Ani Yudhoyono Terima Penghargaan Wanita Inspiratif dari L'Oreal-UNESCO
Bicara tentang ilmu pengetahuan, kaum wanita kini tak kalah berkembang dari pria. Mulai dari bidang pengetahuan, teknologi dan juga pemberdayaan masyarakat. Untuk semakin mengembangkan potensi para peneliti tersebut, L'Oreal bersama dengan badan PBB, UNESCO mencanangkan program L'Oreal-UNESCO For Women In Science (FWIS) sejak tahun 1998 silam.
Selama 15 tahun berkiprah dalam mendukung penelitian para wanita di seluruh dunia, tercatat lebih dari 1.700 wanita peneliti dari 110 negara telah mendapat manfaat dari program ini. Tahun ini, L'Oreal-UNESCO FWIS kembali memberi penghargaan bagi tokoh wanita inspiratif lainnya, yaitu Ibu Negara Republik Indonesia, Ani Bambang Yudhoyono.
Penghargaan bernama 'Tokoh Pemberdayaan Perempuan dalam Pendidikan' tersebut diberikan atas program-program yang telah dibuat Ani Yudhoyono untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Beberapa program tersebut di antaranya Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Kreatif dan Indonesia Peduli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengungkapkan bahwa wanita memiliki banyak peran di keluarga dan juga masyarakat. Menurutnya wanitalah yang memiliki peran penting untuk mendidik para generasi berikutnya. "Mendidik satu perempuan berarti mendidik satu generasi," tukasnya.
"Program ini adalah bukti nyata akan komitmen jangka panjang L'Oreal terhadap sains. Kami percaya bahwa segala sesuatu dimulai dengan sains. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinan beliau dalam memajukan pendidikan khususnya bagi kaum perempuan di Indonesia," tutur Pierre-Yvez Arzel, managing director L'Oreal South Asia Pacific di pembukaan L'Oreal FWIS.
Nama Ani Yudhoyono masuk dalam jajaran penerima penghargaan L'Oreal FWIS di Indonesia yang kini berjumlah 30 peneliti. Termasuk diantaranya 22 peneliti dari kategori Life Science dan 8 lainnya dari kategori Material Science. Lima di antaranya telah diakui secara internasional.
Pekan FWIS ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (12/11/2013) sampai Kamis (14/11/2013). Acara ini juga akan diisi dengan kuliah umum dari ilmuwan yang datang dari beberapa negara dan berlangsung di lingkungan Universitas Indonesia, Depok.
(asf/hst)










































