Liputan Khusus Perceraian

Kelebihan dan Kekurangan Mengurus Perceraian Pakai Pengacara

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 02 Feb 2020 09:46 WIB
Break up, divorce and marital problems concept. Couple holding ripped pieces of paper with man and woman symbol. Foto: iStock/Kelebihan dan Kekurangan Mengurus Perceraian Pakai Pengacara
Jakarta -

Saat cerai menjadi pilihan, kamu harus siap untuk mengurus perceraian yang tak mudah dan bisa memakan waktu. Dan buat kamu yang merasa tak punya banyak waktu serta enggan dibuat pusing dengan segala urusan pendaftaran gugatan cerai hingga sidang cerai, memakai pengacara untuk mengurus perceraian bisa menjadi pilihan.

Cara mengurus perceraian dengan bantuan pengacara pertama adalah dengan memberikan surat kuasa kepada pengacara yang sudah dipilih. Setelahnya pengacara akan membantu mendaftarkan gugatan cerai dan membuat surat gugatan cerai. Dalam surat gugatan cerai, hal-hal yang harus ditulis adalah alasan gugatan, urutan kejadian sejak mulai perkawinan anda dilangsungkan, peristiwa hukum yang ada (misalnya: lahirnya anak-anak), hingga munculnya ketidakcocokan antara anda dan suami yang mendorong terjadinya perceraian.

Untuk itu, menurut pengacara Ryan Lucky Bahara Pasaribu, S.H. penggugat atau pemohon harus menceritakan terlebih dahulu alasan yang sebenarnya terjadi dalam rumah tangga. "Kalau dengan lawyer dia harus menceritakan dulu faktanya seperti apa? karena semua kan harus sesuai dengan fakta. Setelah itu baru dibuatkan gugatan," ujar Ryan, pengacara yang merupakan partner pendiri SOB Law Firm saat berbincang dengan Wolipop baru-baru ini.



Setelah mendaftarkan surat gugatan cerai, kata Ryan, biasanya pengadilan agama akan melakukan mediasi terlebih dahulu. Jika sudah dimediasi, pasangan tetap ingin bercerai, proses gugatan cerai dilanjutkan. Dan tahapan selanjutnya, tergugat dan penggugat harus memberikan jawaban atas gugatan cerai.

"Di pertemuan berikutnya itu nanti ada yang namanya replik dari penggugat. Ini sudah masuk proses acara gugat cerainya. Penggugat itu namanya gugatan. Gugatan penggugat dijawab oleh tergugat dengan jawaban tergugat. Jawaban tersebut, dijawab lagi yang disebut dengan replik penggugat. Setelah replik penggugat, dijawab lagi dengan sebutan duplik tergugat. Nah,setelah itu selanjutnya adalah pembuktian. Dan yang terakhir kesimpulan. Misalnya suami ketahuan selingkuh, penggugat harus punya bukti untuk membuktikan jika suaminya itu selingkuh. Nah, itulah gunanya lawyer karena kebiasaan beracara dan lain-lain," tutur Ryan panjang lebar.

Mengurus perceraian memakai pengacara akan lebih memudahkan pihak yang menggugat cerai karena tak semua sidang perceraian berjalan mulus. Ada situasi di mana tergugat yaitu suami atau istri tidak mau bercerai.



"KIta sebagai lawyer ini mencari bagaimana supaya perceraian keduanya tidak memakan waktu yang lama. Jadi si hakim ini memposisikan diri sebagai orang yang netral kan, yang pada dasarnya tak ingin menceraikan apabila permasalahannya tidak sepelik itu. Jadi sebagai lawyer ketika ada klien datang dan minta tolong dibantu urusan cerai, kita tanya dulu apakah pihak yang digugat juga mau cerai. Kita akan bantu sebelum proses persidangan kita buatkan dulu contohnya, akta perjanjian antara kedua belah pihak, bahwa keduanya mau bercerai. Dengan adanya lawyer juga kita bisa bantu untuk temukan mediasinya dil uar sebelum pengadilan. Dengan adanya kesepakatan di awal itu, waktu yang ditempuh tidak terlalu panjang," ucap pengacara yang berkantor di Centennial Tower, Jakarta itu.

Memakai pengacara untuk mengurus proses gugatan cerai memang bisa lebih memudahkan suami atau istri yang ingin bercerai. Namun bukan berarti pilihan ini tak ada kekurangannya. Pastinya dibanding mengurus proses perceraian sendiri, bercerai dengan memakai pengacara membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Menurut Ryan, tarif seorang pengacara pada dasarnya melihat seberapa pelik permasalahan dari pihak suami atau istri yang ingin bercerai. "Karena proses hubungan antar keluarga itu kalau mau cerai beda-beda kasus per kasunya, apakah sulit atau tidak? Kita tidak bisa bilang bahwa tenang kamu pasti menang. Pengacara juga punya kode etik untuk tidak melakukan itu. Tetapi kita akan maksimal untuk menyelesaikan permasalahan ini. Karena langkah-langkah yang akan diambil itu kan banyak," tuturnya.

Estimasi biaya memakai pengacara untuk mengurus proses perceraian ini menurut Ryan, mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 100 juta. Meski demikian pada dasarnya tidak ada aturan harga atau tarif pengacara. Semua kembali lagi pada seberapa sulit kasus perceraian dari klien. Lantas kenapa harga memakai pengacara tidak murah?

"Karena pengacara memiliki penguasaan hukum acara, ilmu dan waktu yang harus dibayar, kalau untuk kehadiran itu bisa sendiri tidak perlu pakai pengacara," jelas Ryan.




Simak Video "Hasil Studi Tunjukkan 5 Tahun Awal Pernikahan Masa Tersulit"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)