Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Bangkrut, Desainer Diskon Gaun Pengantin dari Rp 197 Juta Jadi Rp 118 Ribu

Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 30 Jun 2016 11:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Getty Images
Jakarta - Bagi calon pengantin yang ingin membeli gaun harga terjangkau, mungkin bisa menghubungi desainer satu ini. Pasalnya, seorang desainer Australia tengah menjual koleksi gaun rancangannya mulai dari harga US$ 9 atau hanya sekitar Rp 118 ribuan.

Adalah Johanna Johnson, desainer couture asal Sydney, Australia dengan koleksi gaun pengantin mewah. Sayangnya karena bangkrut, ratusan gaun yang biasanya ia jual dengan harga tinggi yaitu sekitar US$ 15.000 atau sekitar Rp 197 jutaan kini terpaksa harus dijual dengan sangat murah lewat situs pelelangan likuidasi secara online.

Lelang likuidasi ini terjadi setelah Johanna menunggak pajak hingga US$ 1 juta atau sekitar Rp 13 miliar. Oleh karena itu ia sampai menjual gaun-gaun malamnya dengan harga kurang dari US$ 300 atau Rp 3,9 jutaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada pula shift dress, gaun panjang ivory yang menyapu lantai, dress pendek dan mantel bulu juga dijual murah saat ini. Beberapa koleksi dideskripsikan sebagai 'dibuat untuk tujuan demonstrasi dan fitting' sementara yang lainnya 'terdapat noda, ada kain yang rusak atau terkena keringat.'

Dikatakan juru bicara Johanna Johnson, gaun-gaun yang dijual adalah gaun sampel dan bukan barang eksklusif.

"Semua pelanggan yang memesan gaun Johanna Johnson sebelumnya, ditawarkan untuk melanjutkan pesanan gaunnya jika mereka ingin melanjutkan. Sudah jadi komitmen bagi Johanna agar para pengantin menerima gaun pernikahan seperti yang telah dijanjikan," ujar juru bicara resmi dari perusahaan Johanna Johnson Pty Ltd.

Dilansir Daily Mail Australia, saat ini pihak pengacara Johanna tengah dalam proses negosiasi dengan pihak likuidator dan berharap bisa menyelesaikan permasalahan ini selama beberapa minggu ke depan. Beberapa bulan terakhir ini para pelanggan Johanna pun mulai mempertanyakan kelanjutan gaun pesanan mereka.

"Bayangkan menuju 12 minggu pernikahanku tapi tak tahu apakah aku akan mendapatkan gaunku," tulis seorang klien berkomentar di Facebook.

"Satu-satunya kepastian yang aku dapat hanya dari komentar Facebook dari direktur yang bahkan tak mau balas email atau memberi surat pernyataan resmi tentang apa yang terjadi," tambah komentar lain yang kini memenuhi halaman Facebook Johanna Johnson.

Johanna Johnson adalah salah satu desainer papan atas di Australia. Karyanya juga pernah dipakai para bintang Hollywood, sebut saja Madonna, Delta Goodrem juga Pink. (asf/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads