Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Cara Tepat Negosiasi Gaji Ketika Wawancara Kerja

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 08 Feb 2013 17:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Negosiasi gaji ketika interview bukanlah hal mudah. Seringkali pelamar melakukan kesalahan sehingga membuat pewawancara kurang respek dengannya. Untuk menghindari salah jawab ketika ditanya soal gaji, coba terapkan saran dari Chief Consultant Assessment dari Experd Consultant, Cherry Zulviyanti Riadi Lukman.

Ia menjelaskan, gaji merupakan pertanyaan penting yang bisa menjadi penentu lolos tidaknya Anda melalui tes wawancara. Oleh karena itu, pelamar harus mencari data mengenai gaji di perusahaan tersebut sebelum interview. Adanya data akan memudahkan Anda menjawab pertanyaan pewawancara.

"Memang si kandidiat harus punya data terlebih dulu gaji di perusahaan itu seperti apa," jelas Cherry ketika dihubungi oleh wolipop melalui telepon, Rabu (06/2/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita berumur 40 tahun ini menambahkan, jika Anda menyebutkan gaji terlalu tinggi dapat membuat pewawancara menjadi kurang suka. Namun kalau terlalu rendah bisa mempengaruhi persepsi pewawancara kalau Anda merupakan orang yang tidak percaya diri.

"Kalau menjawab 'terserah bapak saja, saya ikut aturan saja', itu malah membuat kita tampak tidak percaya diri," tambahnya kemudian.

Selain itu, pertimbangkan pula kemampuan serta pengetahuan yang Anda miliki. Anda harus bisa menilai diri sendiri kemudian sampaikan harapan gaji disertakan kelebihan-kelebihan Anda saat negosiasi gaji. Timbulkan kesan di benak pewawancara bahwa Anda adalah orang yang tepat menduduki posisi itu sehingga perusahaan beruntung bila mempekerjakan Anda.

(ays/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads