Liputan Khusus Pembajakan di Dunia Kerja
Jadi Karyawan Berprestasi dan Pengalaman? Siap-siap Dibajak Perusahaan Lain
wolipop
Jumat, 07 Mar 2014 08:05 WIB
Jakarta
-
Berprestasi di dunia kerja bisa memberikan keuntungan untuk Anda para karyawan. Bukan hanya mendapat bonus dan kenaikan gaji, perusahaan lain pun bisa melirik dan membajak Anda. Saat dibajak, siap-siap mendapat berbagai tawaran menggiurkan.
Sistem bajak-membajak karyawan ini sudah menjadi hal umum di dunia kerja. Biasanya perusahaan akan mencari orang baru dengan sistem membajak karyawan perusahaan lain ketika mereka membutuhkan orang yang sudah berpengalaman di suatu bidang. Bukan hanya berpengalaman saja, orang tersebut juga dilirik karena prestasinya di perusahaan lamanya.
Chief Consultant Assessment dari Experd Consultant, Cherry Zulviyanti Riadi Lukman, mengatakan tawaran pembajakan ini biasanya datang tiba-tiba tanpa terlebih dulu bertanya pada Anda. "Kita tiba-tiba ditawari oleh perusahaan ternama, lalu suruh kirim CV atau ada juga yang tiba-tiba datang atau kirim email. Seperti orang pacaran, kirim surat cinta dulu," kata Cherry dalam wawancara dengan Wolipop, Rabu (5/3/2014).
Proses pembajakan ini biasanya juga bisa melalui proses pendekatan terlebih dahulu. Pendekatan ini bisa melalui teman yang sudah dikenal atau headhunter. Melalui teman atau headhunter inilah informasi mengenai kualitas calon karyawan yang akan dibajak diketahui.
Saat mendapat tawaran dibajak ini, karyawan akan langsung merasakan euforia kebahagiaan. Apalagi umumnya pembajakan diiringi berbagai tawaran menggiurkan seperti gaji, tunjangan dan fasilitas yang jauh lebih baik. Euforia ini sebaiknya diiringi pemikiran yang matang sebelum akhirnya memilih untuk menerima tawaran tersebut.
"Kadang kala di saat kita ada konflik, merasa jenuh, itu bisa membakar emosi sehingga saat ditawarkan untuk pindah kerja oleh perusahaan kompetitor langsung mengiyakan," ujar Cherry.
Pertimbangan rasional perlu dimiliki sebelum benar-benar memantapkan diri menerima tawaran dibajak perusahaan lain. Karena jika salah langkah, bisa saja Anda malah kena tipu. Misalnya ternyata berbagai tawaran yang dijanjikan hanya berlaku di setahun pertama bekerja. Setelah itu karena perusahaan tidak berkembang, gaji, tunjangan dan fasilitas jadi berkurang.
"Kalau sudah begitu menyesal, padahal perusahaan yang kemarin baik-baik saja. Akhirnya kalau sudah ketipu, resign lagi dan dia mencari-cari perusahaan yang serupa dengan sebelumnya," ujar wanita yang sudah lebih dari enam tahun bekerja di Experd Consultant itu.
Bagaimana agar tidak ditipu? Apa saja yang perlu dipertimbangkan saat mendapat tawaran dibajak perusahaan lain? Apa keuntungan dibajak? Semua jawabannya bisa ditemukan di liputan khusus Wolipop hari ini.
(eny/fer)
Sistem bajak-membajak karyawan ini sudah menjadi hal umum di dunia kerja. Biasanya perusahaan akan mencari orang baru dengan sistem membajak karyawan perusahaan lain ketika mereka membutuhkan orang yang sudah berpengalaman di suatu bidang. Bukan hanya berpengalaman saja, orang tersebut juga dilirik karena prestasinya di perusahaan lamanya.
Chief Consultant Assessment dari Experd Consultant, Cherry Zulviyanti Riadi Lukman, mengatakan tawaran pembajakan ini biasanya datang tiba-tiba tanpa terlebih dulu bertanya pada Anda. "Kita tiba-tiba ditawari oleh perusahaan ternama, lalu suruh kirim CV atau ada juga yang tiba-tiba datang atau kirim email. Seperti orang pacaran, kirim surat cinta dulu," kata Cherry dalam wawancara dengan Wolipop, Rabu (5/3/2014).
Proses pembajakan ini biasanya juga bisa melalui proses pendekatan terlebih dahulu. Pendekatan ini bisa melalui teman yang sudah dikenal atau headhunter. Melalui teman atau headhunter inilah informasi mengenai kualitas calon karyawan yang akan dibajak diketahui.
Saat mendapat tawaran dibajak ini, karyawan akan langsung merasakan euforia kebahagiaan. Apalagi umumnya pembajakan diiringi berbagai tawaran menggiurkan seperti gaji, tunjangan dan fasilitas yang jauh lebih baik. Euforia ini sebaiknya diiringi pemikiran yang matang sebelum akhirnya memilih untuk menerima tawaran tersebut.
"Kadang kala di saat kita ada konflik, merasa jenuh, itu bisa membakar emosi sehingga saat ditawarkan untuk pindah kerja oleh perusahaan kompetitor langsung mengiyakan," ujar Cherry.
Pertimbangan rasional perlu dimiliki sebelum benar-benar memantapkan diri menerima tawaran dibajak perusahaan lain. Karena jika salah langkah, bisa saja Anda malah kena tipu. Misalnya ternyata berbagai tawaran yang dijanjikan hanya berlaku di setahun pertama bekerja. Setelah itu karena perusahaan tidak berkembang, gaji, tunjangan dan fasilitas jadi berkurang.
"Kalau sudah begitu menyesal, padahal perusahaan yang kemarin baik-baik saja. Akhirnya kalau sudah ketipu, resign lagi dan dia mencari-cari perusahaan yang serupa dengan sebelumnya," ujar wanita yang sudah lebih dari enam tahun bekerja di Experd Consultant itu.
Bagaimana agar tidak ditipu? Apa saja yang perlu dipertimbangkan saat mendapat tawaran dibajak perusahaan lain? Apa keuntungan dibajak? Semua jawabannya bisa ditemukan di liputan khusus Wolipop hari ini.
(eny/fer)
Pakaian Pria
Nike Pegasus 5 Khaki, Sepatu Trail Stylish dan Tangguh
Pakaian Pria
Kacamata Lari dari Goodr, 100% Melindungi dari Sinar UVA & UVB Berbahaya
Perawatan dan Kecantikan
Betadine Clear Antiseptic Gel, Solusi Cepat untuk Atasi Luka Ringan
Elektronik & Gadget
Baseus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade Edition 2025, Headphone Bass dengan Harga Bersahabat untuk Teman Setia Musik Harian!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Ramalan Zodiak Cinta 24 Maret: Capricorn Kurang Perhatian, Libra Jaga Ucapan
2
Ramalan Zodiak 24 Maret: Leo Jangan Menyerah, Virgo Mulai Ada Hasil
3
Foto: Burberry Winter 2026, Gaya Malam London yang Sleek dan Modern
4
Viral Pasutri Pilih Mudik Pisah ke Kampung Masing-Masing Demi Hindari Cekcok
5
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
MOST COMMENTED











































