Baru Menikah & Sulit Adaptasi? Ini Penyebabnya
wolipop
Senin, 15 Okt 2012 18:19 WIB
Jakarta
-
Di awal pernikahan, adaptasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Namun sebagaimana yang diketahui, menyatukan dua sosok manusia berbeda budaya, visi, misi dan pikiran tentu tidak mudah.
Tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang membuat adaptasi berjalan kurang lancar. Anda pun perlu mengetahuinya sehingga bisa menghindari hal tersebut. Demikian hal-hal yang perlu Anda waspadai, seperti dikutip dari Helium.
1. Berprasangka buruk
Anda tak pernah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan. Sebaliknya Anda malah berprasangka buruk padanya. Hal ini akan semakin buruk jika Anda dan pasangan memiliki budaya yang berbeda. Misalnya suami Anda terbiasa berbicara dengan suara keras, sedangkan Anda cenderung memiliki intonasi bicara yang lembut. Suara keras suami akan selalu Anda anggap sebagai kemarahan, padahal tak selalu begitu. Untuk itu bukalah hati Anda untuk berkomunikasi dengan pasangan. Yang Anda harus lakukan adalah melihat sisi positif dari suami, bukannya berprasangka buruk.
2. Campur tangan orang tua
Campur tangan orang tua tak selalu berakibat baik bagi pernikahan Anda. Apalagi jika orang tua justru membuat perseteruan Anda dan suami semakin 'panas'. Sebisa mungkin selesaikan masalah Anda dan suami berdua saja, tanpa campur tangan siapapun. Karena Anda berdua adalah orang yang paling mengenal jalannya pernikahan.
3. Kita' bukan 'Saya'
Kini Anda harus memulai untuk mengubah sudut pandang. Segala sesuatu harus dipikirkan berdasarkan kepentingan bersama. Tak ada lagi sudut pandang 'Saya', yang ada hanya 'Kita'. Sayangnya, banyak pasangan yang masih belum terbiasa sehingga cenderung sering mementingkan keinginan pribadi daripada kepentingan bersama.
4. Menyinggung budaya
Separah apapun Anda berseteru, jangan pernah menyinggung latar belakang keluarga serta budayanya. Karena hal itu akan membuat pasangan sakit hati. Selain itu Anda juga berarti membuka jalur perseteruan tidak hanya dengan suami, tapi juga dengan seluruh keluarganya. Keharmonisan rumah tangga pun akan menjadi taruhannya.
5. Perbedaan gaya hidup
Hal ini biasanya dirasakan oleh pasangan yang baru tinggal dengan sang mertua. Perubahan gaya hidup terkadang bisa menjadi konflik. Bagi Anda yang terbiasa hidup bersih, tentu bukan hal mudah jika melihat rumah berantakan akibat mertua yang sibuk sehingga tak sempat merapikannya. Ketimbang mengomel di dalam hati, lebih baik tawarkan diri untuk membantunya.
(eya/eya)
Tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang membuat adaptasi berjalan kurang lancar. Anda pun perlu mengetahuinya sehingga bisa menghindari hal tersebut. Demikian hal-hal yang perlu Anda waspadai, seperti dikutip dari Helium.
1. Berprasangka buruk
Anda tak pernah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan. Sebaliknya Anda malah berprasangka buruk padanya. Hal ini akan semakin buruk jika Anda dan pasangan memiliki budaya yang berbeda. Misalnya suami Anda terbiasa berbicara dengan suara keras, sedangkan Anda cenderung memiliki intonasi bicara yang lembut. Suara keras suami akan selalu Anda anggap sebagai kemarahan, padahal tak selalu begitu. Untuk itu bukalah hati Anda untuk berkomunikasi dengan pasangan. Yang Anda harus lakukan adalah melihat sisi positif dari suami, bukannya berprasangka buruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Campur tangan orang tua tak selalu berakibat baik bagi pernikahan Anda. Apalagi jika orang tua justru membuat perseteruan Anda dan suami semakin 'panas'. Sebisa mungkin selesaikan masalah Anda dan suami berdua saja, tanpa campur tangan siapapun. Karena Anda berdua adalah orang yang paling mengenal jalannya pernikahan.
3. Kita' bukan 'Saya'
Kini Anda harus memulai untuk mengubah sudut pandang. Segala sesuatu harus dipikirkan berdasarkan kepentingan bersama. Tak ada lagi sudut pandang 'Saya', yang ada hanya 'Kita'. Sayangnya, banyak pasangan yang masih belum terbiasa sehingga cenderung sering mementingkan keinginan pribadi daripada kepentingan bersama.
4. Menyinggung budaya
Separah apapun Anda berseteru, jangan pernah menyinggung latar belakang keluarga serta budayanya. Karena hal itu akan membuat pasangan sakit hati. Selain itu Anda juga berarti membuka jalur perseteruan tidak hanya dengan suami, tapi juga dengan seluruh keluarganya. Keharmonisan rumah tangga pun akan menjadi taruhannya.
5. Perbedaan gaya hidup
Hal ini biasanya dirasakan oleh pasangan yang baru tinggal dengan sang mertua. Perubahan gaya hidup terkadang bisa menjadi konflik. Bagi Anda yang terbiasa hidup bersih, tentu bukan hal mudah jika melihat rumah berantakan akibat mertua yang sibuk sehingga tak sempat merapikannya. Ketimbang mengomel di dalam hati, lebih baik tawarkan diri untuk membantunya.
(eya/eya)
Makanan & Minuman
Dubai Chewy Cookie Lagi Viral! Versi dari Ang Patisserie Ini Punya Isian Pistachio Kunafa Tebal yang Bikin Penasaran
Makanan & Minuman
Buka Puasa Anti Begah! Coba Menu Caesar Salad Segar dengan Dressing Rendah Kalori Ini
Makanan & Minuman
Lagi Mager Masak? 3 Lauk Instan Pedas Ini Cukup Praktis Buka Kemasan, Auto Nambah Nasi!
Makanan & Minuman
Susu Full Cream, Pelengkap Menu Sahur yang Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral Souvenir Pernikahan Unik Berisi Sayur Segar, Tamu Pulang Bawa Labu Siam
TikTok Viral Verificator
Tidak Gengsi! Viral Pasangan Gen Z yang Pilih Nikah Sederhana di KUA Malang
Most Pop: Viral Pernikahan Tak Biasa, Wanita Nikahi 2 Pria Sekaligus
TikTok Viral Verificator
Viral Pasangan Nikah di KUA, Demi Investasi Masa Depan Cuma Gelar Syukuran
Viral 7 Tahun Berumah Tangga, Wanita Ini Rela Suami Nikahi Sahabat di Rumah
Most Popular
1
Kai Trump Dikritik Belanja di Supermarket Mewah Saat Perang Iran Memanas
2
Foto: Zendaya Akhirnya Muncul Setelah Dikabarkan Menikah, Pamer Cincin Kawin
3
Gadis Tercantik di Dunia Dilamar, Siapa Pria yang Beruntung Itu?
4
Selebgram Terjebak di Dubai Gara-gara Perang Iran-AS, Uang Puluhan Juta Ludes
5
Gaya Elizabeth Hurley Menolak Tua, Pakai Dress 27 Tahun Lalu di Usia 60
MOST COMMENTED











































