Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tren Kebaya Pernikahan yang Diminati di 2018

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 02 Feb 2018 07:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Instagram
Jakarta - Kebaya masih menjadi pilihan kebanyakan pengantin untuk digunakan di hari pernikahan. Baju tradisional khas Jawa tersebut pun dikatakan kembali jadi tren di 2018. Jika dulu banyak mempelai wanita memilih kebaya nasional, kini mereka lebih menyukai yang bernuansa adat dan lebih klasik.

Hal tersebut diungkapkan dua perancang busana pernikahan lokal kenamaan. Ditemui di konferensi pers Gebyar Pernikahan Indonesia 2018, desainer Dimas Singgih mengatakan jika mempelai wanita sekarang lebih suka potongan kebaya yang lebih klasik dan adat.

"Tren tahun ini lebih banyak potongan klasik, tidak terlalu macam-macam, potongan kebaya yang harfiah. Seperti Kebaya zaman dulu dengan kerah kartini atau sunda. Banyak pengantin minta kebaya seperti yang dipakai ibunya menikah. Yang klasik Indonesia banget," kata Dimas di Sultan Hotel Jakarta Pusat, Kamis, (1/2/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desainer Renzy Lazuardi pun menyetujuinya. Menurutnya kebaya mewah dengan potongan asimetris dan perpaduan warna tak lagi tren. Kebaya klasik sesuai pakem lah yang kini lebih disukai. Namun menurut Renzy semuanya tetap kembali pada selera masing-masing.

"Pengantin sekarang banyak diberi variasi, ada yang klasik, yang dramatis juga tetap ada. Tapi sekarang lebih banyak cutting klasik tapi detailnya kaya jadi lebih main di kristal atau payetnya bukan dengan kombinasi lima warna lagi," tutur Renzy.

Sementara untuk tren warna, Renzy berpendapat jika itu biasanya disesuaikan dengan adat. Adat Sumatra umumnya berani lebih bold, seperti merah atau biru navy. Sedangkan Sunda lebih kepada pastel. "Warna pastel juga tetap tren tahun ini," pungkas pemilik lini busana Dua Bride tersebut.

(ami/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads