Liputan Khusus Kisah Bertemu Jodoh

Kisah Manis Bertemu Jodoh dari Telepon Salah Sambung

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 07 Jun 2021 06:01 WIB
Foto Emma dan suaminya. Foto: Dok. pribadi Emma Kania.
Bandung -

Siapa sangka wanita yang sedang mengalami patah hati ini, malah mendapatkan pria pengganti obat sakit hatinya melalui telepon salah sambung. Ia menjalin asmara dengan pria yang tidak ia kenal sama sekali dan menelepon rumahnya.

Wanita tersebut bernama Emma Kania yang menemukan jodohnya lewat telepon salah sambung. Ia ingat betul pada zaman 2000-an telepon genggam (handphone) belum se-populer saat ini.

Jika ingin berkomunikasi, ia hanya mengandalkan telepon umum dan telepon rumah. Saat itu Emma baru patah hati selalu menangis di kamarnya.

"Zaman dulu masih belum musim handphone, adanya telepon rumah dari salah sambung ealah jadi jodoh," kata Emma, Jumat (4/6/2021).

Foto Emma dan suaminya.Foto Emma dan suaminya. Foto: Dok. pribadi Emma Kania.

Pada 2003, saat itu Emma sedang patah hati karena putus cinta. Tiba-tiba telepon rumahnya berdering, "Pas telepon nanyain siapa gitu awalnya sudah lupa tapi aku bilang salah sambung, ujungnya minta kenalan. Ya kali orang lagi patah hati ada yang mengajak kenalan cowok, ya di-iya-in aja," tutur Emma seraya tertawa.

Wanita yang berasal dari Bandung, Jawa Barat ini menerima telepon dan pria bertanya nama yang tak ia kenal. Emma pun ingin mengakhiri panggilan telepon dari pria yang belakangan diketahuinya bernama Galih Purniawan. "Terus akhirnya sering telepon, nanya kabar dan lain-lain," kenangnya.

Foto Emma dan suaminya.Foto Emma dan Galih. Foto: Dok. pribadi Emma Kania.

Emma dan Galih malah semakin dekat setelah telepon salah sambun itu. Mereka semakin akrab karena mempunyai kegemaran yang sama.

"Akhirnya dia datang ke rumah sama tantenya. Dari situ langsung nembak, padahal baru ketemu. Karena sudah nyaman ya diterima aja. Sempat putus nyambung juga ya berapa kali gitu," tutur Emma.

Emma dan Galih pun menikah pada 11 April 2004 di kampung halaman keduanya yang berada di Bandung, Jawa Barat dengan memakai adat Sunda. Dan kini mereka hidup bahagia bersama ketiga buah hati tercintanya.

"Anakku Egha Rizarul Ghani (15 tahun), Muhammad Azam Alfaiz (9 tahun) dan Gaishan Raffasya Hafis (22 bulan). Alhamdulillah aku dikaruniai anak yang soleh-soleh. Anak pertamaku sudah hafal 7 juzz Al-Qur'an," pungkas Emma.

Foto keluarga Emma Khania.Foto keluarga Emma Khania. Foto: Dok. Instagram @emmakhania.

(gaf/eny)