Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Istri Ungkap Perselingkuhan Suami Usai Wafat, Transfer Rp 48 M ke WIL

Vina Oktiani - wolipop
Rabu, 21 Jan 2026 08:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Selective focus loneliness young asian woman sitting on bedroom floor near the balcony. Depression sadness breaking up asian teenage girl sitting alone hugging knees closing eyes and thinking.
Foto: Getty Images/iStockphoto/CandyRetriever
Jakarta -

Seorang perempuan bermarga Shen asal Shanghai syok setelah mengetahui bahwa suaminya, bermarga Jin, ternyata berselingkuh selama tujuh tahun. Lebih mengejutkan lagi, sang suami diketahui telah mentransfer hampir 20 juta yuan atau sekitar Rp 48 miliar kepada selingkuhannya.

Melansir SCMP, Shen dan Jin disebutkan menikah pada Juli 1999 dan telah dikaruniai dua anak. Jin meninggal dunia pada Mei 2022 setelah lebih dari 20 tahun membina rumah tangga. Namun, Shen baru mengetahui perselingkuhan itu setelah suaminya wafat, ketika ia menemukan bukti transfer uang dalam jumlah besar saat mengurus barang pribadi almarhum suaminya.

Dari hasil penelusuran, Jin diketahui menjalin hubungan dengan perempuan bermarga Tao sejak 2015. Selama tujuh tahun, ia memberikan lebih dari 19 juta yuan sebagai 'hadiah cinta' kepada Tao, tanpa sepengetahuan istri dan anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merasa dirugikan, Shen bersama kedua anaknya mengajukan gugatan ke pengadilan. Mereka meminta agar pemberian uang tersebut dinyatakan tidak sah dan menuntut Tao mengembalikan seluruh dana.

Pengadilan tingkat pertama memutuskan bahwa tindakan Jin yang secara sepihak mengalihkan harta bersama kepada orang lain adalah tidak sah. Tao pun diwajibkan mengembalikan uang tersebut. Setelah dikurangi 5,4 juta yuan yang sudah lebih dulu dikembalikan, pengadilan memerintahkan Tao mengembalikan sisa 14 juta yuan atau sekitar Rp 34 miliar.

ADVERTISEMENT

Tao sempat mengajukan banding, tetapi Pengadilan Menengah Rakyat Pertama Shanghai menolak permohonan itu dan menguatkan putusan sebelumnya. Pengadilan menilai bahwa perselingkuhan Jin tidak hanya melanggar hak finansial Shen, tetapi juga bertentangan dengan moral publik dan etika sosial.

Putusan ini langsung memicu perdebatan di media sosial. Banyak warganet mendukung keputusan pengadilan.

"Akhirnya. Biar para selingkuhan tak dapat apa-apa: tak dapat pria, tak dapat uang," tulis seorang netizen.

Yang lain berkomentar, "Si tukang selingkuh sudah meninggal dan uangnya kembali. Sempurna."

"19 juta yuan? Orang biasa kerja seumur hidup pun belum tentu dapat sebanyak itu. Putusan ini benar-benar memuaskan," tambah lainnya.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads