Pria Asal Jepang Lamar Kekasih dengan Presentasi PowerPoint
Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 10 Jun 2016 17:33 WIB
Jakarta
-
Kisah melamar yang indah tak melulu harus dilakukan dengan banyak bunga, iringan lagu romantis atau beratapkan cahaya bintang di malam hari. Seorang pria asal Jepang berikut punya cara sendiri melamar pujaan hati dan ia melakukannya dalam cara yang profesional.
Saat melamar, pria kadang kehilangan kata saat memberi alasan kepada seorang wanita untuk mau menikahinya. Lamaran ini diunggah oleh pria dengan akun Twitter West Monkey. Ia melamar kekasih dengan pendekatan layaknya sebuah rencana bisnis kerja, yaitu memakai slide demi slide PowerPoint.
Slide ini berjudul 'Marriage Plan Merits'. Isinya kurang lebih tentang penawaran kerjasama agar si wanita mau jadi istrinya.
Salah satunya bertuliskan: "Menangani dukungan jangka medium ke jangka panjang," tulis judul presentasi berhuruf kanji Jepang itu. Kemudian di bagi lagi dalam beberapa poin. Poin satu bertuliskan: "Melakukannya 24 jam dalam sehari, 365 hari dalam satu tahun. (Menangani segala bentuk kegelisahan kapanpun dan di manapun)." Sedangkan poin kedua bertuliskan: "Menawarkan investasi jangka panjang selama 20 atau 30 tahun. Jangka panjang dilakukan dengan pemeliharaan secara periode."
Setelah memberi banyak penawaran, slide pun diakhiri dengan kalimat: "Terima kasih atas kesempatan melamar hari ini. Saya menunggu untuk melihat pertimbangan positif Anda tentang lamaran ini."
Dikutip dari Buzzmag, kekasihnya pria itu pun menyetujui 'kontrak' yang diberikan kekasihnya. Bagaimana menurut Anda tentang lamaran ala PowerPoint ini? (asf/asf)
Saat melamar, pria kadang kehilangan kata saat memberi alasan kepada seorang wanita untuk mau menikahinya. Lamaran ini diunggah oleh pria dengan akun Twitter West Monkey. Ia melamar kekasih dengan pendekatan layaknya sebuah rencana bisnis kerja, yaitu memakai slide demi slide PowerPoint.
Slide ini berjudul 'Marriage Plan Merits'. Isinya kurang lebih tentang penawaran kerjasama agar si wanita mau jadi istrinya.
![]() |
Salah satunya bertuliskan: "Menangani dukungan jangka medium ke jangka panjang," tulis judul presentasi berhuruf kanji Jepang itu. Kemudian di bagi lagi dalam beberapa poin. Poin satu bertuliskan: "Melakukannya 24 jam dalam sehari, 365 hari dalam satu tahun. (Menangani segala bentuk kegelisahan kapanpun dan di manapun)." Sedangkan poin kedua bertuliskan: "Menawarkan investasi jangka panjang selama 20 atau 30 tahun. Jangka panjang dilakukan dengan pemeliharaan secara periode."
![]() |
Setelah memberi banyak penawaran, slide pun diakhiri dengan kalimat: "Terima kasih atas kesempatan melamar hari ini. Saya menunggu untuk melihat pertimbangan positif Anda tentang lamaran ini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Prewedding Unik di Pasar Viral, Netizen Tak Menyangka Hasilnya Seindah Ini
TikTok Viral Verificator
Viral Pengantin di Bekasi Nikah Hanya di KUA Tanpa Resepsi, Bikin Iri Netizen
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED













































