Liputan Khusus
Agar Tidak Gagal Terus Saat Mencari Kerja
wolipop
Jumat, 22 Jun 2012 13:19 WIB
Jakarta
-
Sudah sammpai tahap wawancara, tapi ternyata Anda tidak terima? Atau Anda sudah gagal sejak tahapan mengirimkan curicculum vitae?
Kegagalan diterima kerja bisa terjadi dalam tahapan apapun. Baik itu sejak awal maupun ketika Anda sudah sampai tahap akhir. Berikut ini kesalahan-kesalahan dalam setiap tahapan rekrutmen yang membuat pelamar gagal diterima kerja:
1. CV
Curriculum Vitae merupakan salah satu hal penting yang menentukan apakah pelamar akan dipanggil ke tahap selanjutnya atau tidak. Cukup banyak orang yang sudah gagal di tahapan pengiriman CV ini. Ada banyak hal yang membuat pelamar tidak terima karena CV nya. Pertama, saat menulis CV dan surat lamaran kerja (resume) tidak sesuai dengan posisi yang dilamar. Tidak menuliskan kelebihan dan pengalaman kerja yang terkait dengan bidang yang dilamar.
2. Seleksi Awal
Sekarang ini makin banyak perusahaan yang melakukan seleksi awal dengan bantuan sistem. Sehingga kalau pelamar tidak menuliskan kriteria yang dicari perusahaan tersebut, dapat dipastikan dia tidak akan lolos. VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun membenarkan mengenai banyaknya kegagalan di seleksi awal ini. "Banyak gagal di screening awal," katanya saat diwawancara wolipop Selasa (19/6/2012). Harun menyarankan agar tidak gagal, saat mengisi lamaran via online, isi keterangan dengan benar. Pastikan Anda memang memenuhi kriteria yang dicari, misalnya IPK minimal tiga, jurusan yang diinginkan dari Teknik Perminyakan, dan lain-lain.
3. Anda Sulit Dihubungi
Setelah lolos seleksi awal, biasanya perusahaan akan menghubungi pelamar untuk mengikuti seleksi selanjutnya, seperti wawancara atau psikotes. Di sinilah kegagalan bisa terjadi. Cukup banyak pelamar yang mencantumkan nomer telepon, namun sulit dihubungi. Atau kalaupun memberikan alamat rumah, ternyata tidak lengkap sehingga surat pemberitahuan gagal terkirim.
4. Psikotes
Psikotes menjadi tahapan yang juga banyak membuat pelamar berguguran. Vice President Corporate Services Division Trans TV Latif Harnoko juga mengakui hal tersebut. "Kalau di Trans TV itu banyak calon karyawan gagal dalam tes itu sebenarnya karena confidence levelnya lemah. Terutama itu banyak teman-teman daerah. Coba kalau teman daerah masuk berkompetisi dengan masyarakat Jakarta, sudah kalah 1-0 dalam hal confidence level. Karena mereka kan ada juga yang budayanya, budaya sungkan," urainya. Hal lainnya yang membuat pelamar gagal adalah karena tidak siap baik dalam hal mental maupun pengetahuan.
Bukan hanya kepercayaan diri saja yang bisa dinilai saat psikotes. Kepribadian dan intelegensi juga bisa diukur dan sering menyebabkan pelamar gagal ke tahap selanjutnya. Hal itupun diakui oleh Recruitment & Assessment Centre Div. PT Astra Int. Tbk, Wie Tjung Sudarma.
"Yang paling dominan menyebabkan calon tidak dilanjutkan dalam tahapan seleksi adalah, kapasitas inteligensi yang terlalu tinggi/rendah (tidak fit dengan tuntutan tugas) dan kepribadian yang tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan," jelasnya dalam wawancara denga wolipop Jumat (22/6/2012).
5. Wawancara
Ketidakpercayaan diri biasanya jadi penyebab utama seseorang gagal dalam tes wawancara. Memberikan jawaban yang klise juga bisa membuat pelamar tak diterima. VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun mengatakan berdasarkan pengalamannya, cukup banyak pelamar di perusahaan tempatnya bekerja tidak bisa memberikan jawaban spesifik saat ditanya apa kemampuan pribadi mereka. "Kita ingin melihat apa yang membedakan seorang peserta dengan peserta lainnya," jelasnya.
6. Kesehatan
Tes kesehatan biasanya jadi tahapan terakhir seleksi. Ketika sudah mencapainya, jangan buru-buru senang dulu. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan tes ini gagal Anda lalui. Misalnya saja, ternyata saat menjalani tes kolesterol atau kadar gula darah tinggi, Anda buta warna, memiliki gigi berlubang, alergi, dan masih banyak lagi.
(eny/eny)
Kegagalan diterima kerja bisa terjadi dalam tahapan apapun. Baik itu sejak awal maupun ketika Anda sudah sampai tahap akhir. Berikut ini kesalahan-kesalahan dalam setiap tahapan rekrutmen yang membuat pelamar gagal diterima kerja:
1. CV
Curriculum Vitae merupakan salah satu hal penting yang menentukan apakah pelamar akan dipanggil ke tahap selanjutnya atau tidak. Cukup banyak orang yang sudah gagal di tahapan pengiriman CV ini. Ada banyak hal yang membuat pelamar tidak terima karena CV nya. Pertama, saat menulis CV dan surat lamaran kerja (resume) tidak sesuai dengan posisi yang dilamar. Tidak menuliskan kelebihan dan pengalaman kerja yang terkait dengan bidang yang dilamar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekarang ini makin banyak perusahaan yang melakukan seleksi awal dengan bantuan sistem. Sehingga kalau pelamar tidak menuliskan kriteria yang dicari perusahaan tersebut, dapat dipastikan dia tidak akan lolos. VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun membenarkan mengenai banyaknya kegagalan di seleksi awal ini. "Banyak gagal di screening awal," katanya saat diwawancara wolipop Selasa (19/6/2012). Harun menyarankan agar tidak gagal, saat mengisi lamaran via online, isi keterangan dengan benar. Pastikan Anda memang memenuhi kriteria yang dicari, misalnya IPK minimal tiga, jurusan yang diinginkan dari Teknik Perminyakan, dan lain-lain.
3. Anda Sulit Dihubungi
Setelah lolos seleksi awal, biasanya perusahaan akan menghubungi pelamar untuk mengikuti seleksi selanjutnya, seperti wawancara atau psikotes. Di sinilah kegagalan bisa terjadi. Cukup banyak pelamar yang mencantumkan nomer telepon, namun sulit dihubungi. Atau kalaupun memberikan alamat rumah, ternyata tidak lengkap sehingga surat pemberitahuan gagal terkirim.
4. Psikotes
Psikotes menjadi tahapan yang juga banyak membuat pelamar berguguran. Vice President Corporate Services Division Trans TV Latif Harnoko juga mengakui hal tersebut. "Kalau di Trans TV itu banyak calon karyawan gagal dalam tes itu sebenarnya karena confidence levelnya lemah. Terutama itu banyak teman-teman daerah. Coba kalau teman daerah masuk berkompetisi dengan masyarakat Jakarta, sudah kalah 1-0 dalam hal confidence level. Karena mereka kan ada juga yang budayanya, budaya sungkan," urainya. Hal lainnya yang membuat pelamar gagal adalah karena tidak siap baik dalam hal mental maupun pengetahuan.
Bukan hanya kepercayaan diri saja yang bisa dinilai saat psikotes. Kepribadian dan intelegensi juga bisa diukur dan sering menyebabkan pelamar gagal ke tahap selanjutnya. Hal itupun diakui oleh Recruitment & Assessment Centre Div. PT Astra Int. Tbk, Wie Tjung Sudarma.
"Yang paling dominan menyebabkan calon tidak dilanjutkan dalam tahapan seleksi adalah, kapasitas inteligensi yang terlalu tinggi/rendah (tidak fit dengan tuntutan tugas) dan kepribadian yang tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan," jelasnya dalam wawancara denga wolipop Jumat (22/6/2012).
5. Wawancara
Ketidakpercayaan diri biasanya jadi penyebab utama seseorang gagal dalam tes wawancara. Memberikan jawaban yang klise juga bisa membuat pelamar tak diterima. VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun mengatakan berdasarkan pengalamannya, cukup banyak pelamar di perusahaan tempatnya bekerja tidak bisa memberikan jawaban spesifik saat ditanya apa kemampuan pribadi mereka. "Kita ingin melihat apa yang membedakan seorang peserta dengan peserta lainnya," jelasnya.
6. Kesehatan
Tes kesehatan biasanya jadi tahapan terakhir seleksi. Ketika sudah mencapainya, jangan buru-buru senang dulu. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan tes ini gagal Anda lalui. Misalnya saja, ternyata saat menjalani tes kolesterol atau kadar gula darah tinggi, Anda buta warna, memiliki gigi berlubang, alergi, dan masih banyak lagi.
(eny/eny)
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Pakaian Wanita
Sandal Wanita Simpel! Pilihan Nyaman untuk Jalan Santai hingga Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Full Coverage Tahan Seharian, Rahasia Makeup Lebaran Tetap Flawless dari Pagi sampai Malam
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah dan Glowing Lebih Praktis dengan Duo Andalan Numbuzin No.5 untuk Mengatasi Noda Hitam!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Potret Ganteng Gubernur Termuda Jepang Saat Kerja, Pesonanya Bikin Salfok
2
Ramalan Zodiak 19 Maret: Pisces Hilangkan Prasangka, Aquarius Jangan Ragu
3
Penyanyi Carly Rae Jepsen Melahirkan Anak Pertama di Usia 40
4
7 Aktris yang Menggunduli Rambut Demi Peran, Terbaru Emma Stone
5
Momen Seru Cinta Laura Ikutan War Takjil, Pilihan Makanannya Bikin Salfok
MOST COMMENTED











































