Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Perjodohan

Resep Pernikahan Langgeng Setelah Dijodohkan Orangtua

Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 28 Feb 2014 17:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya termasuk saat memilih pasangan. Bahkan beberapa orangtua merasa perlu menjodohkan anaknya dengan pria pilihan mereka. Beberapa anak merasa keberatan dengan hal itu tapi sebagian tidak masalah ketika orangtua memutuskan untuk menjodohkannya.

Bagi para wanita yang menerima perjodohan orangtua, berikut resep agar pernikahan langgeng dan harmonis kedepannya:

1. Memiliki Visi

Anda harus membicarakan tentang visi-misi dalam pernikahan. "Bahagia buat A dan B berbeda, walaupun mungkin pernikahannya nggak masalah tapi harus memiliki visi untuk menyeimbangkan pernikahan ke depannya," tutur psikolog Pingkan C. B. Rumondor, S. Psi, M. Psi, kepada Wolipop di Universitas Bina Nusantara (Binus), Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (24/2/2014).

2. Bicarakan Harapan Masing-masing

Coba bicarakan harapan masing-masing. Anda ingin diperlakukan seperti apa dengan suami dan sebaliknya. Jangan sampai harapan itu tidak tersampaikan yang bisa menjadi bumerang ke depannya. Pingkan menyarankan agar jujur dan belajar terbuka supaya Anda maupun suami mengerti keinginan satu sama lain.

3. Pembagian Tugas Harus Jelas

Psikolog lulusan Universitas Indonesia itu menuturkan bahwa salah satu resep pernikahan langgeng adalah pembagian tugas yang jelas. Jika pembagian tugas jelas akan meminimalisir pertengkaran dalam rumah tangga. Namun perlu diperhatikan bahwa Anda dan suami tidak keberatan dengan tugas tersebut. Jika salah satu masih merasa terbebani sebaiknya dibicarakan kembali secara baik-baik dan tidak terpengaruh emosi.

4. Sering Luangkan Waktu Berdua

Pingkan menyarankan agar Anda sering meluangkan waktu berdua bersama suami. Cari aktivitas yang bisa membangun keintiman dengan pasangan hidup saat ini.

"Yang paling penting usahain buat hal-hal kecil bersama misalnya date berdua. Banyakin aktivitas romantis, kalau yang pacaran dulu kan mungkin lebih gampang, kalau yang dijodohin biasanya cuma tahu sedikit tentang suami, makanya perlu itu," tambah wanita 29 tahun itu.
(ays/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads