Liputan Khusus
Ini Dia Perkembangan Karir Anda Bila Bekerja di TV
wolipop
Jumat, 22 Jun 2012 08:34 WIB
Jakarta
-
Pesatnya pertumbuhan industri televisi di Indonesia, terutama dengan lahirnya banyak stasiun televisi lokal, dapat menjanjikan banyak harapan bagi masyarakat dengan terbukanya lapangan kerja yang luas. Bagi Anda yang tertarik bekerja di televisi, keuntungan yang didapat bukan hanya dari gaji saja. Meniti karir di dunia pertelevisian, dapat memiliki berbagai macam pengalaman, serta tantangan.
Dengan bekerja di industri televisi, Anda bisa berperan dengan memberikan kontribusi kepada perusahaan untuk menuangkan beragam ide dan kreativitas yang dimiliki. Terlebih lagi jika passion Anda adalah suka bergaul dan berinteraksi atau bertemu dengan orang banyak, di industri tersebutlah merupakan tempat yang tepat.
Lantas, bagaimanakah perkembangan karir yang didapat jika bekerja di industri TV tersebut? Berkarir di dunia broadcasting atau jurnalistik ini dapat meliputi berbagai macam jabatan, antara lain penulis (writer), asisten produser, produser, produser eksekutif, reporter, cameraman, koordinator peliputan, dan lain sebagainya.
Vice President Corporate Services Division Trans TV, Latif Harnoko yang kerap disapa Noko mengatakan bahwa untuk bekerja di TV, seseorang bisa memiliki dua jalur karir atau track record. Yang pertama karir secara individual atau diri pribadi dan kedua yaitu karirnya dalam sebuah organisasi.
"Kita ada dua track record. Yang pertama secara invidual dan kedua organisasi. Kalau untuk individual, kita punya jabatan misalnya dari mulai staff, lalu senior staff, supervisor, asisten manajer, asisten manajer senior, manajer, asisten vice president, vice president, dan seterusnya. Nah itu kalau karyawan punya track record secara individual seperti itu. Kalau di organisasi beda lagi. Ada yang jadi supervisor, staff, koordinator, section head, produser, dan sebagainya," urai pria yang mulai meniti karirnya di lingkungan perbankan itu.
Menjadi reporter atau jurnalis bisa dikatakan merupakan posisi awal dalam karir jurnalistik di industri TV. Skill sebagai seorang reporter menjadi bekal dasar untuk menapak ke jenjang karir berikutnya. Dengan mempunyai skill sebagai reporter, bukan berarti tidak bisa membuat Anda menduduki posisi sebagai supervisor dan lain sebagainya. Namun, hal tersebut juga berdasarkan performance atau kinerja kerja.
Tentunya tak hanya itu saja, apabila Anda performanya baik, maka kenaikan gaji pun bisa didapatkan. "Manajemen akan memberikan kenaikan gajinya berdasarkan performance karyawan," jelas Noko saat ditemui Wolipop di Gedung Trans TV, Jl. Kapt. P. Tendean Kav.12-14A, Jakarta Selatan, Selasa (19/6/2012).
Lalu, apakah range gaji yang didapat di industri ini terbilang kecil? Jangan salah, justru Anda bisa mendapatkan bonus yang banyak. Apalagi jika program TV yang dijalankan sukses. Hasil yang Anda dapat pun bisa berlimpah.
"Jika setiap program mencapai lebih dari target, dibagi dua. Misalnya target Rp 100 miliar, ternyata yang dicapai Rp 150 miliar, jadi lebih Rp 50 miliar. Nah lebihnya itu dibagi dua. Rp 25 miliar untuk manajemen, dan Rp 25 miliar lagi untuk karyawan. Nah karyawan itu dibagikan ke semuanya. Jadi additional incomenya banyak," tutup Noko yang telah bergabung di Trans Corp sejak 2002.
(rma/hst)
Dengan bekerja di industri televisi, Anda bisa berperan dengan memberikan kontribusi kepada perusahaan untuk menuangkan beragam ide dan kreativitas yang dimiliki. Terlebih lagi jika passion Anda adalah suka bergaul dan berinteraksi atau bertemu dengan orang banyak, di industri tersebutlah merupakan tempat yang tepat.
Lantas, bagaimanakah perkembangan karir yang didapat jika bekerja di industri TV tersebut? Berkarir di dunia broadcasting atau jurnalistik ini dapat meliputi berbagai macam jabatan, antara lain penulis (writer), asisten produser, produser, produser eksekutif, reporter, cameraman, koordinator peliputan, dan lain sebagainya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ada dua track record. Yang pertama secara invidual dan kedua organisasi. Kalau untuk individual, kita punya jabatan misalnya dari mulai staff, lalu senior staff, supervisor, asisten manajer, asisten manajer senior, manajer, asisten vice president, vice president, dan seterusnya. Nah itu kalau karyawan punya track record secara individual seperti itu. Kalau di organisasi beda lagi. Ada yang jadi supervisor, staff, koordinator, section head, produser, dan sebagainya," urai pria yang mulai meniti karirnya di lingkungan perbankan itu.
Menjadi reporter atau jurnalis bisa dikatakan merupakan posisi awal dalam karir jurnalistik di industri TV. Skill sebagai seorang reporter menjadi bekal dasar untuk menapak ke jenjang karir berikutnya. Dengan mempunyai skill sebagai reporter, bukan berarti tidak bisa membuat Anda menduduki posisi sebagai supervisor dan lain sebagainya. Namun, hal tersebut juga berdasarkan performance atau kinerja kerja.
Tentunya tak hanya itu saja, apabila Anda performanya baik, maka kenaikan gaji pun bisa didapatkan. "Manajemen akan memberikan kenaikan gajinya berdasarkan performance karyawan," jelas Noko saat ditemui Wolipop di Gedung Trans TV, Jl. Kapt. P. Tendean Kav.12-14A, Jakarta Selatan, Selasa (19/6/2012).
Lalu, apakah range gaji yang didapat di industri ini terbilang kecil? Jangan salah, justru Anda bisa mendapatkan bonus yang banyak. Apalagi jika program TV yang dijalankan sukses. Hasil yang Anda dapat pun bisa berlimpah.
"Jika setiap program mencapai lebih dari target, dibagi dua. Misalnya target Rp 100 miliar, ternyata yang dicapai Rp 150 miliar, jadi lebih Rp 50 miliar. Nah lebihnya itu dibagi dua. Rp 25 miliar untuk manajemen, dan Rp 25 miliar lagi untuk karyawan. Nah karyawan itu dibagikan ke semuanya. Jadi additional incomenya banyak," tutup Noko yang telah bergabung di Trans Corp sejak 2002.
(rma/hst)
Kesehatan
Cara Praktis Rawat Luka Ringan dengan Betadine Ointment
Pakaian Pria
Jordan Rare Air WSH 84 SS Crew, Worth It Dibeli? Simak Panduannya
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pakaian Muslim Wanita yang Cocok di Lebaran 2026
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Kisah Sadis Model yang Jadi Kanibal Setelah Bunuh Suami
2
Ramalan Zodiak Cinta 19 Maret: Gemini Introspeksi Diri, Aries Harus Jujur
3
Foto Maia Estianty Bukber Bareng Anak-Calon Mantu, Ada Bumil & Calon Manten
4
Ratu Yordania Memohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Calon Raja
5
Ramalan Zodiak 19 Maret: Aries Bicara Seperlunya, Taurus Harus Hemat
MOST COMMENTED











































