Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Ada Faktor X yang Buat Anda Mudah Naik Jabatan, Apa Saja?

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 11 Jan 2013 11:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Pribadi Cherry & Fitra
Jakarta -

Tak sedikit orang mempunyai kesempatan mendapatkan promosi jabatan dalam waktu cepat. Beberapa dari mereka berhasil naik jabatan karena faktor tertentu atau biasa disebut faktor X. Sebenarnya, faktor X apa yang membuat seseorang mudah dipromosikan agar segera naik jabatan?

"Orang-orang yang sudah memiliki prestasi tinggi, kompetensinya bagus, kalah dengan orang yang kenal baik manajemen atau dia memang bisa melakukan interaksi yang enak dengan manajemen. Itu yang dinamakan faktor X," jelas Cherry Zulviyanti Riadi Lukman, seorang Chief Consultant Assessment dari Experd Consultant, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kepada wolipop, Rabu (09/01/2013).

Selain itu, faktor X bisa juga karena kenal dengan pihak manajemen perusahaan atau pernah bekerja sama sehingga mudah mendapatkan promosi jabatan. Ibu tiga anak itu menuturkan, bila ada beberapa orang pilihan untuk naik jabatan, faktor X pasti mempengaruhi keputusan. Orang yang dekat dengan manajemen yang pasti pertama dipilih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau misalnya ada dua kandidat sehingga orang tersebut yang memiliki kedekatan lebih baik dengan pihak manajemen pastinya akan dipilih duluan," ujar wanita lulusan Universitas Padjajaran itu.

Cherry menambahkan, bagaimanapun juga pihak manajemen perusahaan ingin bekerja sama dengan orang yang bisa diajak kerja sama serta satu tujuan dengan mereka. Tidak salah jika mereka memilih orang yang sudah dekat dan terpercaya.

Hal ini diakui oleh seorang praktisi Human Resource (HR), Kurnia Fitra Utama yang saat ini bekerja sebagai Compesation Benefit and HR Information System Manager. Ia menjelaskan bahwa faktor X merupakan kompetensi.

Karyawan akan mudah naik jabatan jika mampu membina hubungan baik sesama rekan kerja dan bisa mengerti harapan atasan. "Kalau bisa membawa diri (dan) menerjemahkan kemauan atasan dengan baik, (faktor X) termasuk kompetensi," papar Kurnia.

(ays/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads