko lagi," ujarnya saat berbincang dengan Wolipop di Holiday Inn, Slough, Inggris, Minggu (9/11/2014).
Toko kedua dipegang oleh suami Agustina, Teguh Atmajaya. Toko kedua yang baru di buka pada awal tahun ini pun mendulang prestasi. Hingga Agustina dan Teguh menjadi mitra yang sama-sama berprestasi dan keduanya pun berhasil mendapatkan penghargaan dengan hadiah berlibur ke Inggris.
"Toko kedua buka Februari. Ini belum setahun, baru sembilan bulan kita udah bisa ikut reward," ujarnya.
Sebelum bergabung berjualan hijab bersama sebuah brand lokal dan memiliki dua toko di ITC Cempaka Mas dan Ruko Mandiri, Rawamangun, Jakarta, ia telah memiliki tujuh toko hijab lainnya dari berbagai brand hijab. Ia mencoba peruntungan berbisnis hijab sejak 2007. Kala itu, ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya di sebuah perusahaan swasta karena ingin memiliki usaha sendiri.
Kemudian ia mulai mengembangkan bisnisnya dengan membuka toko hijab dari berbagai merek hijab. Setelah beberapa tahun berbisnis hijab, Agustina merasakan dampak keuntungan yang cukup besar. (kik/eny)
Bisnis hijab saat ini sangat menjanjikan dan menguntungkan. Hal tersebut tak terlepas dari seiring berkembangnya tren fashion hijab yang semakin digemari. Itulah yang dirasakan oleh Agustina Udayasari, salah seorang mitra dari brand hijab.
Wanita 35 tahun itu memulai usahanya dengan modal Rp 400 juta. Dengan modal tersebut, mantan karyawan sebuah perusahaan swasta itu kini telah memiliki dua toko hijab dan busana muslim.
Wanita lulusan Teknik Elektro Universitas Indonesia itu berjualan hijab sejak Maret 2013. Setelah melihat kemajuan bisnis hijabnya yang cukup pesat, Agustina berani membuka toko kedua, padahal saat itu baru empat bulan pembukaan toko pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toko kedua dipegang oleh suami Agustina, Teguh Atmajaya. Toko kedua yang baru di buka pada awal tahun ini pun mendulang prestasi. Hingga Agustina dan Teguh menjadi mitra yang sama-sama berprestasi dan keduanya pun berhasil mendapatkan penghargaan dengan hadiah berlibur ke Inggris.
"Toko kedua buka Februari. Ini belum setahun, baru sembilan bulan kita udah bisa ikut reward," ujarnya.
Sebelum bergabung berjualan hijab bersama sebuah brand lokal dan memiliki dua toko di ITC Cempaka Mas dan Ruko Mandiri, Rawamangun, Jakarta, ia telah memiliki tujuh toko hijab lainnya dari berbagai brand hijab. Ia mencoba peruntungan berbisnis hijab sejak 2007. Kala itu, ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya di sebuah perusahaan swasta karena ingin memiliki usaha sendiri.
Kemudian ia mulai mengembangkan bisnisnya dengan membuka toko hijab dari berbagai merek hijab. Setelah beberapa tahun berbisnis hijab, Agustina merasakan dampak keuntungan yang cukup besar. (kik/eny)











































