Liputan Khusus
Pengalaman Kerja di Google: Kompetitif Tapi Fun Fun Fun!
wolipop
Selasa, 24 Jul 2012 09:26 WIB
Jakarta
-
Industri teknologi dan informasi khususnya industri internet, biasanya selalu dituntut untuk memiliki ide-ide yang brilian dan kreatif. Hal ini penting agar selalu bisa mengikuti perkembangan terbaru dari berbagai peristiwa di dunia.
Google misalnya, merupakan perusahaan IT terbesar di dunia yang kini telah berkembang semakin pesat. Mulai dari hanya sebagai situs pencarian di internet, hingga menghasilkan sebuah produk ciptaannya sendiri.
Setelah lebih dari 15 tahun terakhir sejak tahun 1996, Google memberikan layanan atau program-program seperti Gmail, Google Chrome, ada Youtube untuk share video, kemudian Blogspot, Google+, dan tentunya masih banyak lagi.
Kesuksesan perusahaan yang diciptakan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini tentunya membuat orang banyak bertanya-tanya seperti apakah budaya kerja yang diterapkan di Google?
Setelah Wolipop memiliki kesempatan untuk mewawancarai dua karyawan Google yang ditempatkan di cabang Asia, Singapura, terjawab sudah seperti apa budaya kerja di perusahaan itu.
Niken Sistha Sasmaya Strategic Partner Manager untuk Online Partnership Group di Google South East Asia (SEA), mengatakan bahwa bekerja di Google itu menyenangkan.
"So far its been really fun working in Google," papar wanita kelahiran 3 April itu.
Ia juga menguraikan bahwa bekerja di Google itu para karyawannya didorong untuk bisa selalu kreatif, pintar, inovasi serta fun.
"Ada semacam sebutan yang sangat popular di Google. Untuk menyebutkan culture bekerja di Google, yaitu para karyawan Google haruslah "Googley" which mean, smart, creative, innovative, fun, love to share their knowledge, and other positive traits. Dengan semua fasilitas yang ada, Google sangat mendorong karyawannya untuk terus berpikir creative dan out of the box," ujar wanita lulusan Universitas Padjajaran jurusan Komunikasi itu.
Menariknya lagi, bekerja di Google tidak hanya selalu berkutat di balik meja saja. Para karyawannya dibebaskan untuk bekerja atau melakukan kegiatan meeting di ruangan-ruangan yang telah tersedia, seperti ruang karaoke dan lain sebagainya.
"Kita bisa meeting di karaoke room, bisa juga meeting sambil main billiard. Basically we can do anything that we want as long as we have a great result. Jadi dengan suasana yang fun pun jiwa kompetitifnya tetap ada dan kita terus didorong untuk berinovasi," tutur wanita kelahiran Manado itu.
Memang, pada dasarnya ketika seseorang berada dalam kondisi kejiwaan yang senang, maka secara otomatis, ide-ide cemerlang akan muncul. Begitupun yang terjadi dengan para karyawan di Google ini. Meskipun mereka bekerja dengan serius, tetapi tetap santai dan menyenangkan.
Erika Oktora yang posisinya sebagai Manager, Small Medium Business Sales untuk South East Asia (SEA) di Google Singapura, juga menceritakan budaya kerja di perusahaan IT ini.
"Kompetitif tapi juga terbuka dan kolaboratif di antara tim. Kita dipercaya untuk membuat keputusan-keputusan dan didorong untuk selalu berusaha "stretch yourself", dalam arti mendorong diri sendiri untuk mengambil tantangan baru dan develop skills baru. Karena Google bergerak di bidang internet, environment dalam Google itu sangat fast moving. Element fun juga sangat terasa di culture Google. Google juga merupakan employer yang sangat mendukung diversity dan sangat memegang pedoman untuk mementingkan users experience untuk semua pengguna servis Google," jelas wanita yang memiliki hobi yoga itu.
(rma/kik)
Google misalnya, merupakan perusahaan IT terbesar di dunia yang kini telah berkembang semakin pesat. Mulai dari hanya sebagai situs pencarian di internet, hingga menghasilkan sebuah produk ciptaannya sendiri.
Setelah lebih dari 15 tahun terakhir sejak tahun 1996, Google memberikan layanan atau program-program seperti Gmail, Google Chrome, ada Youtube untuk share video, kemudian Blogspot, Google+, dan tentunya masih banyak lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Wolipop memiliki kesempatan untuk mewawancarai dua karyawan Google yang ditempatkan di cabang Asia, Singapura, terjawab sudah seperti apa budaya kerja di perusahaan itu.
Niken Sistha Sasmaya Strategic Partner Manager untuk Online Partnership Group di Google South East Asia (SEA), mengatakan bahwa bekerja di Google itu menyenangkan.
"So far its been really fun working in Google," papar wanita kelahiran 3 April itu.
Ia juga menguraikan bahwa bekerja di Google itu para karyawannya didorong untuk bisa selalu kreatif, pintar, inovasi serta fun.
"Ada semacam sebutan yang sangat popular di Google. Untuk menyebutkan culture bekerja di Google, yaitu para karyawan Google haruslah "Googley" which mean, smart, creative, innovative, fun, love to share their knowledge, and other positive traits. Dengan semua fasilitas yang ada, Google sangat mendorong karyawannya untuk terus berpikir creative dan out of the box," ujar wanita lulusan Universitas Padjajaran jurusan Komunikasi itu.
Menariknya lagi, bekerja di Google tidak hanya selalu berkutat di balik meja saja. Para karyawannya dibebaskan untuk bekerja atau melakukan kegiatan meeting di ruangan-ruangan yang telah tersedia, seperti ruang karaoke dan lain sebagainya.
"Kita bisa meeting di karaoke room, bisa juga meeting sambil main billiard. Basically we can do anything that we want as long as we have a great result. Jadi dengan suasana yang fun pun jiwa kompetitifnya tetap ada dan kita terus didorong untuk berinovasi," tutur wanita kelahiran Manado itu.
Memang, pada dasarnya ketika seseorang berada dalam kondisi kejiwaan yang senang, maka secara otomatis, ide-ide cemerlang akan muncul. Begitupun yang terjadi dengan para karyawan di Google ini. Meskipun mereka bekerja dengan serius, tetapi tetap santai dan menyenangkan.
Erika Oktora yang posisinya sebagai Manager, Small Medium Business Sales untuk South East Asia (SEA) di Google Singapura, juga menceritakan budaya kerja di perusahaan IT ini.
"Kompetitif tapi juga terbuka dan kolaboratif di antara tim. Kita dipercaya untuk membuat keputusan-keputusan dan didorong untuk selalu berusaha "stretch yourself", dalam arti mendorong diri sendiri untuk mengambil tantangan baru dan develop skills baru. Karena Google bergerak di bidang internet, environment dalam Google itu sangat fast moving. Element fun juga sangat terasa di culture Google. Google juga merupakan employer yang sangat mendukung diversity dan sangat memegang pedoman untuk mementingkan users experience untuk semua pengguna servis Google," jelas wanita yang memiliki hobi yoga itu.
(rma/kik)
Makanan & Minuman
Lactose Intolerant? Coba Susu Kedelai Bubuk Ini sebagai Pengganti Susu Sapi
Makanan & Minuman
Cuma Tambah Lauk Ini, Nasi Hangat Jadi 10x Lebih Enak!
Kesehatan
Mudik Anti Drama! Ini Obat Ampuh Cegah Mabuk Perjalanan untuk Dewasa dan Anak
Olahraga
Biar Nggak Licin Saat Pilates, Coba 2 Kaos Kaki Anti Slip Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Foto Selebgram Agnes Jennifer, Pilih Cerai Usai Bongkar Perselingkuhan Suami
2
TikTok Viral
Viral Pria Mudik Denpasar-Ciamis Naik Motor, Bawa Kucing dan Anak-anaknya
3
Jacob Elordi Makeup 400 Jam untuk Frankenstein, Raih Best Makeup di Oscar 2026
4
Ramalan Zodiak 17 Maret: Scorpio Lagi Beruntung, Sagitarius Tepati Janji
5
Foto: Daftar Worst Dressed Oscars 2026, Ada yang Disebut Mirip Baju Pemakaman
MOST COMMENTED











































