4 Cara Hadapi Atasan yang Kurang Bisa Dipercaya
Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 23 Mei 2014 18:30 WIB
Jakarta
-
Umumnya, seorang atasan adalah sosok yang dipercaya dan dihargai pendapatnya. Namun bagaimana jika bos yang seharusnya dapat diandalkan ternyata adalah orang yang omongannya tak bisa dipegang dan suka berbohong? Terlebih jika itu menyangkut persoalan bisnis yang melibatkan hukum. Sebagai bawahan yang seharusnya mengikuti perintahnya, Anda pun jadi serba salah harus bagaimana bersikap. Jika memang Anda merasa atasan benar-benar orang yang kurang bisa dipercaya sebaiknya janganlah hanya sibuk membicarakannya dengan rekan-rekan. Inilah empat cara menghadapinya yang dikutip dari situs BBC:
1. Hindari Konfrontasi Langsung
Untuk menghindari bos akan memusuhi Anda, sebaiknya hal ini tidak dibicarakan langsung dengannya. Meskipun secara pesonal Anda berdua cukup dekat, tetap saja hal tersebut menyangkut bisnis yang harus diselesaikan secara profesional.
2. Laporkan Manajemen
Jika memang sikap bos sudah kelewatan dan membahayakan perusahaan, ada baiknya segeralah diskusikan solusinya dengan pihak manajemen. Mereka adalah orang yang tepat untuk mengatasi hal seperti ini. Pastikan pula, seseorang yang akan mewakili manajemen dan berbicara kepada atasan tidak akan menyebutkan bahwa Anda adalah pelapornya. Karena hal tersebut dapat menempatkan Anda di posisi yang tidak enak.
3. Ajak Rekan
Sebelum melapor ke menajemen, ada baiknya untuk mengajak serta rekan-rekan untuk sama-sama melaporkannya. Dengan begitu, argumen Anda tentang atasan jadi lebih masuk akal dan bisa dipercaya. Anda juga bukan menjadi satu-satu karyawan yang akan disalahkan atau dimusuhi bos ketika dia sudah tahu bahwa dia dilaporkan.
4. Pikirkan Risikonya
Sebenarnya baik melaporkan atau tidak, keduanya sama-sama ada akibatnya. Pikirkan baik-baik, apakah dengan mengadukan sikap bos akan berpengaruh terhadap kredibilitas dan jalan karir Anda. Jika memang sudah mantap akan lapor, tak ada salahnya Anda mulai mencari karir cadangan jika saja skenario terburuk mengharuskan untuk meninggalkan pekerjaan.
(asf/asf)
1. Hindari Konfrontasi Langsung
Untuk menghindari bos akan memusuhi Anda, sebaiknya hal ini tidak dibicarakan langsung dengannya. Meskipun secara pesonal Anda berdua cukup dekat, tetap saja hal tersebut menyangkut bisnis yang harus diselesaikan secara profesional.
2. Laporkan Manajemen
Jika memang sikap bos sudah kelewatan dan membahayakan perusahaan, ada baiknya segeralah diskusikan solusinya dengan pihak manajemen. Mereka adalah orang yang tepat untuk mengatasi hal seperti ini. Pastikan pula, seseorang yang akan mewakili manajemen dan berbicara kepada atasan tidak akan menyebutkan bahwa Anda adalah pelapornya. Karena hal tersebut dapat menempatkan Anda di posisi yang tidak enak.
3. Ajak Rekan
Sebelum melapor ke menajemen, ada baiknya untuk mengajak serta rekan-rekan untuk sama-sama melaporkannya. Dengan begitu, argumen Anda tentang atasan jadi lebih masuk akal dan bisa dipercaya. Anda juga bukan menjadi satu-satu karyawan yang akan disalahkan atau dimusuhi bos ketika dia sudah tahu bahwa dia dilaporkan.
4. Pikirkan Risikonya
Sebenarnya baik melaporkan atau tidak, keduanya sama-sama ada akibatnya. Pikirkan baik-baik, apakah dengan mengadukan sikap bos akan berpengaruh terhadap kredibilitas dan jalan karir Anda. Jika memang sudah mantap akan lapor, tak ada salahnya Anda mulai mencari karir cadangan jika saja skenario terburuk mengharuskan untuk meninggalkan pekerjaan.
(asf/asf)
Kesehatan
Lagi Ngurangin Gula & Camilan Berat? Peach Gum Jadi Dessert Nikmat Versi Lebih Sehat
Olahraga
Dari Smartwatch hingga Headphone, 4 Perlengkapan Ini Bikin Kamu Makin Semangat Lari
Olahraga
Bola Futsal Berkualitas untuk Latihan Rutin Optimal, Proteam Original Striker Size 5
Hobi dan Mainan
Barang Lebih Aman Saat Bepergian, Ini 3 Rekomendasi Tas dan Koper yang Ringkas dan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Potret Dian Sastro Ikut Tren 2016 Hingga 1996, Nostalgia Jadi Gadis Sampul
2
Alasan Brooklyn Beckham 'Meledak', Ungkap Permasalahan Keluarga di Instagram
3
Viral Foto Sadio Mane Bersama Istri dan Anak Setelah Menang Piala Afrika 2025
4
4 Zodiak Ini Bisa Punya Pacar Tanpa Kehilangan Sahabat
5
9 Drama Go Youn Jung, Terbaru Bintangi Can This Love Be Translated
MOST COMMENTED











































