Liputan Khusus
Lepas Stigma Negatif, PNS Harus Mulai dari Diri Sendiri untuk Berubah
Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 02 Nov 2012 16:38 WIB
Jakarta
-
Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama ini identik dengan stigma negatif. Bagaimana agar stigma tersebut berubah, terutama pada PNS muda? Menurut Rene Suhardono, seorang Speaker dan Career Coach, perubahan tersebut harus dimulai dari diri PNS itu sendiri.
"Dia harus memulai dari dirinya sendiri. Mudah diucapkan tapi susah dilakukan. Mulai dari yang paling kecil, Anda dan orang-orang yang Anda kenal dan berintergritas," ujar Rene saat berbincang dengan wolipop Jumat (2/11/2012).
Ketika memutuskan ingin menjadi PNS, pastikan keputusan Anda memilih profesi itu bukan karena agar dapat pensiun. Niat untuk mendapatkan pensiun ini dianggap Rene kurang tepat karena seharusnya pikirkan dulu apa yang bisa Anda kontribusikan sebagai seorang PNS.
"Belum berkontribusi sudah memikirkan dana pensiun. Pikirkan Anda bisa berkontribusi di mana? Kebaradaan Anda di mana bisa berarti," sarannya.
Oleh karena itulah, sesuai di atas, Rene menambahkan, saat memutuskan menjadi PNS, Anda sebaiknya memilih tempat yang tepat di mana pikiran dan tenaga Anda benar-benar bermanfaat. Saat sudah berada di institusi pemerintaah tersebut, Anda juga harus memahami tempat kerja tersebut agar bisa memberikan kontribusi.
"Kalau sudah di dalam, pahami how thing really works. Pahami siapa yang paling penting bisa melakukan perubahan. Kalau kita sudah memahami, kita harus ke sana," tuturnya lagi.
Menutup wawancara, Rene memberikan satu saran lagi pada anak muda yang ingin menjadi PNS. "PNS itu public servant, bukan orang yang rendah tapi orang yang melayaninya. Fokusnya harus serving. Kalau inginnya dilayani ada yang nggak pas di situ," pungkasnya.
(eny/eny)
"Dia harus memulai dari dirinya sendiri. Mudah diucapkan tapi susah dilakukan. Mulai dari yang paling kecil, Anda dan orang-orang yang Anda kenal dan berintergritas," ujar Rene saat berbincang dengan wolipop Jumat (2/11/2012).
Ketika memutuskan ingin menjadi PNS, pastikan keputusan Anda memilih profesi itu bukan karena agar dapat pensiun. Niat untuk mendapatkan pensiun ini dianggap Rene kurang tepat karena seharusnya pikirkan dulu apa yang bisa Anda kontribusikan sebagai seorang PNS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itulah, sesuai di atas, Rene menambahkan, saat memutuskan menjadi PNS, Anda sebaiknya memilih tempat yang tepat di mana pikiran dan tenaga Anda benar-benar bermanfaat. Saat sudah berada di institusi pemerintaah tersebut, Anda juga harus memahami tempat kerja tersebut agar bisa memberikan kontribusi.
"Kalau sudah di dalam, pahami how thing really works. Pahami siapa yang paling penting bisa melakukan perubahan. Kalau kita sudah memahami, kita harus ke sana," tuturnya lagi.
Menutup wawancara, Rene memberikan satu saran lagi pada anak muda yang ingin menjadi PNS. "PNS itu public servant, bukan orang yang rendah tapi orang yang melayaninya. Fokusnya harus serving. Kalau inginnya dilayani ada yang nggak pas di situ," pungkasnya.
(eny/eny)











































