Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ingin Lebih Dekat dengan Suami? Bicarakan 4 Hal Ini

Eya Ekasari - wolipop
Senin, 24 Sep 2012 07:46 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Di masa pacaran, Anda dan pasangan sering membicarakan banyak hal. Namun ketika menikah, frekuensi mengobrol Anda dan suami jadi berkurang bahkan terbilang jarang.

Kesibukan bisa menjadi salah satu penyebab pasangan menikah tak lagi berbicara dan saling mendengarkan. Padahal, komunikasi yang lancar adalah kunci utama dalam sebuah pernikahan. Jika hal itu terjadi pada Anda, cobalah memilih topik pembicaraan yang tepat seperti yang dikutip dari She Knows.

1. Keinginan Terpendam
Bicarakan mengenai keiinginan yang sudah bertahun-tahun Anda pendam. Misalnya, keinginan untuk bersekolah lagi, menyelesaikan novel yang sudah lama tak pernah selesai, atau sekedar belajar bahasa Italia. Tanyakan juga mengenai keinginan dan tujuan yang ingin dicapai suami. Semakin sering Anda membicarakan keinginan Anda, semakin besar pula peluangnya untuk menjadi kenyataan. Dengan membagi cerita dan tujuan, Anda berdua bisa saling memberikan motivasi satu sama lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Ketakutan
Saat Anda dan suami mempunyai tujuan bersama, ada baiknya untuk membicarakan tujuan itu secara detail. Terkadang, perubahan besar terlalu menakutkan bagi sebagian orang. Ketakutan ini bisa berhubungan dengan keinginan bersama atau secara individual. Memperlihatkan ketakutan diri kepada pasangan akan menjadikan pasangan lebih mengerti keadaan Anda dan bantu mencarikan solusi yang terbaik.

3. Kekecewaan
Membicarakan hal yang tidak berjalan baik memang bukan hal mudah, tapi dapat bantu Anda dan pasangan untuk melaluinya. Bicara dengan pasangan mengenai kegagalan Anda mendapatkan jabatan tinggi di kantor, atau sekedar kegagalan karena menurunkan berat badan yang diinginkan. Membicarakan hal yang buat Anda kecewa akan menjadikan hal tersebut tak lagi menyakitkan dan justru memotivasi untuk mencobanya lebih baik lagi. Saat pasangan menceritakan kekecewaannya, artinya ia percaya dan terbuka pada Anda.

4. Tujuan Bersama
Selain membicarakan mengenai keinginan terpendam, Anda bisa juga mencari tahu apa tujuan yang ingin dicapai bersama pasangan. Mulai dari mengecat ulang rumah, membeli mobil baru, pergi berlibur, hingga keinginan untuk menambah momongan. Biasanya kesibukan sehari-hari telah membuat pasangan menikah lupa akan hal penting, yaitu mempersiapkan masa depan bersama dan bagaimana cara mencapainya.

(eya/eya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads