Pengorbanan Wanita Operasi Miss V Demi Suami yang Berakhir Miris

Hestianingsih - wolipop Jumat, 09 Agu 2019 12:30 WIB
Ilustrasi wanita kesakitan. Foto: thinkstock Ilustrasi wanita kesakitan. Foto: thinkstock

Taiwan - Maksud hati ingin menyelamatkan pernikahan dengan operasi pengencangan vagina, nasib wanita ini berakhir miris. Seorang wanita asal Taiwan menjalani prosedur pengencangan vagina demi suami, namun dia harus menerima kenyataan kalau organ intimnya telah mengalami kerusakan permanen.

Peristiwa tersebut diungkapkan oleh dokter kandungan yang menolak disebut namanya. Ia bercerita, beberapa waktu lalu, menemui pasien yang mengeluhkan sakit pada vaginanya.

Saat duduk atau mengendarai sepeda motor, sang wanita merasa seperti ada sesuatu yang menyembul dari dalam vagina, sehingga ia tidak bisa duduk terlalu lama. Alhasil wanita tersebut harus bangun dan jalan setiap 1,5 jam untuk meredakan rasa sakitnya itu.


Saat diperiksa, sang dokter menemukan ada banyak luka bekas operasi pada vagina. Lubang kelaminnya juga sangat sempit, lebarnya hanya 1,2 cm, dan muat satu jari manusia saja.

Pasien itu pun bercerita kalau dia telah melakukan enam kali operasi pengencangan vagina dalam waktu yang berdekatan. Seperti dilansir World of Buzz, dokter mengatakan tidak ada lagi yang bisa dilakukan, karena jika vaginanya dioperasi lagi hanya akan memperparah kondisinya.
Pengorbanan Wanita Operasi Miss V Demi Suami yang Berakhir MirisIlustrasi wanita sakit pada Miss V. Foto: Thinkstock

Dokter pun hanya bisa memberikan perawatan dengan suntik anti-peradangan dan steroid untuk meredakan sakitnya. Lebih dari itu, tindakan apapun akan sangat berisiko.

Wanita 47 tahun itu mengaku menjalani operasi pengencangan vagina karena suaminya berselingkuh. Dia menganggap penyebab sang suami berselingkuh karena ia sudah tidak mampu memuaskan kebutuhan seksualnya.


Sayangnya, enam kali operasi dalam kurun waktu tiga tahun, tak juga menyelamatkan pernikahannya. Rumah tangga mereka tetap berakhir dengan perceraian dan kini dia harus hidup dengan alat reproduksi yang rusak seumur hidupnya.

Operasi Pengencangan Vagina Prosedur yang Berisiko

Operasi pengencangan vagina dikenal juga dengan sebutan vaginoplasty. Dikutip dari WebMD, prosedur ini dilakukan untuk mengencangkan kembali vagina yang kendur akibat penuaan atau persalinan.

Perlu diketahui bahwa operasi ini tidak membuat vagina kembali lagi seperti perawan, tapi lebih kepada memperkuat dan mengencangkan otot, terutama pada wanita setelah melahirkan. Dalam operasi ini, sebuah alat akan dimasukkan ke dalam Miss V untuk memanaskan jaringan di sekitarnya.


Operasi pengencangan vagina umumnya dilakukan agar wanita bisa mendapatkan sensitivitas lagi saat menerima rangsangan. Selain itu memabntu wanita mengontrol otot-otot pada vagina dan panggul, dengan harapan, mendapatkan kembali kepuasan bagi wanita maupun pasangannya saat berhubungan seksual.
Pengorbanan Wanita Operasi Miss V Demi Suami yang Berakhir MirisIlustrasi Miss V. Foto: iStock

Namun prosedur ini bukannya tanpa risiko. Dilansir detikHealth, operasi memperbaiki vagina tidak boleh dilakukan sembarangan.

"Efek sampingnya bisa infeksi di vaginanya, metode laser yang dosis tidak tepat, ditambah peralatan-peralatan yang tidak stabil, bisa membuat vagina si pasien mengalami luka hingga penyempitan," tutur dr Ni Komang Yeni Dhanasari, SpOG.

Maka dari itu operasi ini harus dilakukan sesuai prosedur dan tidak boleh dijalani terlalu sering.

Simak Video "Unik! Pengantin Baru Ini Abadikan Momen Pernikahan di Bawah Laut"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)