Wanita Lebih Mudah Tertular Stres di Kantor
wolipop
Kamis, 10 Nov 2011 13:06 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda sering mendengarkan keluhan rekan kerja tentang pekerjaan, atasan, percintaan, atau bahkan cicilan kartu kreditnya? Berhati-hatilah! Seorang psikolog dari University of Hawaii, Profesor Elaine Hatfield, menemukan fakta bahwa stres dapat menular di tempat kerja Anda seperti flu.
Hal ini disebut stres pasif atau stres turunan. Dalam penelitiannya, Hatfield menemukan bahwa manusia mempunyai sifat seperti sebuah spons. Mereka cenderung menyerap penyakit emosional yang dipancarkan oleh orang-orang di sekitar mereka.
Dalam kasus stres pasif, Anda mulai menyerap stres orang lain dan lama kelamaan merasa tertekan juga. Hatfield berkata, "Ketika kita mendengarkan keluhan teman kita, telinga kita bertindak sebagai depresan yang mampu mengubah pikiran kita untuk berpikir negatif."
Masih menurut Profesor Hatfield, tanpa disadari, ketika mengalami stres pasif, Anda akan meniru bahasa tubuh lawan bicara seperti mengangkat alis ketika berbicara dengan mereka. Hal ini terjadi karena Anda mulai merasakan apa yang mereka rasakan.
Stres pasif lebih sering dialami oleh para wanita karena para pria lebih resisten terhadap stres di tempat kerja. Mereka mempunyai kekebalan terhadap situasi ini karena sifat mereka cenderung lebih keras daripada wanita, seperti dikutip dari Mai Onlinel.
Hatfield menambahkan, "Wanita lebih berisiko mengalami stres pasif karena mereka lebih peduli terhadap situasi sekitar." Chartered Institute of Personnel and Development, Inggris menyebut stres pasif sebagai 'The Black Death of the 21st Century' karena stres pasif sangat berbahaya bagi para pekerja.
Masalah yang sebenarnya kecil, menjadi terlihat lebih besar dari aslinya karena adanya stres turunan ini sehingga hal tersebut mampu mempengarui produktivitas pakerja. Jika Anda berada dalam situasi seperti ini, sebaiknya segera keluar sebelum karir Anda merosot. Karena stres pasif dapat menyerang siapa saja tanpa disadari.
(kik/kik)
Hal ini disebut stres pasif atau stres turunan. Dalam penelitiannya, Hatfield menemukan bahwa manusia mempunyai sifat seperti sebuah spons. Mereka cenderung menyerap penyakit emosional yang dipancarkan oleh orang-orang di sekitar mereka.
Dalam kasus stres pasif, Anda mulai menyerap stres orang lain dan lama kelamaan merasa tertekan juga. Hatfield berkata, "Ketika kita mendengarkan keluhan teman kita, telinga kita bertindak sebagai depresan yang mampu mengubah pikiran kita untuk berpikir negatif."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stres pasif lebih sering dialami oleh para wanita karena para pria lebih resisten terhadap stres di tempat kerja. Mereka mempunyai kekebalan terhadap situasi ini karena sifat mereka cenderung lebih keras daripada wanita, seperti dikutip dari Mai Onlinel.
Hatfield menambahkan, "Wanita lebih berisiko mengalami stres pasif karena mereka lebih peduli terhadap situasi sekitar." Chartered Institute of Personnel and Development, Inggris menyebut stres pasif sebagai 'The Black Death of the 21st Century' karena stres pasif sangat berbahaya bagi para pekerja.
Masalah yang sebenarnya kecil, menjadi terlihat lebih besar dari aslinya karena adanya stres turunan ini sehingga hal tersebut mampu mempengarui produktivitas pakerja. Jika Anda berada dalam situasi seperti ini, sebaiknya segera keluar sebelum karir Anda merosot. Karena stres pasif dapat menyerang siapa saja tanpa disadari.
(kik/kik)
Pakaian Wanita
Takut Gerah Pakai Tunik? Yang Satu Ini Justru Adem Sepanjang Hari!
Kesehatan
Jangan Asal Makan Gula Saat Buka Puasa! Pakai Stevia untuk Alternatif yang Lebih Aman
Perawatan dan Kecantikan
Sat-Set Tanpa Keramas! Ini Rahasia Rambut Fresh dalam 1 Menit
Perawatan dan Kecantikan
Kurang Tidur Saat Ramadan? 2 Eye Serum Ini Bikin Mata Tetap Fresh Sampai Lebaran
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Viral Verificator
Viral Pernikahan Sederhana Gen Z, Tanpa Musik & Jamuan Mi Instan Jadi Sorotan
2
Ke Manapun Bawa Tumbler, Rossa Kolaborasi dengan Frank Green
3
Baru Sebulan Cerai, Nicole Kidman Rayakan Galentine's Day
4
Romantis! 8 Maternity Shoot Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda ala Film Ghost
5
Ramalan Zodiak 15 Februari: Libra Jangan Emosi, Sagitarius Banyak Tekanan
MOST COMMENTED











































