Intimate Interview
Mengenal Jade Parfitt, Juri Tamu di Asia's Next Top Model
Ferdy Thaeras - wolipop
Kamis, 23 Jan 2014 10:08 WIB
Jakarta
-
Di dunia fashion, sosok Jade Parfitt tidaklah asing mengingat dirinya merupakan salah satu top model yang mengibarkan eksistensi di tahun 1995-an. Wolipop pun mendapatkan kesempatan langka berbincang langsung dengannya via telpon, langsung dari London beberapa waktu yang lalu.
Dirinya kini kembali tampil sebagai salah satu juri tamu di acara reality TV Asia's Next Top Model yang dibawakan oleh Nadya Hutagalung. Ia nantinya akan muncul di salah satu episode selain sebagai juri, juga sebagai mentor para model yang berkompetisi.
Lama tak terdengar, dirinya kini sibuk sebagai presenter dan host berbagai acara, khususnya di Inggris. Sebut saja Vogue TV hingga Britain's Next Top Model. Saat ditanyakan kriteria apa yang dibutuhkan seorang model agar sukses, ia simpel menjawab, bahwa yang paling mendasar harus percaya diri dengan apa yang dimiliki, suka bekerja keras sekaligus bisa bersenang-senang di dalam pekerjaan itu agar tidak menjadi beban.
Di salah satu episode Asia's Next Top Model Season 2, dimana ia menjadi mentor, ia melihat para finalis terlihat luar biasa dari segi kualitas kerja. "Mereka bisa berkompetisi satu sama lain tapi juga harus siap menolong diri sendiri saat mental jatuh," ujarnya.
Pemandangan tropis juga diakuinya menjadi salah satu keuntungan bagi para model untuk mendapatkan portfolio foto yang luar biasa, salah satunya pemandangan Borneo yang indah. Ia juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan para finalis selama 15-20 menit untuk lebih mengenal karakter mereka sebelum menilai mereka dan kemudian mengeliminasi.
Bukan sebuah kebetulan dirinya terlibat sebagai juri kontes modelling. Di masa kecil, wanita kelahiran tahun 1978 ini diikutsertakan oleh ibunya kontes modelling di program TV This Morning dan memenangkan kontrak dengan agensi model Models1.
Saat ditanyakan bagaimana prospek karir modelling para finalis AsNTM Season 2 yang ia mentori, ia memandang positif ke depan. Meskipun banyak di antara mereka yang bertubuh pendek dan menjadi halangan untuk catwalk di Eropa, ia tidak melihat hal tersebut sebagai jalan buntu.
"Kini banyak model yang tidak terlalu tinggi namun mendunia dan terkenal dengan faktor X dan karakternya. Cara Delevingne, Georgia May Jagger, dan jangan lupakan Kate Moss pastinya," ujarnya optimis. Wajah Asia pun kini semakin mendominasi di panggung runway dunia dan membuka banyak pintu untuk model baru dari Asia.
(fer/ays)
Dirinya kini kembali tampil sebagai salah satu juri tamu di acara reality TV Asia's Next Top Model yang dibawakan oleh Nadya Hutagalung. Ia nantinya akan muncul di salah satu episode selain sebagai juri, juga sebagai mentor para model yang berkompetisi.
Lama tak terdengar, dirinya kini sibuk sebagai presenter dan host berbagai acara, khususnya di Inggris. Sebut saja Vogue TV hingga Britain's Next Top Model. Saat ditanyakan kriteria apa yang dibutuhkan seorang model agar sukses, ia simpel menjawab, bahwa yang paling mendasar harus percaya diri dengan apa yang dimiliki, suka bekerja keras sekaligus bisa bersenang-senang di dalam pekerjaan itu agar tidak menjadi beban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandangan tropis juga diakuinya menjadi salah satu keuntungan bagi para model untuk mendapatkan portfolio foto yang luar biasa, salah satunya pemandangan Borneo yang indah. Ia juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan para finalis selama 15-20 menit untuk lebih mengenal karakter mereka sebelum menilai mereka dan kemudian mengeliminasi.
Bukan sebuah kebetulan dirinya terlibat sebagai juri kontes modelling. Di masa kecil, wanita kelahiran tahun 1978 ini diikutsertakan oleh ibunya kontes modelling di program TV This Morning dan memenangkan kontrak dengan agensi model Models1.
Saat ditanyakan bagaimana prospek karir modelling para finalis AsNTM Season 2 yang ia mentori, ia memandang positif ke depan. Meskipun banyak di antara mereka yang bertubuh pendek dan menjadi halangan untuk catwalk di Eropa, ia tidak melihat hal tersebut sebagai jalan buntu.
"Kini banyak model yang tidak terlalu tinggi namun mendunia dan terkenal dengan faktor X dan karakternya. Cara Delevingne, Georgia May Jagger, dan jangan lupakan Kate Moss pastinya," ujarnya optimis. Wajah Asia pun kini semakin mendominasi di panggung runway dunia dan membuka banyak pintu untuk model baru dari Asia.
(fer/ays)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
2
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar
3
Ramalan Zodiak 15 Maret: Libra Pemasukan Tinggi, Sagitarius Ada Rezeki Datang
4
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
5
Ramalan Zodiak Cinta 15 Maret: Pisces Redam Konflik, Aries Perbaiki Hubungan
MOST COMMENTED











































