6 Cara Mengetahui Keaslian Emas
wolipop
Jumat, 15 Jul 2011 13:08 WIB
Jakarta
-
Salah satu investasi yang menjanjikan adalah emas. Bagaimana tidak, harga emas tiap tahunnya meningkat.
Disinilah keuntungannya, ketika Anda memiliki emas dan ingin menjualnya, maka Anda mendapatkan keuntungan yang berlipat. Paling menguntungkan berinvestasi emas koin dan batangan, dibanding emas perhiasan. Karena emas perhiasan harganya bisa turun jika dijual kembali.
Masalahnya Anda perlu mengetahui keaslian emas. Dilansir dari WikiHow, penyelidikan tahun 2004 mengungkapkan, lebih dari setengah dari 22 toko di seluruh Amerika Serikat menjual emas palsu. Standar Amerika, emas palsu adalah emas yang berkadar kurang dari 10 karat. Berikut ini cara untuk mengetahui keaslian emas.
Cek Kadar Karat
Kemurnian emas bisa dicek dari kadarnya. Kadar emas dinyatakan dalam karat. 24 karat merupakan emas yang paling murni. Emas 24 karat berkomposisi 99,00 – 99,99%, 23 karat berkomposisi 94,80 – 98,89%, 22 karat berkomposisi 90,60 – 94,79%. Emas 21 karat berkomposisi 86,50 – 90,59%, 20 karat berkomposisi 82,30 – 86,49%. Sedangkan emas 19 karat berkomposisi 78,20 – 82,29% dan 18 karat berkomposisi 75,40 – 78,19%.
Surat dari Antam (Aneka Tambang)
Untuk di Indonesia, keabsahan emas bisa dilihat dari sertifikat yang dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang, Tbk. Jika tidak memiliki surat ini, maka Anda perlu berhati-hati karena memungkinkan jika emas palsu.
Gosoklah Emas pada Keramik
Dilansir dari WikiHow, untuk mengetes emas coba digosokkan pada keramik. Bila lapisan emas digosokkan dan terdapat goresan hitam, maka sudah dipastikan emas tersebut palsu. Namun, jika tidak berubah warna dan tidak terdapat goresan maka kemungkinan emas asli.
Cek pada Magnet
Emas tidak memiliki daya magnet, jadi jika emas di dekatkan ke magnet dan saling tarik-menarik, maka bisa dikatakan emas palsu. Jika tidak bereaksi pada magnet, belum tentu juga emas itu asli. Karena mungkin saja terbuat bahan non-magnetik.
Berat tapi Lembut
Meskipun lembut, emas asli memiliki bahan yang padat dan berat. Jika emas batangan atau koin terasa ringan, maka bisa saja emas itu palsu.
Alat Pengetes Emas
Alat elektronik ini bisa dibeli, namun harganya cukup mahal. Alat pengetesan emas terdapat di toko emas dan pegadaian, Anda bisa mengeceknya di sana dengan membayar sejumlah uang. Tidak ada ruginya mengeluarkan sedikit uang demi mengetahui keaslian emas.
(kik/kik)
Disinilah keuntungannya, ketika Anda memiliki emas dan ingin menjualnya, maka Anda mendapatkan keuntungan yang berlipat. Paling menguntungkan berinvestasi emas koin dan batangan, dibanding emas perhiasan. Karena emas perhiasan harganya bisa turun jika dijual kembali.
Masalahnya Anda perlu mengetahui keaslian emas. Dilansir dari WikiHow, penyelidikan tahun 2004 mengungkapkan, lebih dari setengah dari 22 toko di seluruh Amerika Serikat menjual emas palsu. Standar Amerika, emas palsu adalah emas yang berkadar kurang dari 10 karat. Berikut ini cara untuk mengetahui keaslian emas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemurnian emas bisa dicek dari kadarnya. Kadar emas dinyatakan dalam karat. 24 karat merupakan emas yang paling murni. Emas 24 karat berkomposisi 99,00 – 99,99%, 23 karat berkomposisi 94,80 – 98,89%, 22 karat berkomposisi 90,60 – 94,79%. Emas 21 karat berkomposisi 86,50 – 90,59%, 20 karat berkomposisi 82,30 – 86,49%. Sedangkan emas 19 karat berkomposisi 78,20 – 82,29% dan 18 karat berkomposisi 75,40 – 78,19%.
Surat dari Antam (Aneka Tambang)
Untuk di Indonesia, keabsahan emas bisa dilihat dari sertifikat yang dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang, Tbk. Jika tidak memiliki surat ini, maka Anda perlu berhati-hati karena memungkinkan jika emas palsu.
Gosoklah Emas pada Keramik
Dilansir dari WikiHow, untuk mengetes emas coba digosokkan pada keramik. Bila lapisan emas digosokkan dan terdapat goresan hitam, maka sudah dipastikan emas tersebut palsu. Namun, jika tidak berubah warna dan tidak terdapat goresan maka kemungkinan emas asli.
Cek pada Magnet
Emas tidak memiliki daya magnet, jadi jika emas di dekatkan ke magnet dan saling tarik-menarik, maka bisa dikatakan emas palsu. Jika tidak bereaksi pada magnet, belum tentu juga emas itu asli. Karena mungkin saja terbuat bahan non-magnetik.
Berat tapi Lembut
Meskipun lembut, emas asli memiliki bahan yang padat dan berat. Jika emas batangan atau koin terasa ringan, maka bisa saja emas itu palsu.
Alat Pengetes Emas
Alat elektronik ini bisa dibeli, namun harganya cukup mahal. Alat pengetesan emas terdapat di toko emas dan pegadaian, Anda bisa mengeceknya di sana dengan membayar sejumlah uang. Tidak ada ruginya mengeluarkan sedikit uang demi mengetahui keaslian emas.
(kik/kik)
Home & Living
Upgrade Lampu Rumah! Rekomendasi Bohlam Lampu LED untuk Sambut Lebaran 2026
Home & Living
Siap Open House Lebaran? Upgrade Ruang Tamu dengan Sarung Bantal Sofa Estetik Ini!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Tetap Bersih Setelah Seharian Silaturahmi, Andalkan Cleansing Foam dari Korea yang Lembut di Kulit!
Elektronik & Gadget
Mudik Tanpa Drama Baterai Habis, Ini 2 Powerbank Mini Praktis yang Wajib Dibawa!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Kontroversi Wanita Menikah dengan 2 Pria, Dapat Mahar Fantastis
2
Detik-detik Shalom Razade Operasi Plastik, Hidung Dicoret-coret Dokter
3
7 Brand yang Rilis Baju Lebaran Couple Keluarga, Modelnya Sesuai Tren 2026
4
Ramalan Zodiak 11 Maret: Keuangan Capricorn Meningkat, Pisces Terancam
5
Makna Negatif di Balik Nama Gamis Bini Orang yang Jadi Tren Baju Lebaran 2026
MOST COMMENTED











































