Wanita Ini Buka Bisnis Jual-Beli Pernikahan yang Batal
Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 27 Mar 2013 10:11 WIB
Jakarta
-
Cukup banyak pasangan yang batal menikah meskipun segala sesuatunya sudah dipersiapkan. Pembatalan pernikahan tersebut ternyata mendatangkan ide bisnis untuk wanita asal Amerika Serikat ini.
Wanita itu bernama Lauren Byrne. Lauren yang merupakan lulusan University of Virginia Darden School of Business membuka bisnis tersebut hampir setahun lalu. Dia melakukan jual-beli pernikahan yang batal melalui situs Bridal Brokerage.
Di situs itu, pasangan yang batal menikah bisa menjual segala sesuatu yang sudah mereka persiapkan. Mulai dari catering, lokasi pernikahan, fotografer dan pengisi acara semua dapat dijual dan dibeli dengan bantuan situs ini.
"Awalnya banyak yang meragukanku, siapa yang mau membeli pernikahan orang lain," ujar Lauren sang CEO Bridal Brokerage. Namun kini situs tersebut mengklaim telah memiliki lebih dari 2.500 pembeli di database mereka.
Menariknya dari situs yang didirikan Lauren ini, pasangan bisa membeli pernikahan yang batal dengan diskon. Dalam twitternya, situs Bridal Brokerage mencontohkan diskon yang mereka berikan.
"Beautiful 101-guest #California #wedding available at a 37% #discount! June 30th at the San Ramon Golf Course. Yours for only $7,900!," tulis situs itu di Twitter.
Pada umumnya pasangan yang membatalkan pernikahan mereka dan menjualnya di situs milik Lauren ini, akan menjelaskan dulu apa saja yang sudah mereka bayarkan. Jika pasangan sudah membayar sewa gedung, catering, fotografer hingga pengisi acara, mereka bisa menjual semuanya. Pasangan juga harus menginformasikan berapa tamu yang awalnya akan mereka undang.
Menurut Chief Marketing Officer Bridal Brokerage Jeff Smidt, situs tempatnya bekerja ini bisa menjadi solusi untuk pasangan yang ingin menikah tapi tidak punya budget besar. Pasangan yang batal menikah juga bisa mendapatkan kembali uang mereka.
"Saat pasangan membatalkan pernikahan, mereka biasanya sudah menghabiskan banyak uang untuk uang muka dan sebelum situs ini diluncurkan, uang tersebut bisa hilang semuanya," kata Smidt pada NBC69.
Smidt menambahkan banyak pasangan yang mau mengambil alih pembayaran uang muka tersebut. Mereka pun bisa lebih efisien dalam mempersiapkan hari bahagia dengan membeli pernikahan yang batal ini. Apakah Anda tertarik membuka bisnis serupa di Indonesia?
(eny/hst)
Wanita itu bernama Lauren Byrne. Lauren yang merupakan lulusan University of Virginia Darden School of Business membuka bisnis tersebut hampir setahun lalu. Dia melakukan jual-beli pernikahan yang batal melalui situs Bridal Brokerage.
Di situs itu, pasangan yang batal menikah bisa menjual segala sesuatu yang sudah mereka persiapkan. Mulai dari catering, lokasi pernikahan, fotografer dan pengisi acara semua dapat dijual dan dibeli dengan bantuan situs ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya dari situs yang didirikan Lauren ini, pasangan bisa membeli pernikahan yang batal dengan diskon. Dalam twitternya, situs Bridal Brokerage mencontohkan diskon yang mereka berikan.
"Beautiful 101-guest #California #wedding available at a 37% #discount! June 30th at the San Ramon Golf Course. Yours for only $7,900!," tulis situs itu di Twitter.
Pada umumnya pasangan yang membatalkan pernikahan mereka dan menjualnya di situs milik Lauren ini, akan menjelaskan dulu apa saja yang sudah mereka bayarkan. Jika pasangan sudah membayar sewa gedung, catering, fotografer hingga pengisi acara, mereka bisa menjual semuanya. Pasangan juga harus menginformasikan berapa tamu yang awalnya akan mereka undang.
Menurut Chief Marketing Officer Bridal Brokerage Jeff Smidt, situs tempatnya bekerja ini bisa menjadi solusi untuk pasangan yang ingin menikah tapi tidak punya budget besar. Pasangan yang batal menikah juga bisa mendapatkan kembali uang mereka.
"Saat pasangan membatalkan pernikahan, mereka biasanya sudah menghabiskan banyak uang untuk uang muka dan sebelum situs ini diluncurkan, uang tersebut bisa hilang semuanya," kata Smidt pada NBC69.
Smidt menambahkan banyak pasangan yang mau mengambil alih pembayaran uang muka tersebut. Mereka pun bisa lebih efisien dalam mempersiapkan hari bahagia dengan membeli pernikahan yang batal ini. Apakah Anda tertarik membuka bisnis serupa di Indonesia?
(eny/hst)











































